ANGKUTAN BATU BARA MERAJALELA BERKAT SURAT SAKTI PERSETUJUAN

                                                                                                                                                                                       

Truk-Truk Batu bara besar yang melintas dengan leluasa di dalam Kota Jambi

Truk-truk  Batu bara besar yang bebas melintas di dalam Kota Jambi

Jambi,Reskrim Pos     Belakangan ini masyarakat Kota Jambi mengeluh karena kehadiran truk-truk besar seperti fuso,tronton dan lain-lainnya melaju di jalan raya pada siang hari sehingga banyak menimbulkan kecelakaan lalu lintas(LakaLantas). Tidak terhitung banyaknya korban jiwa yang terenggut akibat para supir truk-truk batu bara yang melintas di jalan raya tanpa mempedulikan para pengguna jalan lainnya seperti kendaraan bermotor roda dua. Selama ini pihak pemerintah tidak mau mengambil suatu langkah tegas dalam mendisiplinkan kendaraan-kendaraan jenis besar tersebut. Beberapa dan sejumlah masyarakat yang berdomisili di wilayah yang dilalui oleh truk-truk besar tersebut yang namanya enggan disebutkan mengatakan kepada RESKRIM-P, bahwa selama ini kami sangat terganggu dengan adanya truk-truk jenis besar yang melintas di wilayah kami selain debu yang ditimbulkan juga bahaya kecelakaan lalu lintaas yang sering terjadi dan merenggut korban jiwa. Korbanpun jatuh dari berbagai pihak mulai anak-anak sampai orang dewasa kemudian para pengendara kendaraan bermotor roda dua. Dan Sejumlah Instansi terkait yang berhasil dikonfirmasi tidak memberikan banyak pernyataan atas kejadian dan melintasnya truk-truk besar yang melintas pada pagi dan siang hari di wilayah yang arus lalu lintasnya padat seperti para pelajar yang menggunakan jalan raya dengan kendaraan bermotor roda dua, juga anak-anak sekolah yang berjalan kaki. Dikatakan pula oleh masyarakat Kota Jambi,”bahwa selama ini mobil truk-truk tersebut juga ugal-ugalan di jalan tanpa mempedulikan keselamatan orang lain atau pengguna jalan yang lain. Sementara pihak Polisi Lalu Lintas (Polantas Kota Jambi) tidak berkomentar apa-apa, hanya mengatakan bahwa pihak pengusaha batui bara tersebut di back-ingi oleh oknum-oknum yang berkedudukan sehingga kita susah untuk menertibkannya. Kemudian dari pihak pemerintah Kota Jambi sendiri, tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap pengusaha batu bara yang bertaburan di Kota Jambi. Masyarakat dalam hal ini kepada RESKRIM-P mengatakan,”biarlah pemerintah dalam hal ini pelayan masyarakat, harus mengambil tindakan tegas seperti mengurangi jumlah tonase muatan truk batu bara atau mengambil suatu keputusan atau langkah untuk n dan kepada pengusaha batu bara untuk mengopersionalkan angkutannya untuk bergerak di malam hari. Dengan adanya truk-truk yang berjalan di malam hari dimana aktivitas masyarakat pengguna jalan sudah mulai berkurang tidak seperti di pagi dan siang hari. Dalam hal ini aspirasi masyarakat Kota Jambi kepada pemerintah Provinsi dan Kota Jambi cepat tanggap dan segera mengambil langkah. Dan Diharapkan juga pihak Pemerintah Pusat Jakarta dapat mengadakan tinjaun langsung atas peristiwa maupun aktivitas kendaraan-kendaraan batu bara dan bila perlu pihak pemerintah Pusat Jakarta dapt mengadakan langsung peraturan secara kompeten untuk mengatasi permasalahan tersebut. Bila terjadi pelanggaran masalah kesriusan tersebut yang menyentuh hukum-hukum yang berlaku dan di manfaatkan oleh oknum-oknum yang berkepentingan. Diharapkan ditindak secara hukum dan ketentuan Undang-Undang serta Peraturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI). ( Hvr )******
Iklan

KINERJA PLN JAMBI TIDAK PROFESIONAL

Jambi,Reportase Kriminal Post-  Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia sehingga dengan adanya gangguan listrik membuat kehidupan manusia menjadi tidak seimbang. Jambi salah satu Provinsi yang saat ini sedang menuju kepada perkembangan yang sangat pesat berbagai populasi manusia bertumbuh dengan baik dan pesat bahkan secara khusus pertumbuhan dan perkembangan perusahaan-perusahaan yang dikatakan secara signifikan sangatlah banyak. Terutama perusahaan yang bergerak di segala bidang sehingga konsumsi listrik merukan suatu kebutuhan yang sangat essensial sekali. Pernyataan dari pihak PLN(Perusahaan Listrik Negara)bahwa selama ini akan diadakan perbaikan fasilitas seperti penambahan Trafo primer di sejumlah kawasan dan trafo sekunder. Namun hingga detik berita ini naik,pihak PLN hanya membisu sedangkan sejumlah masyarakat Provinsi Jambi yang merasa dirugikan ,dalam hal ini arus api tegangan listrik mengalami ketidak-stabilan sehingga menciptakan suatu ekses baru yakni dengan rusaknya sejumlah peralatan yang menggunakan fasilitas listrik sebagai medianya. Bahkan ketika sejumlah pihak berwenang yang dikonfirmasi oleh pihak RESKRIM selalu tidak berada di tempat dengan alasan sedang rapat,dinas luar dan lain-lain.Dalam permasalahan ini,pihak tokoh masyarakat dan masyarakat sendiri mengharapkan penjelasan secara spesifik kepada pihak Perusahaan Listrik Negara(PLN) tentang penerangan. “Bila memang kondisi PLN(Perusahaan Listrik Negara) tidak memiliki kapasitas mesin yang memadai untuk penerangan , sebaiknya tidak lagi menambah jumlah pemasangan baru sehingga tidak terjadi “Broke dawnnya Listrik di sejumlah areal “. Diharapkan pihak PLN(Perusahaan Listrik Negara) dapat meninjau kembali prosedur pemasangan baru dan prosedur kemampuan kapasitas pihaknya dalam melayani pelanggan baru.( Hvr )******