NASIB RAKYAT INDONESIA MENJELANG KENAIKKAN BBM

Jakarta,Reportase Kriminal Post       Baru beberapa saat masih terdengar yel-yel teriakan para demonstran mahasiswa membela dan memperjuangkan nasib rakyat Indonesia yang begitu teriris ketika isu dan keinginan Pemerintah Indonesia yang hendak menaikkan harga BBM(Bahan Bakar Minyak) dari nilai RP 4.500 menjadi 6.000.    Siapa tidak menangis dan teriris ketika harga-harga subsidi seperti BBM dinaikkan???
Kenaikkan harga BBM selalu diperhitungkan  dan ditimpakan kepada rakyat sedangkan pihak Pemerintah tidak pernah memikirkan akan nasib yang akan terjadi pada rakyat kecil dan papah bahkan secara ekonomi dan matematis ,Pemerintah hanya selalu mempertimbangkan hasil dan perubahan minyak duniasedangkan aktivitas yang menggunakan Anggaran dan Belanja Negara yang tidak bermanfaat seyogianya bila dipikirkan kembali tidak pernah menjadi perhatian dan keseriusan pihak Pemerintah untuk meniadakan pengeluaran yang bersifat mubasir tersebut.
Bila Pemerintahan selalu bersikap demikian , apakah yang akan terjadi digenerasi miskin yang akan datang kelak sedangkan saat ini saja rakyat Indonesia banyak yang miskin dan pengangguran??? Di tengah gejolak sidang paripurna,masyarakat dan para mahasiswa dengan ambisi dan semangat meminta kepada Pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM namun dalam perjuangan tersebut , para mahasiswa yang menjadi pionir dalam gebrakan untuk menggugah Pemerintah malah mendapatkan perlawanan dan dihadapkan dengan para aparat hukum yang dalam arti tidak lagi memiliki kode etik dan bertindak dengan emosional. Kearoganan pihak penegak hukumlah yang mengakibatkan timbulnya sikap demonstrasi para mahasiswa menjadi brutal dan anarkhis.
Sejumlah mahasiswa yang namanya enggan disebutkan menegaskan,bahwa mereka merasa tidak suka dengan para penegak hukum seperti polisi yang terlalu arogan dan selalu mengganggap rakyat seperti musuh dan bukannya saudara setanah air lagi. Perlawanan terpaksa dilakukan oleh mahasiswa dengan brutal dan anarkhis karena para mahasiswa merasa diri mereka sebagai kaum intelektual muda tidak lagi dipandang sebelah mata bahkan Pemerintah dalam hal ini para anggota dewanpun yang dikatakan memiliki intelektual namun tidak memiliki hati nurani,bagaimana nasib rakyat Indonesia tidak lagi menjadi perhatian dan simpati mereka. Padahal dikatakan oleh para mahasiswa yang enggan namanya disebutkan menegaskan, anggota dewan sebagai wakil rakyat namun tidaklah mewakili rakyat melainkan malah memusuhi rakyat. Rakyat Indonesia menjerit dan merana namun Pemerintah hanya menutup mata seakan tidak ada sesuatu yang terjadi dengan rakyat mereka dari berbagai pelosok tanah air.Demo beberapa waktu lalu juga telah menciptakan berbagai hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan  kesan tidak harmonisnya bangsa ini,khususnya Pemerintah terhadap rakyatnya dan telah menciptakan bentrokan-bentrokan yang seharusnya tidak terjadi dari kedua belah pihak.( Ant H )**********

PT PUSRI PERKETAT DISTRIBUSI PUPUK

Jambi,Reportase Kriminal Post             Beberapa waktu lalu diungkapkan dan ditegaskan oleh manager PT PUSRI Jambi kepada Reportase Kriminal Post,bahwa pihak PT PUSRI secara langsung akan menertibkan dan mengupayakan kelangkaan pupuk di Provinsi Jambi tidak akan terjadi lagi. Ditegaskan oleh Gunawan manager baru pengganti Adriansyah manager yang lama. Di tengah kesibukkannya,beliau dengan rendah hati menegaskan kepada Reportase Kriminal Post,bahwa selama ini alokasi pupuk dari PT PUSRI begitu tepat namun ternyata praktek di lapangannya ternyata jauh berbeda sekali ujar beliau. 
Dengan ini pihak PUSRI sendiri akan menerapkan tingkat kedisiplinan dan kesigapan aktivitas PT Pusri melalui  secara online,dengan demikian akan lebih memastikan kebutuhan para petani yang sesungguhnya di lapangan. Namun mengenai RDKK itu adalah domainnya kedinasan ,tegas Gunawan Yusuf lagi kepada Reportase Kriminal Post. Dengan adanya perubahan warna pada pupuk PUSRI pun  sudah merupakan langkah bijak PT PUSRI untuk menyikapi kesimpangsiuran pupuk selama ini sehingga selalu salah dan melenceng di lapangan. Pada dasarnya pupuk PUSRI tidak kekurangan melainkan selalu ditambah sehingga dapat memenuhi kebutuhan para petani akan pupuk. Dikatakan juga oleh Gunawan,bahwa apabila ada pupuk subsidi yang berada dan di bawa ke perkebunan  maka pihak KP3 akan segera menindaklanjutinya secara hukum. Ditambahkan oleh Gunawan Yusuf ,bahwa selama ini distributor yang resmi di Provinsi Jambi berjumlah sekitar 26 Distributor sedangkan eceran berjumlah sekitar 400 an.
Dengan demikian diperlukan kerjasama dari semua pihak,masyarakat petani,LSM dan para wartawan untuk memantau keberadaan pupuk PUSRI di lapangan agar tidak terjadi salah alokasi. Bila ditemukan adanya kekeliruan dalam pendistribusian dan tempat yang salah,silahkan laporkan kepada KP3 dan akan segera ditindaklanjuti secara hukum,tegas Gunawan di akhir pembicaraannya kepada Reportase Kriminal Post. PT PUSRI dan kita mengharapkan bahwa para petani dapat mendapatkan pupuk subsidi secara merata.( Hvr )****************

GEDUNG DISFUNGSI AJANG TEMPAT MESUM

 Merlung-Tungkal Ulu       Reportase kriminal post  berdasarkan informasi yang didapat dari sejumlah masyarakat yang berdomisili di wilayah dekat gedung Puskesmas di Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat ,bahwa setiap hari sering terjadi hal-hal yang negatif di gedung Puskesmas yang sampai saat ini belum difungsikan sebagai ajang tempat untuk melakukan perbuatan mesum. Ketika Reportase Kriminal meninjau ke lapangan berdasarkan informasi masyarakat guna memastikan  laporan dan keluhan masyarakat setempatinformasi tersebut,ternyata informasi dan keluhan masyarakat Merlung tersebut ada benarnya.Ternyata Reportase Kriminal menemukan dua pasang muda-mudi dari pelajar yang sedang melakukan perbuatan mesum di dalamnya dan saat akan dikonfirmasi,kedua pasangan tersebut berhasil kabur ke arah semak-semak yang ada di belakang gedung itu. Gedung Puskesmas Merlung,Jambi telah selesai pembangunannya,tinggal melengkapi fasilitasnya saja. Namun sangat disayangkan hingga saat ini tidak jelas kapan gedung tersebut digunakan. Penggunaan gedung Puskesmas hingga saat ini belum diketahui dengan pasti,tegas masyarakat yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post.Gedung Kesehatan(Puskesmas) yang megah itu saat ini sering digunakan anak sekolah putra maupun putri dari salah satu SMA dan SMK untuk bertemu baik pada siang maupun malam hari yang selanjutnya berbuat mesum di sana,tegas masyarakat.Hal tersebut disebabkan tidak kunjung difungsikannya gedung itu. Kondisi gedung berbiaya sangat besar itu,kaca-kaca jendelanya sudah berpecahan,daun pintu berlepasan dari engselnya. Fasilitas lainnya sebagian juga sudah pada rusak. Ada apa dengan gedung kesehatan yang dibangun 2 tahun silam tersebut tidak dimanfaatkan,tegas masyarakat. Dari informasi yang didapat dari masyarakat ,memang ada benarnya. Gedung yang begitu megah itu sudah selalu dipergunakan oleh remaja untuk melakukan perbuatan mesum. Tidak tanggung-tanggung,pemerintah menyediakan biaya miliaran untuk pembangunan gedung kesehatan namun tidak difungsikan sehingga kini gedung kesehatan tersebut menjadi ajang tempat mesum.Salah seorang petugas Kecamatan yang enggan namanya disebutkan menegaskan,”Bahwa seluruh anggaran biaya yang dipergunakan miliaran rupiah untuk membangun gedung Puskesmas di Kecamatan Merlung,Jambi Indonesia dan dalam hal ini,kami juga tidak tahu kapan gedung tersebut difungsikan dan siapa yang akan menempatinya. Ditambahkannya,menurut dirinya gedung tersebut dibangun semasa Bupati yang lalu dan sekarang Bupatinya juga sudah lain pula. Bila ditinjau dari segi kelayakan,memang gedung tersebut memang belum layak dibangun namun kala itu kemungkinan ada unsur politiknya maka gedung itu dibangun. Setelah gedung tersebut selesai dibangun tidak dapat difungsikan dan uang bernilai miliaran rupiahpun mengalir dan  menguap sia-sia saja ,tegasnya kepada Reportase Kriminal Post.

MARAKNYA KAYU ILLEGAL DI PROVINSI JAMBI DENGAN DALIH MEMILIKI IZIN RESMI

Muaro Jambi,Reportase Kriminal Post    maraknya jenis-jenis kayu yang dilarang oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia seprti kayu Bulian, kayu Meranti namun kini di Provinsi Jambi dengan maraknya beroperasional dengan dalih setiap dikonfirmasi selalu mengatakan bahwa, memiliki surat izin yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah.  Sebahagian masyarakat dan para tokoh ulama yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post menegaskan , bahwa sungguh heran,”katanya jenis-jenis kayu yang dilarang oleh Negara kita kok masih bisa beredar dengan bebas di Provinsi Jambi. Sungguh suatu hal yang menyedihkan, apalagi dengan alasan dan dalih bahwa, pihak pemerintah yang telah mengeluarkan surat izin untuk  beredarnya kayu-kayu jenis tersebut. Namun ketika pihak instansi pemerintah khususnya Dinas Kehutanan, mereka menegaskan bahwa tidak pernah mengeluarkan izin untuk beredarnya jenis-jenis kayu yang dilarang oleh Undang-Undang itu. Herannya lagi jika memang pihak Dinas Kehutanan tidak tahu menahu tentang hal itu , mengapa dalam surat tersebut tertera kop Dinas Kehutanan,contohnya FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) yang menjadi andalan para pengusaha atau pemain kayu di Provinsi Jambi.  Reportase Kriminal Post , mendapatkan rekaman dari salah seorang Narasumber yang namanya enggan disebutkan telah berhasil mengambil rekaman secara tersembunyi melalui kamera seluler terhadap suatu tempat yang berada di lokasi Kebon IX kecamatan Sei Gelam Muaro Jambi dimana di tempat tersebut bertumpuk dan terjadi pengiriman maupun penerimaan jenis-jenis kayu yang selain dilarang juga dengan leluasa beroperasional hingga kini. Dari Dugaan sementara terhadap oknum pemain tersebut disebutkan oleh narasumber bernama Irawan. Diharapkan Pemerintah,khususnya Dinas Kehutanan dan Penegak Hukum yakni Polri dapat menindaklanjuti proses penyidikan terhadap para pemain kayu Illegal yang begitu marak dan  semakin menjadi saja di Provinsi Jambi. Kepada Kapolda Jambi untuk bertindak lebih tegas dan mengakkan hukum secara proporsional dan tanpa pilih buluh lagi terhadap keadaan sekarang ini. Harapan masyarakat Provinsi Jambi semua itu dapat dituntaskan tanpa terkecuali dan bila ada indikasi aparat hukum yang terlibat , Kapolda Jambi dapat menindaknya secara hukum dan memeja-hijaukan oknum-oknum tersebut.( Hvr )*******************

PEMERINTAH DAERAH KOTA JAMBI MENJUAL ASSET NEGARA???

Jambi, Reportase Kriminal Post.  Hari ini demo aksi terhadap Pemerintah Daerah Provinsi Jambi kembali terjadi sebagai tindak lanjut atas demo beberapa hari yang lalu. Hal tersebut dilakukan karena  pihak demonstran dan masyarakat tidak dan belum menerima pernyataan sikap Pemerintah Daerah Provinsi Jambi yang diduga telah dan akan menjual asset milik Negara kepada oknum yakni pihak swasta . Asset yang dimaksud berada di terminal simpang kawat Provinsi Jambi, yang ditentukan dan direncanakan akan dibangun fasilitas mall.

Masyarakat Kota Jambi,Khususnya yang menjadi pedagang dan berdomisili di  wilayah Terminal Simpang Kawat ,Kota jambi merasa kecewa


Salah seorang masyarakat yang menunjukkan bunyi seruan mereka melalui tulisan di atas karton di halaman gedung Walikota Jambi


Asisten I Kota Jambi,Yan Ismar , Kakan Satpol PP Kota Jambi, Sabrianto dan Asisten II Kota Jambi, Abdullah di tengah demo aksi Aliansi LSM Penyelamat Aset daerah Kota Jambi







Demo aksi berlangsung pukul 10.30 WIB yang dilangsungkan di Depan Gedung DPRD Kota Jambi dan Gedung Walikota Jambi. Demo aksi yang dilakukan berlangsung tertib.  Dalam  demo tersebut pihak masyarakat dan aliansi LSM Penyelamat Aset Daerah Kota Jambi memiliki point-point pernyhataan sikap mereka yakni, 1) Menuntut DPRD Kota Jambi untuk tidak menyetujui rencana alih fungsi Terminal Simpang Kawat menjadi mall dan menuntut DPRD Kota Jambi untuk segera membentuk panitia Hak Angket rencana alih fungsi Terminal Simpang Kawat , 2) Menuntut Walikota Jambi , Bambang Prianto meminta maaf secara terbuka di Media Massa baik media cetak maupun media elektronik kepada masyarakat Kota Jambi atas kekeliruan dan indikasi kebohongan terhadap publik terkait terbitnya surat rekomendasi UKL dan UPL dari BLH ( Badan Lingkungan Hidup ) Kota Jambi atas nama PT. Ramayana Lestari Sentosa, 3 ) Menuntut Walikota Jambi segera membatalkan rencana alih fungsi Terminal Simpang Kawat untuk dijadikan mall ,tegas Amrizal A. Munir  koordinartor aksi lapangan kepada Reportase Kriminal Post (Kamis , 22/03/2012 ) di halaman kantor walikota Jambi.  Anehnya lagi kata Amrizal A. Munir ,bahwa alamat surat edaran kepada PT. Ramayana Lestari Sentosa setelah dicek , ternyata tidak ada alias alamat palsu dan mengenai hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi, Syahrasadin bahwasannya alamat tersebut salah ketik.

Surat pengaduan ke Kapolda Daerah Jambi yang telah diajukan  oleh Aliansi penyelamat asset daerah kota Jambi




Sejumlah Tandatangan dan stempel Para Aliansi LSM Kota Jambi Dalam Surat pengaduan ke Kapolda Jambi



Beberapa tembusan surat yang dilayangkan oleh Aliansi LSM penyelamat asset Daerah Kota Jambi


Suasana aksi di Gedung Walikota Jambi


Masyarakat dan Aliansi sedang orasi di halaman Gedung Walikota Jambi


Tampak Yan Ismar,  Asisten I(serbelah kiri ), Sabrianto Kakan Satpol PP Kota Jambi ( tengah ) dan Abdullah ,Asisten II ( sebelah kanan) di depan halaman kantor Walikota Jambi di tengah masyarakat yang sedang menyampaikan orasinya








Demo aksi tersebut terdiri dari aliensi LSM sebanyak 41 LSM yang berada di Provinsi Jambi.  Dalam aksi tersebut , pihak masyarakat dan para LSM juga belum mendapatkan pernyataan sikap dan pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kota jambi atas dugaan telah menjual asset Negara yakni terminal Simpang Kawat,Kota Jambi kepada pihak swasta yang rencananya akan dibangun sebuah mall.  Pihak Pemerintah Daerah Kota Jambi , khususnya walikota, Sekda dan Kepala Dinas BLHD ( Badan Lingkungan Hidup Daerah ) tidak berada di tempat dengan alasan ada yang di Jakarta, Ada survey dan lainnya.  Sementara Pihak Pemerintah Daerah Kota Jambi hanya menurunkan Asisten I , Yan Ismar dan Asisten II , Abdullah untuk mencoba menciptakan suasana agar lebih bersahabat. Namun dalam hal itu Asisten I dan Asisten II tidak dapat berbuat banyak. Sementara pihak Kakan Satpol PP Kota Jambi, Sabrianto juga tidak dapat berbuat banyak.( Hvr )*****






Jambi, Reportase Kriminal Post      Today in Jambi Town was happen demo by a  society group to  show and let  their voice  to the town Government  for  cansselle their ambition  to sell jambi town asset to the  personal companny. Which is Quest was  doing a wrong thing. On that demo there is no conflict just small debate. On the condition ,  as A Jambi Town chief, Bambang Prianto  can’t present , the Town of Jambi secretary  also can’t present and the Environment Chief ( BLHD ) also can’t  present with the reason ” survey to the field”.    ( Hvr ) *******

BERITA PHOTO WILAYAH PROVINSI JAMBI

Salah satu depot pengisian ulang air minum di Mestong  Muaro Jambi  yang setelah diteliti dan diperiksa oleh dinas kesehatan Muaro Jambi ternyata tidak sehat namun hingga saat ini depot-depoot tersebut masih beroperasi.

Vir , salah kemasan air minum yang ditemukan di Desa Parit dan di dalamnya berisi endapan lumpur dan bintik hitam dan diduga tidak higienis Di Provinsi Jambi .

Berbagai jemis dan ragam reklame yang bertaburan di Provinsi Jambi dan dapat ditemukan dimana saja sekilas mata memandang.

Stempel Kepala DEsa yang , kononnya oleh pihak pengelola  sumur sehat CWSHP dipinjamkan oleh Kadesnya.

Salah satu stempel Kepala Desa, yang dimanfaatkan  untuk meraup sejumlah keuntungan bagi pengelola sumur sehat CWSHP di Provinsi Jambi dan melibatkan banyak oknum

Stempel yang dipalsukan oleh pengelola sumur sehat CWSHP Provinsi Jambi denngan alasan stempel dipinjamkan oleh pemilik syah kepada pihak pengelola sumur sehat CWSHP.

FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) yang digunakan / dipakai oleh sejumlah tempat/ sarkel (pengolahan / penyuguan kayu jenis yang dilarang di Provinsi Jambi )

FAKO dengan salah satu nama penerbit surat edarannya

FAKO dengan kop surat Dinas Kehutanan Provinsi Jambi

FAKO ( Faktur Kayu Olahan )

FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) yang marak di Provinsi Jambi dan tidak pernah ditanggapi serius oleh pihak Kapolda Jambi

FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) dengan kelengkapan tembusan kepada banyak instansi

FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) , melibatkan banyak oknum dan  ketika dikonfirmasikan lebih lanjut ke Dinas Kehutanan terjadi penyasngkalan pengeluaran surat tersebut dan penyangkalan bahwa ada pihak yang telah memalsukan kop dan nama-nama yang tercantum dalam Fako tersebut , seperti Kepala Balai.

Surat sakti yang dimainkan pihak Dinas Kehutanan Provinsi Jambi kepada para pemain kayu illegal dengan nama FAKO ( Faktur Kayu Olahan ) yang terdiri dari jemis-jenis kayu yang dilarang oleh Undang-Undang seperti Bulian , Meranti , dan lain-lain dan selalu marak di ZProvinsi Jambi

Suasana dalam gedung olah raga Paduka Berhala,Tanjabtim

Gedung yang terdiri dari tiga buah yang tidak dimanfaatkan dan menjadi mubasir/sia-sia di Tanjabtim dan menjadi ajhang tempat kumpul kawula muida setiap hari.

Gedung yang sama di Tanjbatim yang tidak difungsikan

Gedung lain yang berada di sekitar Gedung Olah Raga ( Gedung Paduka Berhala) yang tidak difungsikan dan penuh semak belukar,TanjabTim

Gedung Olah Raga  ( Gedung Paduka Berhala ) Tanjabtim yang tidak difungsikan dan menjadi ajang tempat kawula muda berkumpul setiap hari. Pihak Pemerintah Pusat diharapkan mengingatkan Pemerintah Provinsi  Jambi , yang banyak menghabiskan dana untuk pembangunan yang pada akhirnya disia-siakan

Salah satu SPBU di Provinsi Jambi yang masih bandel dan mengambil kesempatan menjual BBM kepada  pembeli yang menggunakan Jeriken dan hingga saat ini masih tetap berlangsung dan belum mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jambi

Kubangan/kawah yang digali oleh PT BEI di Provinsi Jambi meninggalkan kerusakan ekosistem tanah dan tidak pernah mendapat perhatian dan reklamasi dari pihak perusahaan

Kubangan/kawah besar yang dihasilkan oleh PT BEI  yang hingga saat ini belum direklamasi oleh perusahaan tersebut yang membuat ekosistem tanah menjadi rusak

Salah satu temuan di Desa Parit Muaro Jambi , kemasan air minum yang di dalamnya terdapat endapan lumpur dan bintik-bintik hitam produksi PT Afresh Indonesia Muaro Jambi

Salah seorang yang menendang mobil berplat merah yang sedang mengantri BBM di SPBU

Sejumlah stempel yang dipalsukan oleh pengelola sumur sehat CWSHP di Provinsi Jambi mulai dari stempel Kades,Camat dan Toko Bahan Bangunan