ANGDES

 

Terminal Angkutan Desa Sejinjang
Terminal Angkutan Desa Sejinjang ,Kota Jambi_

 

Kota Jambi_RESKRIM

Upaya meningkatkan  ketertiban angkutan barang dan orang  di terminal angkutan desa ( Angdes Sejinjang )  mengalami kendala dan infrastruktur yang tidak memadai.

Selama ini telah dilaksanakan berbagai macam upaya bahkan pihak organda pun dilibatkan namun hasilnya tetap begitu saja,tegas Heri.R ,Kepala Terminal Angkutan Desa Sejinjang Kota Jambi kepada_RESKRIM.

Beberapa waktu lalu telah mendapatkan perhatian khusus dari walikota Jambi,Syarif Fasha namun tindak lanjut dari perkembangan tersebut sama sekali  constan sehingga terminal angkutan desa sejinjang tetap terlihat lengang.

Diungkapkan pula oleh Heri R,”bahwasannya kita pernah mengadakan pendataan secara keseluruhan terhadap angkutan desa tersebut , jumlah armada yang ada sewaktu pendataan mencapai sekitar 400 an. Namun kini yang masuk terminal hanya berkisar sekitar 20 an saja. Selebihnya menempuh Jembatan Aur Duri I”.

Terminal Angkutan Desa Sejinjang yang nampak lengan dan tidak dipedulikan Pemerintah Kota Jambi
Terminal Angkutan Desa Sejinjang yang nampak lengan dan tidak dipedulikan Pemerintah Kota Jambi

Segala macam upaya sudah kita lakukan namun tetap saja hasilnya minim. Ke depannya meungkin dibutuhkan kerjasama yang lebih lagi seperti dengan gakkum,dispenda,dan instansi lainnya yang terkait. Sebenarnya kita juga menginginkan dengan aktifnya terminal ini,pihak masyarakatpun dapat berbisnis melalui kios-kios yang telah ada sekarang ini namun lihatlah sendiri,kios-kios tersebut kosong tanpa penghuni.

Diharapkan ke depannya Pemerintah Kota jambi,khususnya walikota Jambi memperhatikan keseriusannya terhadap asset terminal tersebut dimana telah mengucurkan banyak anggaran namun sama sekali tidak berfungsi.***Harvery***

PLN JAMBI MUBASIRKAN TIANG LISTRIK

Jambi_RESKRIM

Beberapa  waktu yang lalu ,berdasarkan temuan di lapangan di sekitar Jalan Baru  Kelurahan Sejinjang Kecamatan Jambi Timur nampak sejumlah tiang listrik ( APLN ) terbuat dari beton yang terbuang percuma dan sia-sia di rawa-rawa dekat areal pertanian. Melihat kondisi tiang listrik beton tersebut,nampak bahwa tiang-tiang tersebut telah lama dibiarkan begitu saja oleh pihak PLN Jambi.

Sejumlah Tiang Listrik Beton Yang dimubasirkan pihak PLN Kota Jambi
Sejumlah Tiang Listrik Beton Yang dimubasirkan pihak PLN Kota Jambi

Tiang yang nampak berjumlah sekitar 23 tiang , namun yang utuh tinggal 6 tiang beton dan itupun tidak dimanfaatkan dan diambil oleh pihak PLN Jambi.

RESKRIM yang menyambangi pihak PLN Kota Baru jambi ,ingin meminta sejumlah keterangan kepada Kepala Cabang Rayon Kota Baru Jambi,A Khairi ternyata sedang tidak berada di tempat. Selanjutnya  menuju ke Adm pemasaran.M Ginting,beliau mengatakan tidak tahu menahu mengenai permasalahan tersebut.

RESKRIM kembali menuju ke bagian pemasangan instalasi,Suhandri, ketika ditanyakan kepada beliau mengenai sejumlah tiang listrik milik APLN yang terbuang di Jalan Baru Kecamatan jambi Timur,sama sekali tidak memberikan komentar.

Pihak PLN  Area Di telanaipura  pun disambangi _RESKRIM,ketika hendak menemui Tambunan,kepala instalasi perlengkapan, sama sekali tidak bertemu juga.

Dengan demikian,diperkirakan pihak PLN Jambi sama sekali tidak mau tahu keberadaan tiang listrik beton yang telah dimubasirkan pihaknya sama sekali bahkan dari pihak PLN sendiri sulit sekali untuk menemui staf-staf penting maupun kepalanya.

Penelantaran sejumlah tiang listrik beton yang berjumlah sekitar 23 batang di rawa dekat areal pertanian di Jalan Baru kecamatan Jambi Timur kiranya mendapat perhatian serius dari pihak Pemerintah Kota Jambi,khususnya instansi terkait. Kini tiang-tiang tersebut telah mengalami kehancuran secara total.***Harvery***

PROYEK JALAN MARENE YANG DIDUGA TIDAK SESUAI BESTEK

 

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

Jambi_RESKRIM

Pembangunan jalan beton kini marak diadakan di Kota jambi,nota bene jalan-jalan beton yang telah dilaksanakan kini banyak yang mengalami pengeroposan alias menimbulkan lubang-lubang kecil dan mulai mengalami kerusakan.

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

Beberapa waktu lalu telah dilaksanakan pembangunan jalan beton di Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Jambi Selatan,Marene dimana kini kawasan tersebut telah tumbuh populasi penduduk yang semakin banyak.

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

Hasil pengamatan _RESKRIM,jalan beton yang dibangun tersebut terlihat ; pemberian besi tidak seutuhnya namun , tengah diberi besi ukuran pendek, terdapat celah atau space  sehingga badan jalan yang sebenarnya tidak semuanya ditutpi oleh besi dan dicor melainkan besi yang  dipotong sedemikian rupa dan tidak tersambung secara merata,23/08/2014/18:45WIB. Pekerjaan pun dilakukan hingga malam hari seoah-olah mengejar target.

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

Pihak pengelola,Yohanes ketika ditemui di lapangan ternyata tidak ada. Beberapa pekerja yang dimintai keterangan yang namanya enggan disebutkan menegaskan,”Kami hanya jalan tugas kami saja pak……”.Bahkan List Plang Proyek pun tidak terlampir di kawasan proyek jalan beton tersebut.

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

Diduga pembangunan jalan beton tersebut tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja ) bahkan pinggiran jalan beton tersebut tidak diberi besi sama sekali.

Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )
Jalan Beton Kelurahan Eka Jaya,Marene yang diduga tidak sesuai dengan RAB ( Rencana Anggaran Belanja )

.***Harvery***

PENGGUGAT VERSUS TERGUGAT

 

Kiri Depan baju salur ( Elvis,SH ) penasehat hukum Surya Indra,di bawah televisi ( Anom,SH ) Sedang menuju ruang humas Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi
Kiri Depan baju salur ( Elvis,SH ) penasehat hukum Surya Indra,di bawah televisi ( Anom,SH ) Sedang menuju ruang humas Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi

 


Muaro Jambi_RESKRIM

Upaya penyelesaian suatu permasalahan kadangkala tidak menemui titik temu bahkan hingga menimbulkan suatu permasalahan baru. Hal relatif yang terjadi ketika menemui suatu permasalahan ,ujung-ujungnya menuju ke meja hijau.

Demikianlah yang terjadi antara penggugat dengan tergugat  di Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi,yakni antara Surya Indra sebagai penggugat dengan Desa Arang-Arang sebagai tergugat. Hingga saat ini,belum terdapat titik terang tuntasnya permasalahan yang terjadi. Hari ini 27/08/2014/11:43 WIB di ruang humas Pengadilan Negeri Sengeti kembali digelar mediasi tahap berikutnya yakni antar PH ( Penasehat Hukum ) kedua belah pihak. Pihak Surya Indra diwakili kuasa penasehat hukumnya,Elvis,SH dan pihak  Desa Arang-Arang diwakili kuasa hukum oleh,Anom,SH.

Kiri Depan baju salur ( Elvis,SH ) penasehat hukum Surya Indra,di bawah televisi ( Anom,SH ) Sedang menuju ruang humas Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi
Kiri Depan baju salur ( Elvis,SH ) penasehat hukum Surya Indra,di bawah televisi ( Anom,SH ) Sedang menuju ruang humas Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi

Nampaknya gelar mediasi yang dimaksud  dan diadakan di ruang tertutup hanya menentukan penggelaran sidang bagi penggugat yang siap menuntut kembali yang sebelumnya ( Red_ penggugat telah pernah mencabut gugatannya  pada tanggal 19/06/2014/11:38 WIB di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi ) kepada tergugat.

Elvis,selaku penasehat hukum pihak Surya Indra ketika dimintai keterangan oleh_RESKRIM,”Bagaimana respon bapak atas acara mediasi yang telah dilakukan “? Elvis menjawab,” Nanti sajalah dengan pak Buyung,Senin ini dia datang dan ada kok” sembari melangkah menuju ke mobil Estrada.

Hakim dan jaksa yang sedang bersiap melaksanakan sidang
Hakim dan jaksa yang sedang bersiap melaksanakan sidang

Pantauan _RESKRIM selama sidang kedua dan seterusnya,ada sesuatu yang tidak ditampilkan dalam penggelaran sidang tersebut. Hal yang dimaksud adalah pihak BPN ( Badan Pertanahan Nasional ) Kabupaten Muaro Jambi selaku Instansi yang memegang peran penting  dalam kasus tersebut.

Bagaimanakah kelanjutan dan hasil sidang yang akan digelar pada hari Senin, 01/09/2014 di Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi? Kita Tunggu segera.***Ver/Lan***

PETANI MENGELUH KARENA LANGKANYA PUPUK

PUPUK PRODUKSI PT.PETROKIMIA GRESIK
BERAGAM JENIS PUPUK PRODUKSI PT.PETROKIMIA GRESIK

Muaro Jambi_RESKRIM

Sejumlah kios pupuk di berbagai lokasi di Kabupaten Muaro Jambi mengeluh  sepinya kios mereka karena langkanya pupuk produksi PT.Petrokimia Gresik.

Salah seorang pemilik kios pupuk Pallawa kepada_RESKRIM menegaskan,” Kios drastis sepi karena pupuk keluaran PT.Petrokimia Gresik kini sudah tidak  masuk dalam beberapa waktu ini sementara petani sukanya hanya terhadap pupuk tersebut sehingga ujung-ujungnya kios kita menjadi sepi”.

OFFICE


Dirinya menjelaskan,”saya nggak tahu persis mengapa pupuk PT.Petrokimia Gresik bisa menjadi jarang masuk,apakah karena harganya akan naik atau memang ada kendala lain”.

SIKLUS PEREDARAN PUPUK PT.PETROKIMIA GRESIK
SIKLUS PEREDARAN PUPUK PT.PETROKIMIA GRESIK

Dan sejumlah petani yang ada di Kabupaten Muaro jambi ketika dimintai keterangan oleh_RESKRIM menegaskan,”Bahwa mereka untuk saat ini tidak beralih kepada pupuk lain karena favorit para petani di  Kabupaten Muaro Jambi adalah pupuk PT.Petrokimia Gresik”.

PUPUK PETROKIMIAKelangkaan pupuk PT.Petrokimia Gresik di Kabupaten Muaro Jambi sebagai salah satu pemicu sepinya kios-kios pupuk. Dampak tersebut pun nampak terhadap para petani yang biasanya telah dan dapat membeli pupuk kini harus menunggu. Dan sampai berapa lama kelangkaan pupuk tersebut para petani hanya bisa menunggu saja.

RESKRIM menyambangi kantor distributor pupuk PT.Petrokimia Gresik  yang berlokasi di Jalan Pangeran Hidayat Pal V Kota Jambi namun merasa cukup kecewa karena pihak pengurus yang hendak ditemui untuk dimintai sejumlah keterangan ,ternyata tidak berada di kantor.***Harvery***

LIMBAH MENEBARKAN BAU DI KASANG PUDAK

Limbah Dari Pabrik Tahu Milik H.Wondho Desa Kasang Pudak Kabupaten Muaro Jambi yang menimbulkan bau menyengat bak bangkai di sekitar kawasan jembatan Kasang Puda
Limbah Dari Pabrik Tahu Milik H.Wondho Desa Kasang Pudak Kabupaten Muaro Jambi yang menimbulkan bau menyengat bak bangkai di sekitar kawasan jembatan Kasang Puda

Muaro Jambi_RESKRIM

Sejumlah pengusaha di Kota Jambi diduga telah banyak salah memanfaatkan izin yang diterbit oleh Badan Pelayanan Terpadu Satu Atap ( BPTSP ).    Ditemukan di sejumlah lokasi yang ada di Provinsi Jambi Khususnya Kabupaten Muaro Jambi,contohnya sebuah pabrik tahu yang berlokasi di lorong Timur Jaya ,Desa Kasang Pudak Kabupaten Muaro Jambi.

Dari Pabrik tahu tersebut,limbah tahu tersebut dibuang ke anak sungai dan mengalir jauh sehingga selain menimbulkan bau yang tidak sedap juga diduga dapat mencemari habitat dan atau ekosistem air,seperti eko sistem tanah,ekosistem hewan dan lainnya.

Sementara di samping pabrik tahu tersebut juga terdapat kandang sapi  sehingga diperkirakan tahu yang diproduksi kemungkinan tidaklah sehat  secara higienis.

Ketika_RESKRIM menyambangi tempat usaha tersebut,guna meminta sejumlah konfirmasi dan klarifikasi kepada sang pemilik,H.Wondho namun beliau sama sekali pura-pura tidak tahu bahkan sedang asyik mengangonin kandang sapinya.

Anak Sungai tempat aliran limbah yang sudah kritis
Anak Sungai tempat aliran limbah yang sudah kritis

Dengan merasa tak bersalah dan tak berdosa,H.Wondho diam seribu bahasa. Ketika dilihat lebih lanjut,ternyata dari pihak BLHD ( Badan Lingkungan Hidup Daerah ) Kabupaten Muaro Jambi telah pernah mengadakan proyek Amdal ( Analisa  Masalah Dampak Lingkungan )  nampak dari mesin yang berada di lingkungan pabrik tahu tersebut namun tidak berfungsi sama sekali.Dan anehnya lagi,alat tersebut hanya dimiliki oleh pengusaha tahu H.Wondho namun tidak dimiliki oleh pengusaha tahu lainnya di Kabupaten Muaro Jambi.

Alat Pengolah Amdal  yang sudah tidak berfungsi
Alat Pengolah Amdal yang sudah tidak berfungsi

Pihak BLHD Kabupaten Muaro Jambi khususnya kepala badan ketika hendak dimiontai keterangan lebih lanjut,juga sedang tidak berada di tempat. Hal tersebut sangat disayangkan sekali.

Alat Pengolah Amdal  yang sudah tidak berfungsi
Alat Pengolah Amdal yang sudah tidak berfungsi

Diperkirakan dengan adanya pencemaran ekosistem khususnya eko sistem air dan lingkungan   maka di kemudian hari akan berpengaruh kepada masyarakat yang ada di Desa Kasang Pudak Kabupaten Muaro Jambi. 

Sejumlah masyarakat dari berbagai desa yang melintas dan yang namanya enggan untuk disebutkan berlalu lalang di kawasan jembatan  tempat jalur lintas air limbah ketika dikonfirmasi ,mengatakan,”Hmm,baunya menyengat seperti bau bangkai namun pihak Pemerintah khususnya perangkat desa kok diam saja “.

Tumpukan kayu untuk pembakaran dalam mengelola tahu dan di belakangnya terdapat anak sungai dimana limbah di alirkan
Tumpukan kayu untuk pembakaran dalam mengelola tahu dan di belakangnya terdapat anak sungai dimana limbah di alirkan

Diharapkan Instansi terkait segera melakukan pembenahan ,peringatan dan tindakan tegas terhadap sejumlah pengusaha tahu yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.***Harvery*** 

SPBU NAKAL DI KOTA JAMBI

SPBU NAKAL DI KOTA JAMB
SPBU NAKAL DI KOTA JAMB

 

Jambi_RESKRIM

Selaku sarana publik seharusnya pihak penyalur sirkulasi BBM ( Bahan Bakar Minyak ) di SPBU ( Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ) memperhatikan dan melayani publik dan atau masyarakat pengguna BBM dengan baik serta memperhatikan kondisi kepadatan jumlah pengisi.
Hal tersebut selama ini dianggap remeh oleh para petugas SPBU yang ada di Kota Jambi meskipun dengan jelas terpampang semboyan 3 S ( Senyum,Sopan dan Santun ) di kawasan.
Kekesalan tersebut diungkapkan Ar warga Kumpe Ulu dan sejumlah masyarakat yang namanya enggan disebutkan kepada _RESKRIM ,” Sudahlah panjang antrian ,panas, masih juga ngisi dan dahului pembeli dengan menggunakan galon”.
Sejauh pantauan_ RESKRIM kejadian tersebut pada Rabu,19/08/2014/11:38 WIB di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU 24.361.10 ) Kelurahan Sejinjang Kecamatan Jambi Timur. Nampak para petugas SPBU 24.361.10 Sejinjang Kecamatan Jambi Timur mengisi dan mengutamakan pembeli yang menggunakan galon bahkan sebuah unit mobil Toyota Rush berwarna Silver dengan bernomor polisi B 2194 DC sedang mengisi galon yang diletakkan di belakang bagasi mobil oleh petugas SPBU Sejinjang 24.361.10 Kecamatan Jambi Timur.

SPBU 24.361.10 Sejinjang Kecamatan Jambi Timur
SPBU 24.361.10 Sejinjang Kecamatan Jambi Timur

<

p style=”text-align:justify;”>
Pihak pengelola ketika dimintai keterangan oleh_RESKRIM seputar hal tersebut,menampakkan wajah berang dan dan tidak bersahabat.
SPBU 24.361.10 milik H. Mukhtar tersebut diduga telah menyalahi proses pendistribusian BBM yang tidak effektik,effisien dan tepat guna karena salah satu contoh yang ditemukan di lapangan yakni,menjual dan mendahulukan pembeli dengan menggunakan galon dibandingkan mendahulukan pembeli yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun empat.
Ketika _RESKRIM hendak meminta nomor seluler phone pemilik SPBU,H.Mukhtar yang berdomisili di Jambi Seberang,tepatnya Tanjung Raden untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi pihak pengelola mengatakan tidak mengetahui nomornya.***Harvery*