Berita photo wilayah Provinsi Jambi

Terminal Pal X Kota Baru Jambi yang terbengkalai dan telah menghabiskan banyak anggaran Negara, namun kini tinggal menunggu kehancuran dan tidak pernah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jambi.
AKBP Badarudin Kapolres Muaro Jambi sedang sidak SPBU
Posted by Picasa
Iklan

TINDAK LANJUT MASALAH PWI YANG DIBERIKAN 100 UNIT RUMAH OLEH GUBERNUR JAMBI TIDAK PERNAH SELESAI

Jambi,Reportase Kriminal Post-   Setelah selesainya Hari Pers Nasional ke-27 yang diadakan di Provinsi Jambi dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting pada event tersebut, Provinsi Jambi mendapat suatu kehormatan yang baru. Namun di  balik semua itu terdapat suatu hal yang hingga saat ini belum mendapatkan titik terang dari Gubernur Jambi , Hasan Basri Agus. Permasalahan itu adalah diberikannya  rumah sejumlah 100 unit kepada pihak yang mengatasnamakan PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia ). Sangat disayangkan setelah berbagai organisasi pers yang ada di jambi  dan sempat mengadakan demo di depan kawasan kantor Gubernur Jambi, dan pada saat yang bersamaan itu, pihak Kakan Satpol PP Provinsi Jambi , Asnawi telah mendapat dan menjumpai gabungan berbagai organisasi pers itu dan berjanji serta mengatakan bahwa, beliau akan menyampaikan aspirasi organisasi pers yang ada di Provinsi Jambi kepada Gubernur Jambi. Namun hingga berita ini orbit dan dipublikasikan, tidak ada sedikitpun  pernyataan maupun tanggapan dan respon Gubernur Jambi kepada organisasi pers yang ada di Provinsi Jambi termasuk Kakan Satpol PP Provinsi Jambi, Asnawi tidak ada sama sekali titik terang.( Hvr )******

KOMITE SEKOLAH DASAR NEGERI 161/ V DESA ADIPURWA SP 06 INDOSAWIT MENGADAKAN PUNGLI

TanjabBar,Reportase Kriminal Post-  Komite sekolah dasar negeri 161/V desa Adipurwa sp 06 Indosawit dengan sengaja telah melakukan pungutan liar senilai RP.240.000 kepada orang tua murid yang berada di sekolah dasar negeri itu, beberapa waktu lalu sesuai dengan laporan dari pihak – pihak yang merasa dirugikan kepada Media Reportase Kriminal Post di Tanjung Jabung Barat yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa, mereka merasa dirugikan dengan adanya pungutan senilai RP. 240.000 kepada setiap kepala keluarga  yang dengan notabene bila tidak memberikan uang senilai yang dimaksud maka anak-anak mereka tidak akan diberikan buku hasil laporan belajar atau raportnya. Hasil konfirmasi Media Reportase Kriminal Post terhadap kepala sekolah yang bersangkutan bahwa jumlah kepala keluarga yang berada di sekolah tersebut berjumlah 124 kepala keluarga.. Kepala sekolah sekolah dasar negeri 161/V Desa Adipurwa SP 06 Indosawit yang bernama Murtoyo mengaku ketika dikonfirmasi. Sementara ketua komite sekolah tersebut , Bambang  sulit ditemui untuk diminta konfirmasinya. Dengan adanya pungutan liar tersebut  yang disertai indikasi mengancam tidak akan memberikan raport kepada anak-anak didik mereka bila tidak memberikan uang senilai RP.240.000 jelas-jelas sangat merugikan pihak orang tua murid sekolah dasar tersebut. Diharapkan pihak Pemerintah Daerah setempat segera mengadakan tindakan tegas dan sanksi bagi ketua komite dan pihak kepala sekolah yang bersangkutan, bila perlu dengan sanksi sesuai hukum dan perundangan yang berlaku. (Hifni)*******

KABID DIDUGA DALANGI PRAKTEK ILLEGAL

Salah satu dompeng yang ditemukan saat razia dan dibakar.
Muaro Bungo,Reportase Kriminal Post – Berdasarkan laporan masyarakat dengan hadirnya dua alat berat eskavator,maka pihak Satpol PP dan segenap aparat langsung mengadakan sidak lapangan. Tim gabungan Satpol PP,TNI, dan Polri pada Rabu 22/02/2012 langsung mengadakan razia aktivitas penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) dan galian C di wilayah Sungai Arang Kecamatan Bungo Dani. Pada razia tersebut , tim menemukan dan menjumpai adanya dua eskavator dan lima mesin dompeng berada di lokasi. Dua eskavator itu diduga untuk melakukan aktivitas galian C. Namun dugaan lainnya yakni menyebutkan untuk kegiatan PETI. Dua eskavator itu terpaksa ditinggal di lokasi karena tidak dapat diangkut keluar dari lokasi. selain itu lima mesin dompeng dibakar petugas secara langsung di lokasi kejadian. Satpol PP hanya mengamankan dua karpet,satu pipa paralon dan satu linggis.  Mulanya kita mendapat laporan dari masyarakat akhirnya kita turun ke lapangan dan di lapangan kita temukan dua alat berat di lokasi,mesin dompengnya kita bakar di tempat,tegas Kakan  Satpol PP Ansori kepada Reskrim Post yang ikut turun langsung ke lokasi. Satpol PP dalam hal itu telah menurunkan 29 anggota bersama 10 orang anggota Polres Bungo dan 4 anggota Kodim 0416 Bute. Hasil investigasi di lapangan dikemukakan terdapat nama yang mengejutkan. Satu oknum PNS di lingkup Pemkab Bungo yang menjabat sebagai kepala bidang di satu SKPD kabupaten Bungo disebut-sebut berada dibalik kegiatan illegal tersebut. Untuk memastikan hal itu, Satpol PP akan melayangkan surat pemanggilan kepada penanggungjawab lapangan,H.Marlon serta Rio setempat,Lahmudin untuk dimintai keterangan. Kita akan memanggil beberapa pihak untuk memastikan nama yang disebut-sebut. Kita belum bisa mengatakan inisialnya,tegas Kasi Wasdik,Abdullah yang diamini oleh Thamrin kepada Reskrim Post. Diuraikan Abdullah,luas lokasi galian C itu menghasilkan pasir minimal 20 truk dalam sehari. Hal itu dikatakannya masuk akal karena aktivitas itu menggunakan dua alat berat sehingga lebih cepat. Minimal mereka dapat menghasilkan 80 hingga 90 kubik dalam sehari,tegasnya. Sementara itu untuk razia PETI , para pelaku banyak melarikan diri begitu petugas sampai di lokasi. Dalam razia tersebut tidak satupun para pelaku yang berhasil diamankan karena berhasil melarikan diri.(Harvery)****





















BERITA FOTO

Aparat bersiap saat pihak penuntut/korban tidak menerima penjatuhan hukuman terhadap terdakwa
Mobil tanki berisi 3000 liter minyak tanah bayung di amankan

Pohon Sawit yang diracun oknum tidak dikenal di Dusun Tanjung Mandiri Sei Bahar.

Pondok yang dihancurkan oknum tidak dikenal di Dusun Tanjung Mandiri Sei Bahar Unit 22

Pohon sawit yang diracun 

Camat Merlung AlMardi dan pengusaha-pengusaha yang meninjau langsung jalan retak di Kilometer 101 Merlung

Pohon sawit mati diracun 

Tugu Pers Di Sipin yang diresmikan Presiden SBY pada HPN ke-27 di Jambi

Candi Muaro Jambi

Razia Dari Polresta Jambi 

Candi Muaro Jambi

Situs Candi Muaro Jambi

Imigran gelap yang berhasil dijaring di Jambi

Aparat bersiap mengamankan sidang di Kejaksaan Negeri Jambi

Proses pembuatan e-KTP di Muaro Jambi

Keributan di sidang gedung Kejaksaan Negeri Jambi

Kayu yang dipergunakan membangun gedung baru SMPN 28 Muaro Jambi

Proses pembuatan e-KTP Muaro Jambi

Kendaraan operasional Dinas Kebersihan yang rusak

Kendaraan operasional Dinas Kesehatan Jambi Yang rusak

Truk Batu bara sedang melintas jalan kota Jambi

Surat konfirmasi kepada PT. Afresh Indonesia Muaro Jambi

Nukilan Karcis masuk situs Muaro Jambi

Nukilan karcis masuk situs Candi Muaro Jambi

Kendaraan Operasional Dinas Kebersihan Jambi yang rusak

Keributan di gedung Kejaksaan Negeri Jambi

Demo dari  LSM GEMPUR di jalan  Provinsi

0

Keributan dalam ruang sidang Kejaksaan Negeri Jambi

UNTRANSPARANCY PERS IN JAMBI PROVINCE BY PWI

Jambi,Reportase Kriminal Post-   On 9th February In Jambi Province will celebrate National Pers Day. On that day will present President  of Indonesian ,Susilo Bambang Yudhoyono. That day is so really event , because The President will sign the Oers Monument In Sipin , Jambi. But Before the Day Come , something Untransparancy happen in Pwi Organisation. There are so many optional dissQuest not transparancy. As we Know PWI is One of media organisation the first time in Indonesia and they be the first for built and be news organisation  in 1946 February as the commend of president rule Republik Indonesia No. 5 1985 and be the support of Indonesian Pers. But In 1999 , 23 September was change the rule with the rules foundation UU No. 11 1966 , UU No. 4 1967 ,  UU No. 21 1982 be UU No.UU No. 40 1999 about Pers in point A, Pers Freedom is one of  realisation of  people will and be the important of part to create people life, be an absolute citizenship and democracy.  On 06th February 2012 was demonstrate  who call their name  Forum Komunikasi Wartawan Jambi in Governor  office and People counsel at Telanaipura Jambi. The Demonstrate always keep in discipline , The Forum Komunikasi Wartawan Jambi wants and tell the statement which is have  11 points. Thera are Fisrt , Cutting out Discrimination Of Pers , Second , Describing the clear and detail to the Real Budget will used  for    National Pers Day In Jambi Province 2012 , Third , How much The cost will spend real in budget from APBN ( The budget of  spending  the Indonesia Country) , Fourth, How much the cost will spend real in budget from APBD ( The budget   spending of Jambi Province ) , fifth, How much the fund from the donatur, sixth ,  Reject the  Monopoly of National Pers Day In Jambi Province By PWI , seventh, Canselling of  the   houses for PWI or PWI as Journalist organisation, eight,  Give it back of the land or return the land Pemda/district asset who was hire  by PWI, ninth, Return the operasional car from District Government which is lend by PWI, tenth , Canselling to inaugurate the Library for Pers Of Jambi  and eleventh , Cutting out of  motto “Jambi Emas from Pers Monument.( Hvr )********