FINALLY Muarojambi EDUCATION OFFICE WILL Stop PRINCIPAL SMKN 10

MUAROJAMBI
Finally, the education office will dismiss Abdul manaf head SMK Desa Petaling 10 Muaro jambi in the district of Sungai Gelam. This is related to how strong the public demand and some parents to privacy and the principal konduite even today, Saturday, 30.07.2016 Head Muarojambi district education department. Ulil amri, when met several journalists print and electronic media to say, “we’ve heard complaints even our staff has received many reports of the head of the school, and we, too, have called Pak Abdul manaf and I have given some explanations, but due to strong demand for immediately shifted to remember the wheels of education at the school, then today I make an assignment letter to the Head of school, Azhari to condition the school, obviously Ulil.
                Meanwhile, according to reliable sources in Desa Petaling District of river Gelam named Kuncoro pseudonym mentioning, if the time until the last week of no response to requests retreat from the head of the school, there will be a demo back bigger, which will be followed by some parents and students of SMKN 10 Muarojambi. It leveled Kuncoro and their parents just reminiscent of events on Monday, 25/07 ago, hundreds of students of class XI and XII held a demonstration against the school principal Abdul manaf. This was due to the Principal could not organize activities to teach well and many students were on strike. Coupled with a variety of her many demands which include principal asked to resign and demanding transparency of spending and oprasionalisme School Operational Aid (BOS), which until now less open during this time, he concluded.**007***

Iklan

AKHIRNYA DINAS PENDIDIKAN MUARO JAMBI AKAN BERHENTIKAN KEPALA SEKOLAH SMKN 10

MUAROJAMBI
Akhirnya dinas pendidikan akan memberhentikan Abdul manaf kepala SMKN 10 Muaro jambi Desa Petaling di kecamatan Sungai gelam. Hal ini terkait begitu kuatnya permintaan masyarakat dan sebagian wali murid terhadap privasi dan konduite kepala sekolah tersebut bahkan hari ini,Sabtu 30/07/2016 Kepala dinas Pendidikan kabupaten Muarojambi. Ulil amri, saat ditemui beberapa wartawan media cetak maupun elektronik mengatakan,” kita sudah dengar keluhannya bahkan pegawai kami telah banyak menerima laporan tentang kepala sekolah tersebut, dan kami sendiri juga telah memanggil pak Abdul manaf dan sudah saya berikan beberapa penjelasan tetapi karena kuatnya permintaan untuk segera digeser mengingat jalannya roda pendidikan di sekolah tersebut, maka hari ini saya membuat surat tugas kepada Kabid SMA , Azhari untuk mengkondisikan sekolah tersebut, Jelas Ulil.
Sementara itu menurut sumber yang dapat dipercaya di wilayah Desa Petaling Kecamatan sungai Gelam yang bernama Kuncoro nama samaran menyebutkan, jika dalam waktu hingga satu minggu terakhir tidak ada tanggapan permintaan mundur dari kepala sekolah tersebut, maka akan terjadi demo kembali yang lebih besar, yang rencananya akan diikuti oleh sebagian wali murid serta siswa SMKN 10 Muarojambi. Hal tersebut dilontarkan Kuncoro beserta wali murid sekedar mengingatkan kejadian pada hari senin,25/07 yang lalu, ratusan murid kelas XI dan XII melakukan aksi unjuk rasa terhadap kepala sekolah Abdul manaf. Hal itu diakibatkan Kepala Sekolah tidak bisa menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dengan baik dan banyak siswa yang mogok. Ditambah dengan berbagai banyaknya tuntutan kepadanya yang diantaranya Kepala sekolah diminta mundur serta menuntut transparansi terhadap pengeluaran dan operasional Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang hingga kini kurang terbuka selama ini,tutupnya.**007***

DISDIK MUAROJAMBI BANTAH HONOR GURU NONSERTIFIKASI 15 BULAN BELUM DIBAYARKAN

MUAROJAMBI
Setelah mencuatnya siswa SMKN 10 Muarojambi yang hampir sekitar 3 bulan tidak belajar akibat guru honor yang dipecat,kini mulai tersingkap adanya indikasi dugaan korupsi dana nonsertifikasi.
Ketika Kepala Dinas Pendidikan Nasional Muarojambi,Ulil Amri dikonfirmasi pada Kamis,28/07 terkait dana nonsertifikasi yang tidak dibayarkan kepada guru Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi selama 15 bulan, yakni” pada tahun 2014 yang belum dibayar 6 bulan,di Tahun 2015 yang belum dibayar 3 bulan,di Tahun 2016 yang belum dibayar 3 bulan jadi 15 bulan.”dirinya membantah jika‎ dana nonsertifikasi guru belum dibayar selama 15 Bulan. Lebih lanjut,pihaknya mengatakan telah membayar honor guru yang ada di Muaro jambi.

Ditambahkannya, Honor Guru non sertifikasi yang belum dibayarkan sebanyak 9 bulan bukan 15 bulan karena dana yang diberikan negara tidak cukup untuk membayar honor guru nonsertifikasi.
Sementara jumlah guru non sertifikasi yang ada di Kabupaten Muaro jambi sebanyak 1.500 orang dan Honor untuk per orangnya sebesar RP 250.000,- satu bulannya jika dikalikan dalam setahunnya pihaknya butuh dana sebesar 4,5 milyar.
“sudah dibayarkan namun hanya sebagian, hanya saja masih ada 4 bulan yang belum dibayarkan karena tidak ada dana”,bebernya di hadapan para awak pers pada Kamis,28/07 kemarin.
Ulil juga mengatakan,”saya telah menawarkan
solusi kepada guru non sertifikasi agar sabar menunggu dana pembayaran telah cukup, jika sudah ada dana semua honor guru nonsertifikasi akan dibayarkan.
Secara bersamaan,anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi A Kabupaten Muaro Jambi yang membidangi pendidikan,H. Ramli dengan tegas meminta agar Dinas Pendidikan segera membayar honor Guru yang belum dibayarkan karena akan berpengaruh kepada kinerja guru,
tegasnya saat dikonfirmasi di ruangannya.
Dikatakannya, ‎Pihaknya akan menyurati Disdik dalam waktu dekat ini dengan agenda hearing dalam rangka penyelesaian pembayaran honor guru yang belum diselesaikan,sebutnya.
Ia berharap ke depannya tidak ada‎ lagi keterlambatan dalam pembayaran honor guru karena di daerah lain tidak ada yang terlambat dalam pembayaran honor guru. ” di daerah lain saja sudah dibayar semua, masak Muarojambi belum, seharusnya honor guru tu cepat dikasihkan,” tutupnya.**007**

EDUCATION OFFICE NATIONAL HONOR TEACHER DENIES MUAROJAMBI NONSERTIFIKASI 15 MONTHS HAVE NOT PAID

MUAROJAMBI
After airings students SMKN 10 Muarojambi that nearly three months did not learn due to nonpermanent teachers who were fired, is now revealed indications of alleged corruption nonsertifikasi funds.
When the head of the Office of National Education Muarojambi, Ulil Amri confirmed on Thursday, 28/07-related funds nonsertifikasi are not paid to teachers of District Education Muarojambi for 15 months, that “in 2014 the unpaid six months, in 2015 the unpaid 3 month, in 2016 that have not been paid 3 months to 15 months. “he denied that the funds nonsertifikasi teachers have not been paid for 15 months. Furthermore, it said it had to pay the salaries of teachers in Muara jambi.

He added that non-certified teacher Honor unpaid as much as 9 months instead of 15 months for the funds granted by the state are not enough to pay the salaries of teachers nonsertifikasi.
While the number of non-certified teachers in the district of Muara Jambi 1,500 people and Honor to RP 250,000 per person, – one month is multiplied in a year if it needs funds amounting to 4.5 billion.
“Already paid but only in part, it’s just that there are still 4 months unpaid due to lack of funds”, he explained in the presence of members of the press on Thursday, 28/07 yesterday.
Ulil also said, “I have been offered
solutions to non certified teachers in order to wait for payment has sufficient funds, if existing funds nonsertifikasi all teachers’ salaries will be paid.
Simultaneously, members of the House of Representatives (DPRD) Commission A Regency Muaro the education field, H. Ramli insisted that the Education Department immediately pay teacher salaries unpaid since it will affect the performance of teachers,
he said as confirmed in office.
He said, He said he will write to the Education Department in the near future with the hearing agenda in the context of the completion of payment of fees outstanding teachers, he said.
He hopes in the future there is no delay in the payment of teachers ‘salaries because in other areas there are late in payment of teachers’ salaries. “In other areas alone already paid all, cook Muarojambi yet, that teachers’ salaries should quickly given,” he concluded. ** 007 **

DEWAN MUAROJAMBI MINTA KADIS DIKNAS TINDAK TEGAS KEPSEK SMKN 10

Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc
Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc

MUAROJAMBI
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi A Kabupaten Muaro Jambi Meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk menindak tegas kepala Sekolah SMKN 10 Muaro Jambi yang telah membiarkan siswa kelas jurusan Otomotif tidak belajar sekitar selama tiga bulan. Lebih lanjut, ditambahkannya ungkapan Kadis Pendidikan Nasional Muarojambi mengenai masa transisi/peralihan terhadap kelalaian Kepsek SMKN 10 Muarojambi tersebut yang jelas-jelas telah merugikan para siswa,kan SK dan keputusannya belum ada sama sekali,Nah ,jadi hal tersebut masih merupakan kewenangan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Muarojambi,terkait hal tersebut dapat memutasi atau mengganti Kepsek SMKN 10 itu.

DSC_0037[1]
“Seharusnya selaku Kepala dinas pendidikan muarojambi beliau harus menindak tegas kepala Sekolah SMK N 10 Muaro Jambi, karena telah merugikan siswa,” kata H Ramli B anggota Komisi A saat dikonfirmasi di ruangannya pada ‎Rabu, 27/07 kemarin. Dikatakannya, perbuatan kepala sekolah tersebut telah lalai dalam melakukan kewajibannya sehingga siswa melakukan aksi protes, seharusnya kepala sekolah harus bisa mengambil inisiatif ‎untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekolah.
“‎kalau gurunya gak ada dak usahlah diadakan mata pelajarannya daripada jadi masalah,” tegasnya

Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc
Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Ulil Amri mengungkapkan,” pihaknya tidak bisa mengambil tindakan kepada kepala sekolah SMKN 10 tersebut karena sedang dalam masa transisi peralihan SMA sederajat dari kabupaten ke provinsi,sebutnya.
Ia berharap kepala sekolah dapat mengelola manejemen sekolah dengan baik, dan mampu mengatasi permasalahan yang ada di sekolah dan tidak membiarkan permasalahan tersebut berlarut-larut.
” seharusnya kepala sekolah dalam hal ini pandai memanajemen sekolahnya, dan punya inisiatif sendiri untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di sekolahnya,” tutupnya.**007***

BOARD OF EDUCATION OFFICE HEAD MUAROJAMBI REQUESTED ACTION FOR NATIONAL EXPRESS PRINCIPAL SMKN 10

Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc
Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc

MUAROJAMBI
Provincial Legislative Council (DPRD) Commission A Regency Muaro Request Dept. of Education to take firm action against the head of SMKN 10 Muaro who have let graders majoring in Automotive did not learn about for three months. Furthermore, the addition of the phrase Head of National Education Muarojambi regarding transition / transition to the negligence of principal SMKN 10 Muarojambi which obviously has hurt the students, the Decree and the decision has not been there at all, Well, so it is still an authority head of National Education Muarojambi, related to it can mutate or change the Principal of SMK 10.

DSC_0037[1]
“It should be as the Head of the education office Muarojambi he should take firm action against the head of SMK N 10 Muarojambi, because it has hurt the students,” said Ramli B H A member of the Commission as confirmed in his office on Wednesday, 27/07 yesterday. He said the principal act was negligent in performing their obligations so that the student protest, should the principal should be able to take the initiative to solve the existing problems in school.
“If the teacher is not there is no such thing rather than held their subject matter,” he said
Meanwhile, Head of Education Department Muaro Jambi, Ulil Amri said, “it could not take action against the head of the school SMK 10 as being in a transitional period of transition of high school district to province, he said.

Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc
Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc

He hopes that principals can manage the management of the school well, and is able to overcome the existing problems in school and do not let the matter drag on.
“Supposed to be the principal in this clever managing school, and had its own initiative to resolve any problems that exist in the schools,” he concluded.**007***

KEPSEK SMKN 10 MUAROJAMBI DIHAJAR SISWA YANG KESURUPAN DALAM AKSI MOGOK BELAJAR

Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc
Siswi yang kesurupan saat aksi di depan halaman Sekolah SMKN 10 Muarojambi yang menyerang Kepala Sekolah.RESKRIM.Doc

MUAROJAMBI

Akibat Kepala Sekolah SMKN 10 Muaro Jambi tidak bijaksana di dalam memimpin sekolah ,hari ini Senin,25/07 para siswa SMKN 10 Muarojambi mengadakan aksi mogok belajar di depan pekarangan sekolah yang berlokasi di Desa Petaling Jalan Poros Petaling Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muarojambi.

Aksi tersebut dipicu karena guru kelas XI dan XII kehilangan guru mereka sehingga mereka tidak dapat belajar. Menurut sejumlah siswa yang melakukan aksi di depan pekarangan sekolah tersebut yang diwakili oleh Ajis mengatakan,”kami sudah masuk sekolah namun selama kami masuk sekolah,kami sama sekali tidak pernah belajar karena guru kami tidak ada bahkan hingga saat ini kami yang seharusnya telah praktek sama sekali tidak pernah praktek diakibatkan guru otomotif kami dirumahkan oleh Kepala Sekolah SMKN 10 Muarojambi,sebutnya kepada harian ini.

Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc
Para siswa yang sedang aksi di halaman sekolah SMKN 10 Muarojambi.RESKRIM.Doc

Dalam aksinya,para siswa menuntut agar guru otomotif mereka dikembalikan bertugas untuk mengajar mereka. Di tengah aksi para siswa ,salah seorang pelajar perempuan bernama Damayanti mengalami kesurupan dan menyerang Kepala Sekolah SMKN 10 Muarojambi,Abdul Manaf namun dapat dielakkan dan dipisahkan oleh guru kesiswaan,Rizali. Selanjutnya dalam aksi itu,para siswa meminta kepada Kepala Sekolah untuk memberikan hak mereka yakni Dana BSM(Bantuan Siswa Miskin) yang telah 1 tahun lebih tidak dibayarkan oleh Kepala Sekolah kepada mereka.

Ajis juga menambahkan,”bahwasannya mereka telah hampir tiga bulan tidak belajar alias mogok namun pihak Kepala Sekolah sama sekali tidak mengacuhkan dan memperhatikan hak mereka selaku pelajar yang seharusnya mendapatkan pembelajaran di sekolah. Dalam aksi juga terjadi adu mulut antara sesama siswa yakni Ajis dengan Deden berakhir dengan pemukulan oleh Deden dan Anggi terhadap Ajis.

Sementara Kepala Sekolah SMKN 10 Muarojambi,Abdul Manaf ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin,25/07 terkait adanya aksi para pelajar yang tidak mendapatkan pembelajaran selama 3 bulan kemarin mengatakan,”Sebenarnya 6 orang guru yang diisukan dipecat tersebut tidak ada,kita hanya mengistirahatkan mereka saja. Berhubung karena tidak ada dana untuk membayar honorarium mereka jadi kita istirahatkan,beber Manaf. Kita juga telah mengingatkan para guru tersebut yang kita pecat. Kita pecat karena sejak tahun 2015 Bantuan Operasional Sekolah Daerah(Bosda) sudah tidak ada lagi jadi bagaimana kita akan membayar mereka,imbuhnya.

Azis salah siswa korban yang tidak mendapatkan pembelajaran di sekolah SMKN 10 Muarojambi selama hampir 3 bulan tersebut mengatakan,”kami menuntut hak kami,kami sekolah namun di sekolah kami tidak belajar.jadi kami sudah rugi waktu dan kesempatan belajar bahkan rugi uang karena kami harus membayar uang iuran sekolah(SPP).

Kami dan kawan-kawan berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Muarojambi mengambil ketegasan untuk memecat dan/atau mengganti Kepala Sekolah yang telah keterlaluan sehingga kami terlantar hingga saat ini tidak belajar,tutupnya.***007***