Operasi Tangkap Tangan Mabes Polri Terhadap Lundup Gagal

Lundup

Jambi-   Operasi penindakan hukum dari mabes polri yang digelar pada Sabtu-Minggu(10-11/06) terhadap dugaan penyelundupan dari sejumlah pengusaha nakal,mulai dari miras,product makanan dan rokok illegal mengalami kebocoran informasi.

Hal ini mengakibatkan operasi penindakan hukum tidak menghasilkan apa-apa.

Tujuh orang perwira tinggi dan satu orang jendral berbintang dua,memimpin langsung operasi ini,dengan salah seorang anggota Badan Inteligen Negara(BIN) yang telah lama menargetkan para pemain penyelundupan(lundup),Tanjung(40).

Tanjung mengatakan,”menyesalkan adanya dugaan oknum petinggi penegak hukum yang turut menjadi informan sehingga penindakan ini tidak menghasilkan apa-apa” sesalnya.

Lebih lanjut dikatakan Tanjung,” kita sudah mengantongi sejumlah nama dalam permainan penyelundupan(lundup), diantaranya Abung, diduga pengedar product makanan luar negeri, rokok illegal, PT bintang selatan dan Joni Tungkal”ujarnya.

Ketika ditanyakan lanjut,mengapa penindakan hukum tak berjalan. Beliau mengatakan,” ada kemungkinan informasi bocor, dugaan kita ada informan dalam yang membocorkan, dan hal itu sangat kami sesali,katanya.

Tanjung mengatakan lebih lanjut, kita akan kordinasi lagi ke petinggi polri di mabes polri terkait lingkaran setan tentang lundup yang terjadi di Provinsi Jambi,tegasnya.

Tujuh perwira dan jendral bintang dua ketika hendak diminta keterangannya Minggu(11/06) Sekira pukul 17:00WIB di Hotel Wiltop WTC Batanghari enggan ditemui,.dikatakan salah seorang,kami sedang siap untuk penerbangan ke Jakarta,tutupnya.(reportasekriminalpost.wordpress.com/Jal)

Diduga Kepsek Pungut Biaya Perpisahan dan Gapura Sekolah,Dengan Dalih Đisetujui Komite

Jambi~RESKRIM

Sejumlah orang tua siswa mengeluh akibat pungutan yang diminta oleh sekolah untuk acara pelepasan siswa kelas VI di Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Palmerah Kota Jambi.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah orang tua yang tak ingin namanya disebutkan pada Sabtu,06/05.
Dikatakan oleh wali murid,”sebelumnya sudah ada pertemuan antara wali murid,guru dan kepala sekolah sebanyak dua kali pertemuan,bebernya.
Dalam pertemuan ini,ditetapkan nilai yang harus dibayarkan wali murid adalah seratus lima puluh ribu rupiah(150.000-,) untuk acara perpisahan dan  empat puluh ribu rupiah(40.000-,) untuk gapura sekolah SDN 109/IV Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Palmerah.Menurut pengakuan wali murid,”dirinya sempat protes,kami orang susah dan tak mampu.  Perpisahan kan dapat dilaksanakan  ala kadar saja karena kebutuhan anak masih banyak ketika menyelesaikan pendidikan jenjang sekolah dasar,ujarnya.  Dikatakannya,”salah seorang guru sempat mengatakan kepada dirinya,”bu,kan bisa diangsur karena perpisahan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20/05 mendatang,sebutnya sesuai yang dilontarkan oleh salah seorang guru SDN 109/IV kepada dirinya,dan kepala sekolah juga mengatakan,”nah,bagus sikap ibu ini daripada di depan pertemuan menjawab iya namun ujungnya mengoceh di belakang hari,terangnya mengutip penyampaian guru dan kepala sekolah.
Sementara,salah seorang siswa kelas VI,sebut saja Mailah(nama samaran_red) saat diminta pengakuannya mengatakan,”memang pak,kami disuruh untuk memanggil orang tua untuk rapat iuran perpisahan dan uang gapura,terang Mailah kepada media ini.
Salah seorang wali murid,yang minta namanya jangan disebutkan ketika diminta keterangannya mengatakan,”pungutan ini memang dibicarakan sebanyak dua kali pertemuan,namun ada sebagian yang merasa berat. Akan tetapi karena takut anaknya kenapa-kenapa,jadi kami terpaksa membayar meski sangat memberatkan,dan ada juga yang belum membayar karena tak punya uang, terangnya.
Terkait adanya dugaan pungutan biaya perpisahan dan biaya gapura sekolah seperti yang dilontarkan wali murid,media ini menyambangi sekolah dimaksud guna konfirmasi dan klarifikasi. Saat disambangi,petugas keamanan sekolah,yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan,”pak kepsek,Harun sedang rapat.
Ditanyakan lanjut,kapan rapat selesai,beliau menjawab belum tahu pak.Hingga berita ini diturunkan,Kepala Sekolah SDN 109/IV belum berhasil ditemui.(Sal)

BK Panggil Pelaku dan Saksi,Korban Tak Hadir Alasan Sakit

Muarojambi~RESKRIM

Terkait aksi pemukulan anggota dewan beberapa waktu lalu berbuntut panjang, hari ini (04/05 siang) Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Nuarojambi melakukan pemanggilan terhadap Asril, Lutfi sebagai Saksi dan Samsul Bahri.

Pemanggilan ini dilakukan Oleh  Badan Kehomatan Kamis,04/05 Untuk mendengarkan keterangan Asril yang viral di media masa akhir – akhir ini. Terkait adanya salah satu anggota Dewan aktif Muarojambi yakni Samsul Bahri, Yang main proyek pengadaan Jaring padi di Dinas Pertanian Tanaman pangan dan holtikultural, senilai 800 juta lebih.

Ditanggapi oleh Junaidi ketua BK usai mendengar keterangan Asril di ruangan kerjanya secara tertutup. Dikatakannya, untuk hari ini, baru agenda pemanggilan, untuk mendengarkan keterangan Asril, Lutfi dan Samsul Bahri, mengenai permasalahan tersebut,

“Jadi pertemuan hari ini,Kamis,04/05 baru mendengar keterangan Asril terkait pemukulan anggota Dewan beberapa waktu lalu, kenapa  aksi pemukulan itu bisa terjadi,tuturnya.

Ditanya aksi pemukulan itu ditenggarai proyek, junaidi yang akrab disapa datuk jon menjawab “ya seputaran itu lah”katanya.

dilanjutkannya, kami juga memanggil Samsul Bahri untuk mendengar keterangannya atas permasalahan ini, tapi samsul mengatakan sedang sakit, jadi tidak bisa memenuhi pemanggilan ini.sampai saat ini,belum Ada  hasil dikarenakan, masih menunggu kesehatan Samsul membaik untuk mendengar keterangan dari nya terkait permasalahan ini.

“agenda ke depan, kita akan memanggil Samsul Bahri, setelah itu baru bisa kita memutuskan hasilnya.”
Selain itu dikatakannya, pemanggilan saat itu hanya sebatas mencari keterangan saja. “Jadi untuk saat ini  belum ada hasil apa – apa mengenai kebenaran pernyataan tersebut, karena di pertemuan tadi kita baru mendengarkan keterangan dari Asril dan Lutfi saja, belum mendengar dari Samsul karena saat ini, ia sedang sakit.” Ungkapnya.(Pil)

Tak Selesaikan Masalah,Dewan Dianggap Mandul

Jambi~RESKRIM

Aksi damai kembali digelar oleh LSM LIPPAN dan LSM Peduli Jambi di depan kantor PU Kota Jambi dan DPRD Kota Jambi pada Rabu,03/05 pagi.
Dalam aksi ini,disuarakan,tindak lanjut kasus pembangunan pasar Talang Banjar yang diduga tak beres,pembelian lahan pasar baru yang diduga dimark up,pembangunan pasar aurduri yang amburadul dan pembangunan terminal pal X yang diduga tidak beres.
Pendemo merasa kecewa karena Ketua komisi C,Junedi Singarimbun tak juga memanggil Kabid Cipta Karya PU Kota Jambi dan menuntaskan aspirasi yang telah mereka suarakan sebelumnya.
Diketahui sebelumnya,LIPPAN telah ditemukan dengan ketua komisi C DPRD Kota Jambi,Junedi Singarimbun di ruang komisi C.
Junedi Singarimbun berjanji akan segera menyurati dan memanggil Kabid Cipta Karya,Dino untuk diminta penjelasannya.
Namun disesalkan oleh LSM LIPPAN karena ketua komisi C tak juga memberikan penyelesaian yang telah dijanjikannya.
Bahkan Junedi tak juga bersedia menemui pendemo,dengan alasan sedang ada pertemuan,terang sejumlah pendemo di teras DPRD Kota Jambi

Selang tak lama kemudian,Junedi Singarimbun menemui para pendemo.
Junedi mengatakan,”bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan kepada Kabid Cipta Karya,Dino. Namun,Kadis PU kota Jambi tak juga datang sehingga hearing ditunda,terangnya. Ditambahkannya,kita akan panggil kembali,pungkasnya.(Alan)

Aksi HMI,Tuntut Pemerintah Peduli Pendidikan

Jambi~RESKRIM
Puluhan  mahasiswa yang menamakan diri mereka  Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Jambi,menggelar aksi damai di bundaran BI ,Telanaipura pada Selasa,02/05 sekira pukul 10.30WIB.
Dalam aksi ini,para mahasiswa menuntut 6 hal kepada Pemerintah. Di antaranya;kesatu,meminta menghentikan komersialisasi pendidikan dengan mengedepankan semangat pendidikan itu sendiri. Kedua,meminta pemerintah mengembalikan pendidikan atau pengetahuan sejarah di setiap sekolah pada kota dan kabupaten. Ketiga,meminta pemerintah kota kabupaten,membentuk regulasi pembiayaan pendidikan bagi setiap sekolah dan PT melalui Perda dan Pergub sehingga tidak terjadi pungli. Keempat,meminta transparansi anggaran 20 persen,yang disebutkan dalam UUD 1945 Padal31 ayat ke-3. Kelima,meminta kepada para kepala sekolah dasar,menengah,PTN dan PTS agar tidak menaikkan uang spp dan kepentingan lainnya dengan alasan yang tidak mendasar. Keenam,meminta agar sasaran beasiswa yang diperuntukkan bagi yang tidak mampu dan berprestasi dilaksanakan dengan tidak memandang hubungan kekerabatan dan keluarga.
Pada aksi tersebut,mahasiswa membakar ban bekas yang sempat mengundang perhatian segenap aparat penegak hukum.
Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri HMI ketika diminta keterangan pada Selasa,02/05 yang juga tak ingin nama mereka disebutkan mengatakan,”kami sangat berharap pemerintah dapat mengakumulir permintaan kami,demi kemajuan bangsa ini,katanya.(Alan)

Yulia Fasha Resmikan Darabirra Boutique

Jambi~RESKRIM

Ibu ketua TP PKK Kota Jambi,Yulia Fasha
Pagi tadi sabtu,22/04 melangsungkan acara pembukaan grand openning Darabirra boutique di jalan kolonel amir hamzah kelurahan sungai kambang kecamatan telanaipura Jambi.
Darbirra boutique pada awal mulanya didirikan di Jakarta oleh Buyung Rais yang selanjutnya berkembang dengan pesat sehingga boutique ini ekspansi ke berbagai provinsi di Indonesia.
Uniknya darabirra boutique ini,menggunakan bahan baku dari batik jambi. Sementara product Design yang terbaik selalu diupayakan dan diberikan oleh darabirra boutique dengan bahan yang menitikberatkan prioritas batik jambi,terang Hj.Aisyah dalam kata sambutan yang disampaikannya di hadapan ketua TP PKK Kota Jambi,Yulia Fasha,artis ibukota jakarta,Ike Nurjannah dan para undangan yang hadir.
Dan pada acara ini,Ibu Ketua TP PKK Kota Jambi,Yulia Fasha menyampaikan,”upaya untuk mengenalkan keunikan dan khas Jambi,darabirra boutique menjadikan bahan dasar batik jambi sebagai performancenya sehingga secara tidak langsung,darabirra boutique telah mengharumkan nama jambi karena darabirra boutique tak hanya exist di jambi melainkan di berbagai provinsi,jelasnya.
Pada acara grand openning darabirra boutique juga digelar fashion show product darabirra boutique yakni fashion untuk Bulan Ramadhan dan fashion untuk event acara bagi kaum hawa.
Selain itu,juga digelar acara talk show yang mengundang banyak perhatian para undangan terhadap product darabirra.
Event grand openning darabirra boutique didukung pariwara oleh Wardah Kosmetik,BRI Syariah,BNI dan Batik Kasmia Jambi.
Dikatakan lanjut oleh HJ.Aisyah,bahwa di Bulan Ramadhan mendatang,penggelaran acara talk show akan diketengahkan kepada masyarakat Provinsi Jambi.(Alan&Very)

Alokasi Pembangunan Jalan Sepanjang 500 Meter Kecamatan Kumpe Ulu Siap Digulirkan

Muarojambi~RESKRIM

Ruas jalan sepanjang 7,2 Kilometer dari Desa Kasang Lopak Alai hingga Desa Kasang Kumpe Kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muarojambi segera mendapatkan alokasi anggaran pembangunannya melalui anggaran APBD II 2017 secara bertahap.

Hal ini disampaikan oleh Junaidi,anggota DPRD Muarojambi dapil Kumpe-Kumpe Ulu ketika dihubungi via seluler mengatakan,”ruas jalan sepanjang 7,2 Kilometer ini telah kita ajukan untuk pembangunannnya,kita ajukan pertama 1 kilometer untuk anggaran 2017. Namun karena kondisi keuangan Pemkab Muarojambi,hanya dialokasikan sepanjang 500 meter dengan kualitas rigid beton,terangnya.

“Kita sudah ajukan sepanjang satu kilometer. Namun karena mengingat keuangan, yang disetujui hanya 500 Meter. Dan itu akan dibangun pada tahun ini,” ungkap Junaidi.

Anggota DPRD yang duduk selama dua periode ini lebih lanjut mengatakan,” pembangunan jalan sepanjang 500 meter ini,dimulai dari titik jembatan Lopak Alai hingga ke Desa Kasangpudak,dengan kualitas rigid beton,bebernya.

Ditanya lanjut,apakah tahun anggaran selanjutnya tetap akan mengalokasikan dana untuk pembangunan  jalan yang hanya disetujui sepanjang 500 meter,sedangkan total ruas jalannya sepanjang 7,2 Kilometer.

Beliau menjawab,”Pembangunan jalan tersebut dilakukan secara bertahap, hal ini mengingat kondisi keuangan Muarojambi dan masih banyak kondisi infrastruktur jalan di Bumi Sailun Salimbai yang mesti dibangun. Tahun ini 500 meter dan pada tahun anggaran yang akan datang insya Allah akan dilanjutkan,” pungkasnya.

Sementara itu Juki,tokoh pemuda Desa Kasang Kota Karang ketika diminta keterangan terkait adanya pembangunan jalan dengan kualitas rigid beton di desanya pada Jumat,21/04 mengatakan,”kami berterimakasih dengan akan dibangunnya jalan yang melintasi desa kami ini.

Pasalnya, dengan pembangunan tersebut secara tidak langsung bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Terimakasih, kalau memang pemerintah dapat mengakomodir keinginan masyarakat dengan membangun jalan ini,” kata Juki.

Namun dirinya berharap jalan sepanjang 7,2 Km yang melintasi desa mereka tersebut bisa dibangun secara keseluruhan. “Kita berharap bisa dibangun semuanya sepanjang 7,2 km agar pembangunan dapat dinikmati semua masyarakat, dan merata,” tandasnya.(Sal)

Pustu Desa Sungai Terap Bak Kandang Ayam,Tak Difungsikan

Muarojambi~RESKRIM

Puskesmas pembantu Desa Sungai Terap yang beralamat di jalan Jambi Suak Kandis Kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muarojambi tampak tak terurus dengan isi dalam ruangan yang berantakan.
Pantauan langsung di lapangan Kamis,20/04 sekira pukul 10:34WIB,Pustu ini sama sekali tidak didapati aktivitas layaknya sebuah pusat kesehatan masyarakat(Puskesmas).
Bangunan nampak tidak dirawat,plafon luar rusak,halaman pustu yang dipenuhi dengan rumput.
Tidak hanya itu,ranjang untuk pasien nampak rusak,jendela kaca(nako_red) belakang pustu pecah berantakan,water closed,lantai ruangan dalam pustu kondisinya kotor sekali.
Ironisnya lagi,limbah pustu seperti injeksi(alat suntik bekas) dan pil kb dibuang pada halaman pustu.
Kondisi ruangan dalam pustu Desa Sungai Terap Kecamatan Kumpe Ulu terlihat layaknya sebuah kandang ayam.

Kepala puskesmas induk Kumpe Ulu,dr Yuliani saat diminta keterangan terkait tak difungsikannya pustu Desa Sungai Terap mengatakan,”ada aktivitas kok,mungkin kepala pustu di sana ada acara ketika abang ke sana,kilahnya.
Ditanya lanjut,siapa ya bu,yang bertanggung jawab atas aktivitas pustu di sana. Beliau menjawab,”dr.teguh dan dibantu oleh Oni,terangnya.

Dr Yuliani bersikeras mengatakan,bahwa pustu di Desa Sungai Terap tetap ada aktivitas. Namun,pada pantauan langsung kamis,20/04 di lapangan,kondisi dan isi ruangan dalam pustu yang berantakan,kamar mandi kotor,ranjang pasien rusak dan lantai  sangat kotor  seperti tak pernah dibersihkan,jawaban yang dikatakan oleh dr Yuliani ini sangat bertentangan dengan kebenaran yang dilihat langsung.
Sementara menurut sejumlah masyarakat yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan,”nggak ada aktivitas kok,katanya.(Sal)

Dishub: Hindari Pungli,Kerjasama dengan BPD Jambi

Muarojambi~RESKRIM

Kantor Unit Dinas Perhubungan Muarojambi Gandeng Bank BPD Jambi,guna mencegah oknum-oknum yang melakukan pungli. Unit layanan perhubungan pada saat ini  terus memberikan kemudahan dalam kepengurusan kir atau  pengujian kendaraan, menghindari timbulnya kecurigaan dan agar tidak merasa dibodohi, warga yang akan mengurus diminta menyetorkan langsung ke Bank BPD jambi,terang Ahyat Kepala Unit Dishub Muarojambi ketika dikonfirmasi pada Jumat,21/04 pagi.

Dikatakannya, “sejak tahun lalu, pihaknya sudah melakukan pembayaran uji kendaraan dengan menggandeng Bank BPD atau lebih dikenal dengan Bank 9 jambi, ini dilakukan agar masyarakat yang melakukan pengurusan uji kelayakan kendaraan atau Kir dapat mengetahui secara langsung berapa uang yang harus dibayarkan.”ujarnya.
Dirinya menjelaskan, Dinas Perhubungan Muarojambi dari sektor uji kelayakan kendaraan bermotor ini, ditargetkan sebesar 250 juta rupiah pertahun, target ini diakuinya cukup besar  karena dari data base yang dimiliki, mulai dari jumlah kendaraan di Kabupaten Muarojambi yang tercatat dalam data base hingga saat ini baru mencapai  2 ribu kendaraan,jelasnya
“untuk mempermudah kepengurusan kir ini , warga diminta datang langsung ke kantor unit layanan pengujian kendaraan di Desa Sungai Duren kecamatan  Jambi luar Kota”.
Dirinya juga mengingatkan, bagi warga yang ingin mengurus izin kir jangan melibatkan calo, karena dapat menimbulkan bengkaknya biaya,tandasnya.(Sal)

 

Hadapi MTQ Tingkat Provinsi,Muarojambi Siapkan 4 Pentahapan

Muarojambi~RESKRIM

Dalam rangka Menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Jambi ke 48 Di Kabupaten Tanjab Timur, Pemkab Muarojambi melakukan Persipan Khusus diantaranya mengadakan seleksi bagi para peserta sekaligus Training Centre (TC) guna mencari para calon peserta yang nantinya akan membawa nama baik Bumi Sailun Salimbai.

Hal ini dikatakan oleh Asbullah, Kepala bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Muarojambi baru-baru ini, untuk persiapan MTQ tingkat Provinsi Jambi di Kabuten Tanjabtim nanti, Kabupaten Muarojambi saat ini sudah memasuki tahapan training centre pertama.
“Masih ada tiga tahapan TC lagi ke depan,bagi para peserta kafilah yang akan dikirim nanti.” ujarnya.

Lebih lanjut,dirinya mengatakan ,” untuk menghadapi MTQ di Tanjabtim, Kabupaten Muarojambi tidak  mematok target yang berlebihan. cukup lebih baik dari keikutsertaan pada MTQ yang sebelumnya, “Kafilah tidak kita bebankan target yang berat, hanya kita minta keluarkan potensi terbaik yang dimiliki agar peringkat kita bisa naik dari pelaksanaan MTQ sebelumnya,” terangnya.

kemudian, Untuk meningkatkan motivasi para kafilah, Pemkab Muarojambi akan memberikan suntikan motivasi baik berupa moril maupun materil. juga selama pelaksanaan training centre para peserta kafilah akan diberikan insentif sebagai pemacu semangat.”Selain itu rencananya kafilah juga akan kita ajak study banding ke pusat LPTQ di Sumatera Barat,” cetusnya.
Sementara itu lagi, ia memastikan untuk peserta kafilah yang mengikuti seleksi MTQ tersebut 70 persennya adalah berasal dari Muarojambi.”jadi 30 persen peserta diambil dari Kabupten/Kota tetangga karena bagi peserta dari luar provinsi Jambi tidak diperbolehkan, hal itu sesuai dengan aturan dari LPTQ pusat.” Ungkapnya.(Sal)

 

Bea dan Cukai: Enggan Berikan Jawaban Quota Minol Yang Beredar Di Jambi

Jambi~RESKRIM

Keberadaan dan peredaran Minuman beralkohol(Minol) di Provinsi Jambi mulai mengkhawatirkan. Selain  peruntukkan dan peredaran yang tak pada tempatnya,juga diduga jumlah atau quota minol yang diedarkan oleh PT Astana selaku distributor  tidak diketahui dengan jelas. Dan tidak tertutup kemungkinan,beredar pula minol tanpa pita cukai.

Hal ini disuarakan oleh Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Jambi tadi pagi Jumat,21/04 sekira pukul 09.12WIB di depan kantor Bea dan Cukai pal II Kasang Jambi.

Dalam aksi ini,para pendemo menuntut transparansi pihak Bea dan Cukai untuk menguraikan secara jelas quota peredaran minol,limit quota sekali masuk ke Provinsi Jambi, dan  aturan yang jelas sehingga pemantauan minol di Jambi dapat terlaksana dengan baik,jelas Edi  saat berada di kantor Bea dan Cukai Jambi pagi tadi.

Merasa tak puas atas jawaban yang disampaikan oleh Karel,bagian penindakan hukum Bea Cukai Jambi, aksi kembali digelar pada teras kantor Bea Cukai.

Dikatakan oleh Paulus,salah satu anggota aliansi LSM Jambi,”lucu,masakan dugaan peredaran dan indikasi  peredaran minol yang berpita cukai aspal,dan kami minta transparansi data dari Bea dan Cukai, malah dijawab semua yang terjadi itu normatiflah. Yang benar saja,kata Paulus.

Sementara Karel,staff penindakan hukum Bea dan Cukai ketika diminta keterangan terkait peredaran minol,quota minol yang masuk dan transparansi data PT Astana selaku distributor Minol mengatakan,”memang PT Astana adalah distributor minol di Jambi dan kita terus memantau mereka,jelasnya.

Sedangkan mengenai jumlah minol yang beredar, ya sesuai pita cukailah, semisal 100 botol,ya seratus juga pita cukainya,sebutrnya. Ditanya lanjut,untuk kepastiannya,berapa pak jumlah minol yang beredar di Jambi melalui PT Astana ini. Beliau menjawab,ya,sesuai dengan pita cukailah.

Adakah indikasi juga beredar minol tanpa cukai atau dengan cukai aspal,dirinya mengatakan,”bisa saja,namun hingga kini kita belum ada temuan,terangnya.

Terkait aksi hari ini Jumat,21/04 dari Aliansi LSM Jambi,bagaimana tanggapan  bapak. Dikatakannya,kita siap menerima semua laporan dari masyarakat,katanya. Mengenai data dan jumlah sebenarnya peredaran minol di Jambi,gimana pak. Karel tak memberikan jawabannya sama sekali bahkan mengalihkan pembicaraan selalu,ya,sesuai pita cukailah.(Pil)

 

Kendaraan Dinas Muarojambi Dimodifikasi Oknum ASN

Muarojambi~RESKRIM

Tim audit BPK Perwakilan Provinsi Jambi menggelar  Pemeriksaan rutin terhadap kendaraan dinas pemerintah Kabupaten Muarojambi. Meski pemeriksaan rutin dilaksanakan namun aparatur sipil negara(ASN) tetap saja membandel dan tidak takut terhadap kendaraan dinas yang digunakannya dan telah mengganti nomor polisi(nopol) dari merah menjadi hitam alias pribadi.
Luar biasanya lagi,tidak hanya nopol yang berubah warna dari merah ke warna hitam tetapi nomor polisi juga dirubah oleh Aparatur Sipil Negara pengguna fasilitas kendaraan dinas ini.
Salah satu mobil dinas yang sebenarnya bernomor polisi (BH 104 GZ) akan tetapi saat dalam pemeriksaan ini kedapatan telah berubah menjadi (BH 1984 DN), alias sudah tidak sama lagi dengan yang seharusnya.
Kendaraan dinas yang telah diubah warna nopol dan nomor polisi ini tetap mereka gunakan untuk mengantor di Pemerintah Kabupaten Muarojambi.
Disamping mobil dinas,hal serupa  juga terjadi pada kendaraan dinas roda dua yang mana warna nopol dan nopolnya juga telah diubah bahkan kedapatan sejumlah kendaraan dinas bernomor polisi dengan kondisi  memasuki masa tenggang pembayaran pajak,dan ada yang belum melakukan pembayaran pajak yang melewati beberapa bulan.

Sementara, pihak BPK ketika disambangi awak pers untuk diminta keterangan terkait pemeriksaan ini,yang diwakilkan melalui salah seorang ASN yang berada di tempat pemeriksaan tersebut mengatakan,” mereka tidak mau memberikan komentar mengenai apa tujuan dari pemeriksaan kendaraan dinas tersebut karena mereka tidak punya wewenang untuk menjawab. “Bisa langsung ditanyakan pada bagian humas pemkab Muarojambi saja”katanya. (Sal)

Pustu:Bak Kandang Ayam dan Tak Difungsikan

Muarojambi~RESKRIM

Puskesmas pembantu Desa Sungai Terap yang beralamat di jalan Jambi Suak Kandis Kecamatan Kumpe Ulu Kabupaten Muarojambi tampak tak terurus dengan isi dalam ruangan yang berantakan.
Pantauan langsung di lapangan Kamis,20/04 sekira pukul 10:34WIB,Pustu ini sama sekali tidak didapati aktivitas layaknya sebuah pusat kesehatan masyarakat(Puskesmas).
Bangunan nampak tidak dirawat,plafon luar rusak,halaman pustu yang dipenuhi dengan rumput.
Tidak hanya itu,ranjang untuk pasien nampak rusak,jendela kaca(nako_red) belakang pustu pecah berantakan,water closed,lantai ruangan dalam pustu kondisinya kotor sekali.
Ironisnya lagi,limbah pustu seperti injeksi(alat suntik bekas) dan pil kb dibuang pada halaman pustu.
Kondisi ruangan dalam pustu Desa Sungai Terap Kecamatan Kumpe Ulu terlihat layaknya sebuah kandang ayam.
Kepala puskesmas induk Kumpe Ulu,dr Yuliani saat diminta keterangan terkait tak difungsikannya pustu Desa Sungai Terap mengatakan,”ada aktivitas kok,mungkin kepala pustu di sana ada acara ketika abang ke sana,kilahnya.
Ditanya lanjut,siapa ya bu,yang bertanggung jawab atas aktivitas pustu di sana. Beliau menjawab,”dr.teguh dan dibantu oleh Oni,terangnya.
Dr Yuliani bersikeras mengatakan,bahwa pustu di Desa Sungai Terap tetap ada aktivitas. Namun,pada pantauan langsung kamis,20/04 di lapangan,kondisi dan isi ruangan dalam pustu yang berantakan,kamar mandi kotor,ranjang pasien rusak dan lantai  sangat kotor  seperti tak pernah dibersihkan,jawaban yang dikatakan oleh dr Yuliani ini sangat bertentangan dengan kebenaran yang dilihat langsung.
Sementara menurut sejumlah masyarakat yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan,”nggak ada aktivitas kok,katanya.(Sal)

Hati-Hati!!! Tiang Traffict Light Keropos

Jambi~RESKRIM

Sejumlah pengendara roda dua yang melewati kawasan jalan Veteran Simpang Bata Kelurahan Orang Kayo Hitam Kecamatan Pasar Kotamadya Jambi dikejutkan dengan kondisi traffict light yang keropos pada dasar tiang.
Hal ini diungkapkan Mirna,Anita dan Budi saat ditemui sedang memarkirkan kendaraannya ketika hendak berbelanja Rabu,19/04 siang. Mereka mengatakan,”wuih,ngeri bangetlah.Gimana tiba-tiba roboh tertiup angin kencang dan tertimpa seseorang,bisa kelenger juga bang,katanya.
Kenapa sih,pihak terkait tidak melakukan pemantauan rutin atas sarana publik seperti itu. Nah,jika tiba-tiba roboh menimpa seseorang,tanggung jawab siapa dong,ujarnya.
Sementara pemilik ruko di kawasan traffict light yang minta namanya jangan disebutkan mengatakan,”ya,kita nggak tahu kalau dasar tiang traffict light itu keropos,lagian kan yang berwenang orang pemerintahanlah,tukasnya.(Hdy)

Baru dibangun , Jaling RT.21 Mendalo telah rusak berantakan

Muaro jambi~RESKRIM

Jalan lingkungan rigid beton , di kabupaten muaro jambi kembali jadi sorotan warga. Betapa tidak, jalan  yang telah dibangun pada anggaran murni tahun 2016 yang lalu, di Rt 21 Desa Mendalo darat, kecamatan jambi luar kota kabupaten muaro jambi, kondisinya kini sudah berantakan, dan memprihatinkan, selain telah hancur dan mengeluarkan material berupa kerikil dan pasir, jalan tersebut juga nampak di sana- sini terdapat bekas tampalan atau perbaikan , yang diduga pada masa perawatan tersebut pihak ke tiga telah sibuk memperbaikinya.

Akan tetapi secara teknis tentu kualitas lekatan jalan beton yang ditampal tersebut tak sebagus yang diharapkan. Menurut keterangan salah satu warga Desa Mendalo darat Yulianto,saat dikonfirmasi selasa,18/04/2017  tentang hal tersebut mengatakan ,” saya sebagai warga desa ini malu dengan ulah para pemegang kewenangan dan kebijakan di Muaro jambi, mas, kenapa, selain ketika membangun tidak memperhatikan kualitas. Selama ini , keluhan di kabupaten muaro jambi, khususnya terhadap kualitas jalan lingkungan dari Beton , pihak Cipta karya seakan tutup mata tentang kualitas banyak jalan lingkungan yang baru dibangun rusak , tetapi selama ini tidak menjadikan efek jera , dikritik malah mengkritik, kalau kerjanya bagus mas, tentu kualitasnya bagus itu saja.” Ungkap ketua Forum Musyawarah Nasional provinsi tersebut.

Yulianto juga menyebutkan jika hal ini tidak dirubah secara Birokrasinya akan berbahaya bagi warga Muaro jambi, “ pejabat yang membidangi hal tersebut pak, hingga kini juga masih lemah dalam melakukan kontrol dan pengawasan terkait pekerjaan khususnya di bidang cipta karya Dinas pekerjaan umum kabupaten muaro jambi, terbukti  pekerjaan yang seperti ini kan pekerjaan buruk namanya bahkan hingga kini , banyak yang dibangun akan tetapi banyak juga yang tak berkualitas, dan sudah waktunya pihak penegak hukum di Muaro jambi bertindak atas pekerjaan yang tak layak ini,”tegas yulianto.

Yang lebih parah lagi , kondisi jalan yang sudah dibangun dengan asal tersebut sekitar 150 meter, dan di tengah jarak tempuh menuju jalan Lintas itu,kini terdapat lubang besar menganga, dan membahayakan bagi yang melintasi  jalan ini . Hal seperti itu serong luput dari perhatian pemerintah sehingga hal ini membuat sebagian warga geram atas potensi kegiatan pembangunan Infrastruktur di Muaro jambi.(Sal )

 

Dispensasi Nikah, Pa Sengeti Keluarkan 5 Putusan Sepanjang 2017

Muarojambi~RESKRIM

Maraknya pergaulan bebas pada zaman sekarang membuat pernikahan di bawah umur di kabupaten Muarojambi semakin meningkat. Hal tersebut dilihat dari jumlah permohonan Dispensasi yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) sengeti.

Sepanjang tahun 2017 ini,Pengadilan Agama Sengeti telah mengeluarkan sebanyak 5 putusan terkait dispensasi menikah untuk calon pengantin yang masih tergolong di bawah umur.

Hal ini disampaikan langsung oleh humas pengadilan agama sengeti, Afit Varid  pada Selasa,18/04/2017 pagi.
Beliau mengatakan , “sesuai jumlah permohonan yang masuk, pihaknya telah memutuskan lima permohonan dispensasi menikah bagi anak di bawah umur di kabupaten muarojambi,

“jika dilihat grafiknya, sebagai perbandingan dengan tahun lalu, pada tahun ini,kemungkinan angkanya akan terus  meningkat.
Pada tahun 2016 lalu, pengadilan agama sengeti telah mengeluarkan putusan dispensasi sebanyak 16 dispensasi”.bebernya.

Dikatakannya lagi, menurut undang-undang anak yang menikah di bawah umur, untuk perempuan berumur di bawah 16 tahun, sedang laki-laki berumur di bawah 19 tahun, harus mendapat Dispensasi dari PA baru bisa menikah karena KUA pasti menolak apabila yang menikah tersebut belum mendapatkan dispensasi.

Afit menambahkan, berdasarkan keterangan pihak pengadilan agama sengeti, permohonan dispensasi untuk anak di bawah umur sebagai syarat melangsungkan pernikahan tersebut.
“sebagian besar dikeluarkannya dispensasi disebabkan oleh kondisi yang mengharuskan mereka menikah, salah satunya karena faktor hamil di luar nikah.”ujarnya.(Sal)

Parkir Tanpa Ticket Retribusi Resahkan Masyarakat

Jambi~RESKRIM

Parkir tanpa karcis di jalan Ir.Sutami Kelurahan Orang Kayo Hitam Kecamatan Pasar Jambi dikeluhkan segenap masyarakat yang hendak berbelanja di kawasan pertokoan grosir maupun eceran,ketika memarkirkan kendaraan mereka harus mengeluarkan kocek senilai Rp.1.000-2.000 rupiah. Hal itu disampaikan oleh sejumlah pembeli yang mengendarai kendaraan roda dua,Sinta,Syaril dan Intan saat ditemui di lapangan pada Sabtu,15/04 sore.
Dikatakan lanjut oleh mereka,”bukan hanya sekali saja,pindah tempat lain juga dipungut biaya parkir. Pokoknya stress lah bang,banyak bayar parkirnya. Sementara belanja aja ala kadar untuk dipakai sendiri,pungkasnya.
Anehnya bang,nggak pakai karcis tuh. Mana dari simpang bata,udah bayar tapi ke pertokoan tempat perbelanjaan,harus bayar lagi,padahal tempat parkirnyakan depan toko yang kita mau belanja bang,gimana sih pemerintah menata semua ini,katanya.
Sementara petugas parkir yang tak ingin namanya disebutkan ketika dikonfirmasi terkait parkir yang dilakukan tanpa karcis retribusi,enggan berkomentar. Hanya mengatakan,”saya hanya menjalankan tugas saja bang,ujarnya.(Hdy)

Di Larang Membangun Di Kawasan Sengketa Tapal Batas

Muarojambi~RESKRIM

Kericuhan dan keriuhan terjadi kembali.  Pasalnya,Sengketa tapal batas antara warga Desa Solok, Kecamatan KumpeUlu dengan warga Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi hingga saat ini belum juga menemui titik terang. Prosesnya saat ini sedang ditangani Tim Tapal Batas Kabupaten Muarojambi.

Hal tersebut disampaikan Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Setda Kabupaten Muarojambi, Weno Iskandar, didampingi Kabag Pemerintahan Muarojambi,  Ardiansyah,  saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin,18/04 siang.

Beliau mengatakan, ” saat ini pihaknya tengah menyusun jadwal untuk mengadakan rapat terkait penyelesaian konflik tapal batas dimaksud.

“Kita akan rapatkan di tingkat kabupaten karena belum ada kata sepakat dalam pengukuran,” ujarnya.

Menurut dirinya, untuk sengketa tapal batas itu sendiri akan diselesaikan secara bertahap,”Kita selesaikan satu -persatu. Ada yang belum selesai seperti di Kumpe. Namun  juga ada yang sudah clear. Batas Muarojambi-Kota Jambi, Muarojambi-Palembang dan Muarojambi-Batanghari sudah selesai, tinggal menunggu tanda tangan Kemendagri, ”sebutnya.

Khusus untuk konflik tapal batas dua desa di atas,  lanjutnya, pihaknya berharap kepada pihak Yayasan Abdurahman Bin Auf hendaknya jangan dahulu mendirikan bangunan di sana. Sebab, di lahan tersebut sedang dilakukan proses penyelesaian lahan dan ada potensi konflik, ” tambahnya lagi.

Pihak Yayasan Abdurahman Bin Auf mengklaim memiliki lahan tersebut dengan luasan tidak kurang dari 70 hektare dengan bukti kepemilikan  berupa Sporadik. Sementara pihak lain, sejumlah warga Desa Sakean dan warga Desa Tangkit juga mengklaim memiliki lahan di areal 70 hektare tadi dengan bukti kepemilikan sudah berbentuk Sertifikat Hak Milik.

“Di lahan 70 hektare itu ada juga kebun warga yang sudah disertifikatkan, “pungkasnya.(Alan)

 

Kejagung RI Melimpahkan Kasus Ke Kejari Sengeti

Muarojambi~RESKRIM

Pelaku pemilik lahan pada kasus perselisihan antara Desa Arang-Arang dengan Desa Sipin Teluk Duren Kecamatan Kumpe Ilir Kabupaten Muarojambi berhasil diciduk oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu kini telah dijadikan tersangka oleh Kejagung RI.

Tersangka Surya Indra Kusuma telah dilimpahkan oleh Kejagung RI ke Kejaksaan Negeri Sengeti pada Rabu,05/04 2017 lalu,hal itu diungkapkan oleh Kasi Pdana Umum(Pidum) Kejari Sengeti,Lusi Fitriyani,SH ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin,18/04/2017 pagi.

Dikatakan lanjut olehnya,pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia  telah meneliti,memeriksa dan menyidik seluruh perkara Surya Indra Kusuma hingga penetapannya menjadi tersangka. Sementara Kejaksaan Agung RI,menerima berkas laporan itu dari markas besar kepolisian RI jakarta,yang telah turun langsung melaukan penangkapan dan memproses tersangka Surya Indra Kusuma terkait pengakuannya atas kepemilikan lahan.

Dan Pada Rabu,05/04/2017 lalu pihak Kejagung RI telah mengirimkan tersangka berikut berkasnya ke Kejaksaan Negeri Sengeti,sebutnya.

Mungkin dalam beberapa hari ini,tersangka Surya Indra Kusuma akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sengeti untuk ditindak lanjuti melalui meja hijau,ujarnya.

Lusi membenarkan,bahwa tersangka Surya Indra Kusuma telah dilimpahkan oleh Kejagung RI ke Kejari Sengeti. Untuk saat ini,tersangka ditahan di Kepolisian Resort Muarojambi(Polres),katanya.

Untuk  diketahui,Surya Indra Kusuma(SIK) adalah  pencetus bahwa lahan yang dikuasainya adalah miliknya,pada sidang sengketa lahan antara Desa Arang-Arang dengan Desa Sipin teluk Duren Kecamatan Kumpe ulu Kabupaten Muarojambi beberapa waktu lalu. Surya Indra Kusuma didampingi kuasa hukumnya,Buyung Nasution,SH dan Elvis,SH.  Sementara dalam gelar perkara sidang tersebut,pihak kuasa hukum Desa Arang-Arang,Anom,SH Dkk mencurigai sebuah peta lokasi lahan yang ditanda tangani oleh Kepala Desa sebelum menjabat atau seseorang yang belum menjabat kepala Desa. Sidang yang digelar itu diketuai hakim ketua Maria CN Barus,SH.MH dan pada sidang lanjutnya diketuai oleh hakim ketua Endang AN,SH.MH selaku ketua Pengadilan Negeri Sengeti pada waktu itu. Sidang lapangan(PS) juga telah dilaksanakan yang didampingi Kepala Desa Arang-Arang,Bahari, Kepala Desa Sipin Teluk Duren,Hendri,Kepala Desa Pemunduran,Muslimin,Kapolsek Kumpe Ulu,Iptu.Eko Budi Lestio. Persidangan sempat digelar sebanyak 21 kali persidangan,namun tak kunjung juga dapat menuntaskan kasus sengketa tapal batas Desa Arang-Arang dengan Desa Sipin Teluk Duren.(Ary)

Tersangka Dari Kejagung RI dilimpahkan ke Kejari Sengeti

Muarojambi~RESKRIM

Pelaku pemilik lahan pada kasus perselisihan antara Desa Arang-Arang dengan Desa Sipin Teluk Duren Kecamatan Kumpe Ilir Kabupaten Muarojambi berhasil diciduk oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu kini telah dijadikan tersangka oleh Kejagung RI.

Tersangka Surya Indra Kusuma telah dilimpahkan oleh Kejagung RI ke Kejaksaan Negeri Sengeti pada Rabu,05/04 2017 lalu,hal itu diungkapkan oleh Kasi Pidana Umum(Pidum) Kejari Sengeti,Lusi Fitriyani,SH ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin,18/04/2017 pagi.

Dikatakan lanjut olehnya,pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia  telah meneliti,memeriksa dan menyidik seluruh perkara Surya Indra Kusuma hingga penetapannya menjadi tersangka. Tindak mengerjakan,menggunakan,menduduki dan atau menguasai lahan perkebunan secara tidak sah dan atau pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam pasal 107  huruf a Jo Pasal 55 huruf a Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan dan atau Pasal 263 KUHP yang terjadi di Kabupaten Muarojambi. Sementara Kejaksaan Agung RI,menerima berkas laporan itu dari markas besar kepolisian RI jakarta,yang telah turun langsung melakukan penangkapan dan memproses tersangka Surya Indra Kusuma terkait pengakuannya atas kepemilikan lahan.

Dan Pada Rabu,05/04/2017 lalu pihak Kejagung RI telah mengirimkan tersangka berikut berkasnya ke Kejaksaan Negeri Sengeti,sebutnya.

Mungkin dalam beberapa hari ini,tersangka Surya Indra Kusuma akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sengeti untuk ditindak lanjuti melalui meja hijau,ujarnya.

Lusi membenarkan,bahwa tersangka Surya Indra Kusuma telah dilimpahkan oleh Kejagung RI ke Kejari Sengeti. Untuk saat ini,tersangka Surya Indra Kusuma ditahan di Kepolisian Resort Muarojambi(Polres),katanya.(Sal)

 

Pembangunan Berbasis Ramah Lingkungan,Jambi Dilirik Dunia Internasional

Jambi~RESKRIM
Upaya Pemerintah Jambi dalam melaksanakan pembangunan dari berbagai segi dan sendi fundamentalisme kini mulai nampak,terutama program dengan visi misi Go Green dan ramah lingkungan mulai menarik simpati dunia,terang Fasha ketika dihubungi via seluler terkait program ke depan untuk Jambi yang akan dicapai.
Lebih lanjut disampaikannya,”Sejak memulai kepemimpinan sebagai Wali Kota Jambi,beliau menyadari bahwa dirinya dihadapkan oleh permasalahan keterbatasan pendanaan untuk membangun Kota Jambi yang sesuai dengan visi dan misinya. APBD Kota Jambi yang masih minim, menuntut dirinya untuk berpikir keras,bebernya.
Selain mengoptimalkan pendanaan pembangunan dari APBD Kota Jambi,dirinya juga mencoba dan berusaha “berkreasi” mencari sumber pendanaan lainnya di luar APBD. Sementara untuk mencapai ke arah tersebut,dirinya menerapkan langkah dengan konsep Enterpreneur Bureaucracy dan Outward Looking Policy”, guna mendapatkan sumber pendanaan dari dalam negeri maupun luar negeri. Di tahun keempat kepemimpinannya, “lobi efektif” pun akhirnya membuahkan hasil nyata. Selain dana APBN yang rutin setiap tahun dialokasikan ke Kota Jambi,dirinya juga berhasil menarik “simpati” dunia luar dengan konsep pembangunan yang berbasis ramah lingkungan,ungkapnya.
Berbagai bantuan yang berasal dari luar negeri mulai digelontorkan dan hadir di Kota Jambi, seperti Sanitary Landfiil di Talang Gulo (KFW Jerman), Waste To Energy (UNESCAP) dan Sewerage System (ADB), dan bantuan khusus UN Habitat untuk penataan kawasan kumuh di Kota Jambi.
Tak hanya itu saja,manajemen pengelolaan air bersih dan limbah, Kota Jambi juga mendapatkan bantuan dari Denmark dan Jerman. Dikatakan lebih lanjut oleh beliau,”pekan lalu,dirinya juga telah menghadiri undangan dari 2 perusahaan internasional terkemuka di dunia.
Pertama ,beliau mengunjungi AVK Company yang berpusat di Kopenhagen, Denmark. AVK merupakan salah satu perusahaan internasional yang bergerak di bidang penyediaan sarana dan prasarana peralatan untuk jaringan air dan gas, pengolahan limbah serta peralatan pemadam kebakaran.
Atas lobi dan penyampaiannya, pihak AVK berkenan membantu Kota Jambi dalam mengatasi permasalahan penanganan air bersih di Kota Jambi.
“AVK sebagai perusahaan internasional pun menawarkan bantuan kerjasama untuk mengatasi permasalahan kehilangan (leakage) air yang dialami oleh perusahaan daerah milik Kota Jambi (PDAM Tirta Mayang_ red.),” ujar Fasha.
Sebagaimana diketahui, PDAM Tirta Mayang selama ini telah mengalami leakage sebesar 40% dari total produksi airnya. Kehilangan dalam jumlah besar tersebut disebabkan oleh berbagai faktor seperti pencurian air (tapping), kebocoran atau pecahnya pipa dalam tanah akibat faktor usia pipa yang telah usang, hingga terjadinya penunggakan pembayaran oleh konsumen.
Leakage ini berdampak terhadap kerugian perusahaan setiap tahunnya. Sebagai perbandingan, di Eropa leakage hanya berkisar diangka 5%. Rendahnya tingkat kehilangan air tersebut adalah dikarenakan mereka memakai sistem jaringan yang dibangun oleh perusahaan AVK tersebut.
“Sebagai bentuk kepedulian mereka kepada Pemerintah Kota Jambi, AVK Company menawarkan format bantuan kerjasama bagi kita (Kota Jambi_red.). Mereka memiliki sistem dan manajemen yang baik dalam mengelola jaringan air bersih di Eropa. Hal tersebut yang akan kita bawa ke Kota Jambi,” tambah Fasha.
Sementara saat memenuhi undangan keduanya di Munich, Jerman,Ia mengunjungi perusahaan pengolahan air dan limbah terkemuka di dunia, Huber Technology Inc.
Huber adalah perusahaan internasional yang bergerak di bidang peralatan dan teknologi pengolahan air dan limbah yang telah beroperasi sejak 175 tahun lalu. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah memasang hampir 40.000 instalasi produknya, di 60 negara di seluruh dunia.
Huber Technology Inc. Jerman yang saat ini sedang membangun instalasi Sewerage System di Kota Jambi menawarkan bantuan kerjasama kepada Pemerintah Kota Jambi dalam bentuk teknologi dan training.
“Sebagai bagian dari implementasi operasionalisasi Sewerage System bantuan dari ADB sebesar 625 milyar yang akan kita bangun di Kecamatan Jambi Timur. Huber Technology akan membantu Pemerintah Kota Jambi dari segi pendampingan manajemen dan konsultasi, serta fasilitasi pelatihan bagi teknisi dari Pemkot dan PDAM,” terang Fasha.
Menurutnya, telah ada beberapa negara dan perusahaan terkemuka di Eropa yang berkomitmen memberi bantuan kepada Pemerintah Kota Jambi. Bantuan tersebut berupa dana hibah maupun fasilitasi pelatihan dan alih teknologi bagi aparatur pemerintahan di Kota Jambi. Hal tersebut dikarenakan mereka melihat kesungguhan dan upaya Pemerintah Kota Jambi dalam menerapkan konsep penataan kota berbasis ramah lingkungan.
“Konsep pembangunan Kota Jambi selaras dengan visi mereka untuk mereduksi dampak dari emisi karbon dan kampanye go green di seluruh dunia. Karena mereka beranggapan memiliki tanggung jawab dan andil untuk mengatasi hal tersebut. Dan mereka melihat Pemerintah Kota Jambi memiliki visi yang sama dengan mereka,” jelas Fasha.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Jambi dengan visi pembangunannya selalu berupaya menerapkan konsep go green dan ramah lingkungan. Selain memulai menghijaukan kembali Kota Jambi dengan menambah atau pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seperti pembangunan taman, penambahan luas hutan kota, Pemerintah Kota Jambi juga berupaya untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi air bersih tanpa mencemari lingkungan melalui instalasi IPAL. Dan kita juga ingin memprogramkan bagaimana mengubah sampah menjadi energi listrik (waste to energy) yang rencananya akan dibangun di Pasar Induk Talang Banjar, serta sanitary landfill, sistem pengolahan sampah yang ramah lingkungan yang akan di laksanakan di TPA Talang Gulo.
Program GO Green visi Pemerintah Kota Jambi yang berbasis pro lingkungan ini,disampaikan oleh beliau di forum beberapa negara yang ada di luar negeri yang mengundang dirinya,dan kini Kota Jambi yang merupakan salah satu kota di pulau Sumatera ini telah mengundang perhatian dunia,pungkasnya.(Alan)

Kerusakan Jalan Veteran Simpang Bata Jambi,Pemerintah Cuek

Jambi_RESKRIM

Kondisi jalan veteran simpang bata,tepatnya di ruas jalan lampu merah begitu memprihatinkan.
Pasalnya,jalan aspal sepanjang 50 meter berlubang namun tak diperbaiki. Hal itu membahayakan pengguna jalan,ungkap Irma ketika diminta keterangan pada Jumat,24/02. Masa sih pas depan lampu merah jalan aspalnya rusak begitu sedangkan jarak di depannya diperbaiki,padahal inikan jalan dalam kota dan ramai karena merupakan pusat perbelanjaan,bebernya.
Sementara sejumlah pengguna jalan yang rutin setiap hari melintas jalan veteran simpang bata,John mengatakan,”sudah ada yang pernah jatuh di jalan ini akibat aspal tidak diperbaiki. Dimana perhatian pemerintah khususnya PU Kota. Apa menunggu jatuh korban,tutupnya.(Hdy)

 

MENHUB:AKHIRI PUNGLI SEBELUM HUKUM BICARA

Surabaya_RESKRIM

 

Menteri Perhubungan,Budi Karya Sumadi  sangat menyayangkan atas penangkapan direktur operasi Pelindo III oleh satgas saber pungli. Dia prihatin masih terjadinya praktik pungutan liar meski pemerintah sudah memperingatkan untuk menghentikan perbuatan tercela ini.
”Saya tegaskan lagi kepada seluruh jajaran Kemenhub dan semua pemangku kepentingan mohon segera akhiri praktik pungli ini, sebelum hukum yang menghentikan,”sebutnya dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Selasa,01/11 kemarin. Menurutnya, kementerian perhubungan sudah memberikan peringatan berulang-ulang untuk menyetop praktek pungli, namun ternyata masih belum diindahkan bahkan ketika sudah ada tindakan hukum yang tegas sebelumnya. “Mari jaga dan bangun citra sebagai pelayan publik yang bersih dan berintegritas.” Sebelumnya, Direktur Operasional PT Pelindo III,Rahmad Satria diamankan Satgas Dwelling Time yang tergabung Satgas Tanjung Perak dan Mabes Polri, Selasa (1/11).  Dia ditangkap terkait dugaan pungutan liar (Pungli) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.  Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Takdir Mattanete menegaskan, Rahmad ditangkap di kantornya dengan barang bukti berupa beberapa dokumen aliran dana yang masuk ke Pelindo III. “Dugaan Pungli itu terjadi ketika proses pemeriksaan kontainer yang masuk di Terminal Petikemas Surabaya,” ujar Takdir. Modusnya, ada beberapa kontainer yang tidak diperiksa PT Ankera, selaku petugas pemeriksaan. Tiap kontainer diwajibkan membayar Rp 500.000 hingga Rp 2 juta agar bisa segera diperiksa oleh petugas. Uang tersebut disetorkan ke Direktur Operasional PT Pelindo III, Rahmad Satria. “Dari hasil pungutan itu, mereka mendapatkan Rp 5 sampai 6 miliar rupiah setiap bulannya,” jelas mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini. Dalam penggeledahan di ruangannya, tim Satgas menemukan uang tunai sebesar Rp 600 juta dalam laci meja kerjanya.(Yoyok)

PDAM TIRTA MUAROJAMBI SEGERA TERAPKAN AKSES ONLINE

MUAROJAMBI_RESKRIM

Dikatakan oleh Hendry Ariyanto,ketua  Tiza Solution ketika dikonfirmasi pada Selasa,25/10 kemarin mengatakan,Tiza Solution  merupakan wadah untuk pembinaan efesiensi SDM,peningkatan kinerja dan berusaha memampukan efektivitas dan efisiensi pegawai.
Ditambahkannya,dalam hal ini memang cukup berat bagi PDAM  yang bermasalah atau tidak sehat. Mereka akan kewalahan untuk menyesuaikan program yang kita berikan,bebernya.
Sementara Direktur PDAM Tirta Muarojambi,Hirwanto,SE saat disambangi di ruang kerjanya pada Selasa,25/10 kemarin mengatakan,”program Tiza Solution adalah suatu program yang baik,program mereka mengacu kepada efisiensi SDM,GIS online dan lainnya yang sangatlah dibutuhkan dalam pelayanan. Namun,ada satu hal yang patut diperhitungkan dengan baik yakni dibutuhkan budgeting dalam upaya untuk melaksanakan program tersebut,sebutnya.
Ditanyakan lebih lanjut, kapan kira-kira program itu dapat diterapkan ke PDAM Tirta Muarojambi?
Hirwanto mengatakan,ya, secepatnya. Namun,kita hanya menitikberatkan pada GIS Online terlebih dahulu,dengan tujuan melalui akses online,dapat dipantau perkembangan dan data pemasangan seperti pemasangan untuk industri atau niaga,rumah tangga dan lainnya sehingga secara berkala dapat dipantau jumlah pemakaian dan kendala yang terjadi suatu saat pada pelanggan. Dengan adanya akses online,pemaparan atau deskripsi periodical dapat dicuatkan ke permukaan ketika pelanggan bermasalah hingga dapat dicarikan solusi penyelesaiannya,tutupnya.(Harvery)

PROYEK MILIARAN RUPIAH LENYAP DAN NYARIS TAK BERBEKAS

20161015_164152


MUARO JAMBI  _RESKRIM

DesaPancaBaktiKecamatanSungaiBaharKabupatenMuarojambi,digegerkandenganadanyatemuanproyekmiliaran rupiah yang dikerjakanasaljadi. Proyektersebutdigelontorkanpadatahun 2013 laluyaknipembangunanjalanrabatbeton di 5 titikDesaPancaBakti,RT.5,RT.2,RT.3 dan RT.8,sedangkanpada RT.8  terdapat 2 titikproyekjalanrabatbeton.
Sekretaris Desa Panca Bakti,Solikhin saat diminta keterangan terkait rusaknya jalan rabat beton di 5 titik  pada Sabtu,15/10 kemarin mengatakan,”Di RT.5. jalan rabat beton sepanjang 200 meter dengan  lebar sekitar 1,40 rusak,padahal proyek tersebut baru berjalan 3 bulan. Sementara kendaraan yang melintas di jalan itu hanya sepeda motor dan sepeda. Ditambahkannya, waktu itu saya turun langsung mengecek pekerjaan tersebut dengan pakaian seragam selaku perangkat desa. Saya tanyakan,kok begitu proses pengerjaannya,proyek siapa dan boleh nggak saya lihat Rencana Anggaran Belanja(RAB)nya kepada pekerja proyek,dan pekerja tersebut menjawab,”kami tidak tahu pak,kami hanya mengerjakannya,beber Solikhin kepada harian ini. Lebih lanjut,Solikhin menambahkan,
dengan mata kepala saya sendiri melihat aktivitas ketika mereka mengerjakan proyek jalan rabat beton ini,mereka(pekerja) menaburkan semen,pasir dan kerikil lalu  diberi air yang selanjutnya diratakan hingga terbentuk jalan rabat beton. Hasilnya,sekitar 2 atau 3 bulan,jalannya rusak,pecah dan tak berbentuk lagi. Kalau saat ini nampak jalannya karena masyarakat yang punya inisiatif  memperbaikinya,sebutnya.
Luar biasanya lagi, jalan rabat beton di RT.3 nyaris tak berbekas,hilang dan yang nampak adalah tanah saja.
Pantauan harian ini pada Sabtu,15/10 bersama Sekretaris Desa dan Kepala Desa ke lapangan,hal itu ternyata benar,jalan rabat beton di 5 titik Desa Panca Bakti,rusak berat dan nyaris tak berbentuk jalan rabat beton.
Kepala Desa Panca Bakti,Sunkar juga mengatakan hal yang senada. Harapan Kepala Desa dan perangkatnya,Bila pemerintah menggulirkan proyek,apalagi yang bernilai miliaran,nggak ada salahnya kami diberitahu sehingga tidak ada miss communication,tutupnya.(Harvery)

BANGUNAN TAK SESUAI IZIN MARAK DI KOTA JAMBI

 

JAMBI_RESKRIM

Bangunan yang tidak sesuai dengan izin yang diajukan masih banyak dijumpai dikota jambi, Menurut kepala dinas BPMPPT kota jambi meski belum tahu pasti jumlahnya didominasi oleh gudang.

Maraknya pembangunan dikota jambi dalam bidang usaha tidak sedikit dari mereka yang menyalahi peraturan lerizinan yang sesuai. dikatakan kepala BPMPPT Kota Jambi, Muhtar ketika disambangi diruangannya  pada Kamis,06/10 beberapa waktu lalu mengatakan, terkait izin usaha yang nyatanya tidak sesuai dengan pengoperasiannya sejauh ini masih banyak dijumpai, terutama dalam bentuk gudang namun meski demikian masih tetap dalam pantauan kita bersama distarum.  ” belum tahu pasti berapa  namun yang banyak dalam bentuk gudang.,” jelasnya

Dikatakannya pula, untuk jumlah pasti, dirinya belm melakukan pendataan secara langsung untuk pendataan. Biasanya setelah ada temuan di lapangan, baru kita dapatkan data. jika dalam pendataan ditemukan pelanggaran jelas akan dikenakan sanksi. ” sanksinya bisa sanksi ringan hingga pencabutan izin,” ujarnya.

Untuk izin diakunya pertahun pihaknya bisa mengeluarkan izin hingga 15.000 izin usaha.  Untuk usaha CV dan PT pelanggaran kemungkinan ada namun pihaknya juga masih akan melakukan survei,tidak bisa berdasarkan perkiraan.

Untuk pembayaran retribusi kebersihan antara PT dan CV besar kecilnya ,sebenarnya sama namun perbedaan berada di pakang (calo) yang memanipulasi bukti pembayaran dari bank untuk keuntungan pribadi. tidak semua calo itu jujur disetorkannya ke kas daerah,kebanyakan mereka tidak jujur. untuk PT sendiri pertahunnya mencapai Rp 1800.000.000.000 ” untuk kantor berbadan hukum besar kecilnya sama,” jelasnya.

Dikatakannya pula untuk CV sendiri pertahunya hanya Rp 450 ribu pertahun untuk retribusi kebersihannya. karena untuk cv bedanya bukan lembaga kantor berbadan hukum. ” retribusinya sama hanya calonya saja yang mengambil untung besar,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau, bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran jangan melalui calo dan langsung, karena lebih aman dan terjamin.#Alan#

Terupdate & Terpercaya

%d blogger menyukai ini: