Arsip Tag: PENDIDIKAN

Aksi HMI,Tuntut Pemerintah Peduli Pendidikan

Jambi~RESKRIM
Puluhan  mahasiswa yang menamakan diri mereka  Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Jambi,menggelar aksi damai di bundaran BI ,Telanaipura pada Selasa,02/05 sekira pukul 10.30WIB.
Dalam aksi ini,para mahasiswa menuntut 6 hal kepada Pemerintah. Di antaranya;kesatu,meminta menghentikan komersialisasi pendidikan dengan mengedepankan semangat pendidikan itu sendiri. Kedua,meminta pemerintah mengembalikan pendidikan atau pengetahuan sejarah di setiap sekolah pada kota dan kabupaten. Ketiga,meminta pemerintah kota kabupaten,membentuk regulasi pembiayaan pendidikan bagi setiap sekolah dan PT melalui Perda dan Pergub sehingga tidak terjadi pungli. Keempat,meminta transparansi anggaran 20 persen,yang disebutkan dalam UUD 1945 Padal31 ayat ke-3. Kelima,meminta kepada para kepala sekolah dasar,menengah,PTN dan PTS agar tidak menaikkan uang spp dan kepentingan lainnya dengan alasan yang tidak mendasar. Keenam,meminta agar sasaran beasiswa yang diperuntukkan bagi yang tidak mampu dan berprestasi dilaksanakan dengan tidak memandang hubungan kekerabatan dan keluarga.
Pada aksi tersebut,mahasiswa membakar ban bekas yang sempat mengundang perhatian segenap aparat penegak hukum.
Sejumlah mahasiswa yang menamakan diri HMI ketika diminta keterangan pada Selasa,02/05 yang juga tak ingin nama mereka disebutkan mengatakan,”kami sangat berharap pemerintah dapat mengakumulir permintaan kami,demi kemajuan bangsa ini,katanya.(Alan)

Mendikbud:nilai unbk bisa buat siswa lebih jujur,ini alasannya

Malang_Reskrim
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Dr Muhadjir Effendy menyatakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) akan menjadikan siswa lebih jujur karena soal yang mereka hadapi tidak sama antara yang satu dengan lainnya.
“UNBK yang sudah dilakukan sejak tahun lalu, sekarang juga semakin dikembangkan. Tahun ini, soal yang akan dihadapi tiap siswa lebih banyak variasi, sehingga bisa jadi setiap siswa memegang soal yang berbeda satu sama lain,” kata Mendikbud di sela inspeksi mendadak di SMK PGRI 3 Malang, Jawa Timur Sabtu (25/2) lalu.

Selain itu, kata dia, dengan UNBK ini membuat integritas siswa tak perlu lagi dipertanyakan. Sebab, peserta ujian harus mengerjakan sendiri, sehingga bisa dipastikan mereka lebih jujur, meski soal-soal UNBK nantinya hanya berupa pilihan ganda. Menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu, secara nasional siswa sudah memiliki perasaan malu jika tidak memilih ujian menggunakan UNBK.

“Kalau bisa memang semuanya menggunakan UNBK. Tapi, jika tidak harapannya bukan karena alasan tidak mau atau tidak ada niat tapi karena ada kendala teknis, sehingga tidak ada pilihan lain selain menggunakan paper-based test,” katanya.

Akan tetapi, kata Muhadjir, untuk pendidikan kesetaraan bisa menggunakan UNBK atau tidak. “Kalau kesulitan ya tidak apa-apa menggunakan kertas, tidak akan dipaksakan,” ucapnya.

Meenggunakan UNBK, Muhadjir berharap akan ada dua kecakapan yang didapat oleh para siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan kecakapan mengenai materi bahan ujian, tapi juga kemampuan menggunakan alat teknologi informasi.

Sementara itu, Mendikbud melakukan inspeksi mendadak ke SMK PGRI 3 Malang yang menjadi lokasi lokasi UNBK mitra 10 SMP di kawasan Kabupaten dan Kota Malang. Inspeksi tersebut dilakukan untuk memonitor kesiapan SMK PGRI 3 Malang dalam melaksanakan simulasi kedua UNBK SMP yang akan dilaksanakan Senin-Selasa, (27-28/02) dengan jumlah peserta sebanyak 1.008 siswa.

Mendikbud mencoba log in pada salah satu komputer yang berada di ruangan lantai 3 SMK PGRI 3 Malang. Di SMK tersebut terdapat 330 komputer dan 40 komputer cadangan. Setelah mencoba dan mengecek komputer, jaringan serta server, Muhadjir mengatakan bahwa SMK PGRI 3 telah siap untuk melakukan simulasi UNBK SMP pekan depan. “Ini adalah contoh sekolah yang sudah siap untuk pelaksanaan UNBK meskipun jumlah siswa dan komputer yang digunakan cukup banyak,” tutupnya.(yok)

KAILANI MEMINTA,BUKAN HANYA ASN TETAPI PERANGKAT DESA HARUS NETRAL PADA PILKADA MUAROJAMBI 201700

M

    uarojambi_RESKRIM

    Mengantisipasi potensi pelanggaran pilkada yang diprediksi bakal marak di Muaro Jambi, Pejabat Bupati Muaro Jambi, Kailani meminta kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ruang lingkup Kabupaten Muaro Jambi untuk tetap Netral pada pemilihan bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi tahun 2017 mendatang.
    Dikatakannya,bukan hanya pegawai negeri saja melainkan kepala desa dan perangkat desa pun harus mengambil sikap netral terhadap event pesta demokrasi pada pilbup tahun 2017 ini.ungkapnya beberapa waktu lalu.
    Dilarang keras bagi ASN dan kepala desa serta perangkat desa untuk turut dalam kancah pilbup dengan politik praktis,sebutnya.
    Harapan beliau,siapapun yang masih berstatus ASN dan kepala desa juga perangkat desa,tak diizinkan dalam politik praktis,baiknya adalah bersikap netral.(Harvery)

JOKO WIDODO: SAYA MINTA PEROMBAKAN DEMI KUALITAS PENDIDIKAN

Jakarta_RESKRIM

Perubahan kurikulum sudah membuat guru menjadi gelisah kini Prsiden meminta menttri pendidikan untuk melakukan perubahan besar agar tujuan pendidikan berkulitas bisa tercapai. Presiden Joko Widodo menyampaikan dalam rapat terbatas dengan topik Efektivitas Belanja Pendidikan dan Kesehatan pada APBN di Kantor Presiden Jakarta pada 05/10 beberapa waktu lalu.

“Saya minta dilakukan perombakan besar-besaran untuk peningkatan kualitas pendidikan,” kata Jokowi.

Permintaan ini cukup beralasan, karena anggaran pendidikan yang menimal 20 persen selalu meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah APBN yang juga meningkat setiap tahun, Namun pendidikan kita masih tetap stagnan dan di beberapa daerah malah turun kualitas pendidikannya. Anggaran yang besar di harapkan tepat sasaran dan fokus pada satu program.

“Mestinya kita harus fokus pada upaya membuat belanja pendidikan dan kesehatan betul-betul bisa tepat sasaran. Jangan sampai anggaran yang semakin meningkat tapi hasilnya tidak maksimal atau belum maksimal,” ucap Presiden.

Presiden sangat mengharapkan akses pendidikan kepada siswa yang tidak mampu untuk mendapatkan pendididikan berkualitas di nusantara, secara efektif dan tepat sasaran, agar pemerataan kulitas pendidikan juga menjangkau siswa yang tidak mapu di pelosok daerah, serta menghindari anak putus sekolah karena tidak mempunyai biaya.

“Saya minta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menuntaskan distribusi Kartu Indonesia Pintar dan pastikan bahwa kartu itu betul-betul menjangkau siswa-siswa miskin dan tepat sasaran,” kata Jokowi.

Presiden juga meminta supaya infrastruktur pendidikan untuk diperbaiki. Terlebih, ia telah mendapat informasi bahwa dari 1,8 juta ruang kelas yang ada di Indonesia, hanya 466 ribu yang dalam kondisi baik dan dari 212.000 sekolah, ada 100.000 sekolah yang belum memiliki perawatan pendidikan.

Semoga saja perubahan kebijakan sekolah ini mampu menaikkan kulitas pendidikan indonesia bukan perubahan pada kurikulum dan waktu sekolah saja, namun infrastruktur dan kesejahteraan guru baik swasta, honorer, dan PNS.(Anton H)

PENGADAAN MEUBELER SEKOLAH DARI DIKNAS MUARO JAMBI TAHUN ANGGARAN 2016 DIDUGA FIKTIF

22102010226


MUARO JAMBI_RESKRIM
Pengadaan meubeler sekolah untuk jenjang pendidikan SMPN di Muaro Jambi diduga fiktif. Pasalnya,sejumlah sekolah SMPN yang ada di Kabupaten Muaro Jambi hingga saat ini belum menerima meubeler tersebut. Hal tersebut dikemukakan oleh Malik Mahfudi,S.Pd Kepala sekolah SMPN 28 Desa Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi ketika dikonfirmasi pada Kamis,14/09 terkait penyerahan pengadaan meubeler sekolah SMPN dari Diknas Muaro Jambi kemarin mengatakan,” saya sudah lama mengusulkan kepada Diknas Muaro Jambi tentang kurangnya meubeler namun hingga saat ini sama sekali belum menerimanya,sebutnya.22102010228


Ketika ditanyakan lebih lanjut,terkait kunjungan Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi,Ulil Amri pada Kamis,14/09 kemarin, Malik mengatakan,” Kepala Dinas hanya melaksanakan tinjauan langsung ,apakah meubeler diterima oleh sekolah bersangkutan atau belum.

Di samping itu beliau juga membahas tentang ada isu akan dibangunnya jalaur trans sumatera di kawasan sekolah. Intinya,kami sama sekali belum menerima meubeler seperti yang disampaikan oleh Kadis Pendidikan Muaro Jambi,hal yang serupa juga dialami oleh rekan kami di SMPN Desa Suka Maju,imbuhnya.

Untuk SMPN 28 ,kami masih membutuhkan 50 set meubeler dan telah kami ajukan namun realisasinya belum juga ada,sementara kunjungan Kadis hanya untuk memastikan. Apakah kami ada terima atau tidak.

Apakah pengadaan meubeler SMPN yang disampaikan kepada bapak oleh Kadis,benar ada namun tidak dilaksanakan alias fiktif? Malik Mahfudi tidak bersedia memberikan komentarnya.

Guna memastikan kejanggalan tersebut,Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi,Ulil Amri secara langsung disambangi untuk diminta keterangannya pada Kamis,14/09 kemarin. Namun dirinya mengatakan,”saya masih banyak tempat yang harus saya tinjau lagi sembari menaiki kendaraan dinasnya tanpa komentar dan langsung beranjak meninggalkan SMPN 28 Desa Sebapo.**Harvery**

SMP 46 TANGKIT MUAROJAMBI PAGAR ROBOH BANGUNAN RINGSEK KE DALAM

Tembok pagar sekolah SMPN 46 Desa Tangkit Kabupaten Muarojambi yang roboh.RESKRIM.Doc
Tembok pagar sekolah SMPN 46 Desa Tangkit Kabupaten Muarojambi yang roboh.RESKRIM.Doc

MUAROJAMBI
Bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri(SMP) 46 Desa Tangkit Kabupaten Muarojambi ringsek ke dalam akibat pendirian bangunan gedung sekolah tersebut di atas lahan gambut yang dihibahkan masyarakat kepada Dinas Pendidikan Nasional Muarojambi.

Berdasarkan pantauan harian ini pada Senin,15/08 kemarin,ruangan kelas ringsek ke dalam,dinding bangunan pada retak di bagian bawah. Sementara pagar keliling sekolah rubuh tergeletak sekitar 2 bulan yang lalu,sebut Sukamdi,S.Pd Kepala Sekolah SMPN 46 Desa Tangkit Kabupaten Muarojambi.

”dan bukan hanya itu saja,infrastruktur seperti jalan menuju ke SMPN 46 juga tidak mendapatkan perhatian sejak tahun 2012 hingga sekarang. SMPN 46 Desa Tangkit Muarojambi tersebut berada di tengah-tengah perkebunan nanas,mana adalah yang melirik dan memperhatikan wilayah sekolah ini,sesal Sukamdi.

Secara bersamaan,Kabid Diknas Muarojambi,Azhari saat diminta keterangannya terkait ringseknya bangunan SMPN 46,dasar dinding yang retak dan pagar yang rubuh via seluler sama sekali tidak memberikan jawabannya.

Lebih lanjut,ditambahkan Kepala Sekolah,Sekolah SMPN 46 Desa Tangkit Muarojambi yang hanya memiliki 89 siswa tersebut tetap melangsungkan Proses Belajar Mengajar meskipun kondisi lapangan khususnya jalan tidak layak bahkan ketika hujan turun,jalan tersebut licin dan susah dilalui,guru juga pernah jatuh akibat hal itu,tutupnya.**Harvery**

DEWAN MUAROJAMBI MINTA KADIS DIKNAS TINDAK TEGAS KEPSEK SMKN 10

Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc
Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc

MUAROJAMBI
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi A Kabupaten Muaro Jambi Meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindak tegas kepala Sekolah SMKN 10 Muaro Jambi yang telah membiarkan siswa kelas jurusan Otomotif tidak belajar sekitar selama tiga bulan. Lebih lanjut, ditambahkannya ungkapan Kadis Pendidikan Nasional Muarojambi mengenai masa transisi/peralihan terhadap kelalaian Kepsek SMKN 10 Muarojambi tersebut yang jelas-jelas telah merugikan para siswa,kan SK dan keputusannya belum ada sama sekali,Nah ,jadi hal tersebut masih merupakan kewenangan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Muarojambi,terkait hal tersebut dapat memutasi atau mengganti Kepsek SMKN 10 itu.

DSC_0037[1]
“Seharusnya selaku Kepala dinas pendidikan muarojambi beliau harus menindak tegas kepala Sekolah SMK N 10 Muaro Jambi, karena telah merugikan siswa,” kata H Ramli B anggota Komisi A saat dikonfirmasi di ruangannya pada ‎Rabu, 27/07 kemarin. Dikatakannya, perbuatan kepala sekolah tersebut telah lalai dalam melakukan kewajibannya sehingga siswa melakukan aksi protes, seharusnya kepala sekolah harus bisa mengambil inisiatif ‎untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekolah.
“‎kalau gurunya gak ada dak usahlah diadakan mata pelajarannya daripada jadi masalah,” tegasnya

Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc
Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Ulil Amri mengungkapkan,” pihaknya tidak bisa mengambil tindakan kepada kepala sekolah SMKN 10 tersebut karena sedang dalam masa transisi peralihan SMA sederajat dari kabupaten ke provinsi,sebutnya.
Ia berharap kepala sekolah dapat mengelola manejemen sekolah dengan baik, dan mampu mengatasi permasalahan yang ada di sekolah dan tidak membiarkan permasalahan tersebut berlarut-larut.
” seharusnya kepala sekolah dalam hal ini pandai memanajemen sekolahnya, dan punya inisiatif sendiri untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di sekolahnya,” tutupnya.**007***