SPORADIK MENGALAHKAN SERTIFIKAT OLEH PENGADILAN NEGERI SENGETI KABUPATEN MUARO JAMBI ( Sporadic BEATS CERTIFICATE BY THE DISTRICT COURT SENGETI Muaro Jambi )

Muaro Jambi_RESKRIM

Setelah memasuki fase panjang persidangan,kini tiba pihak majelis hakim memutuskan perkara Kasus Perdata dengan nomor 13/PDT.6/2014/PN SNT  dengan hasil yang sangat tidak memuaskan 23/12/2014/11:07 WIB/Selasa. Pasalnya setelah melalui tahap tahap yang panjang ,pihak Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi khususnya majelis hakim sama sekali tidak memandang sebelah mata terhadap pernyataan saksi dan berkas-berkas pihak tergugat 1, tergugat 2,tergugat 3 dan tergugat 4.

Surya Indra Kusuma dengan surat Sporadik atas kepemilikan lahan menang mengalahkan pihak masyarakat Desa Arang-Arang dengan surat sertifikat.

Demikianlah napak tilasnya:

Peta Hasil PS Oleh BPN Muaro Jambi
Peta Hasil PS Oleh BPN Muaro Jambi

Picture 464


Sengeti,Muaro Jambi_RESKRIM

Dalam upaya untuk menunjukkan keberadaan pihak tergugat,maka dihadirkan saksi yang dalam hal ini terdiri dari dua orang,yakni kepala desa Arang-Arang dan ketua KUD Wahana Jaya.
Kesaksian saksi didengarkan di hadapan majelis hakim pada tanggal 27/11/2014/sekira pukul 10:45WIB di dalam ruang sidang utama,pengadilan negeri sengeti kabupaten muaro jambi.

Kepala desa menuturkan,bahwa dirinya menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2006 dan sebelum menjabat kades ,dirinya adalah seorang penggesek kayu dan ditambahkan oleh beliau pada saat itu belum ada petani.
Yang ada adalah bekas-bekas kayu besar yang waktu itu pengelolanya H.Busro.
Selanjutnya kades Arang-Arang juga menegaskan,bahwa Desa Aqang-Arang pecah menjadi, Sungai gelam,Desa Parit,Desa Arang-Arang,Sumber Agung, yang dibatasi oleh sungai Alam.

Saksi selanjutnya yakni ketua KUD Wahana Jaya,Desa Arang-Arang,Uyub.
Beliau menegaskan,bahwa KUD Wahana Jaya didirikan pada tahun 2013 di Desa Arang-Arang dan bermitra dengan PT. SMP.
Sementara PT MAKIN tidak masuk wilayah.
KUD Wahana Jaya memiliki HGU dan pada tahun 2004 ,pengukuran dilakukan oleh BPN Provinsi Jambi.
Pada waktu itu,sama sekali tidak ada kendala dari masyarakat maupun dari pihak desa. Proses pengukuran lahan berlangsung selama tiga hari.
Baru belakangan ini,timbul konflik,tegasnya. Pihak KUD hanya membantu dan tidak mengetahui ukuran luas lahan.
HGU yang dimiliki KUD Wahana d adalah HGU 25, HGU 35 , HGU 36.
HGU dikeluarkan pada tahun 2002 , sementara sertifikat pada tahun 2004.
Ditambahkan lebih lanjut oleh beliau,”Bahwa Desa Arang-Arang berbatas ,
Utara dengan Hutan Sipin ,,Selatan dengan UPT Desa Arang-Arang , Sebelah Timur dengan Sungai Puding dan Barat berbatas dengan Danau Arang-Arang. …Harvery/Dani S…


Muara Jambi,Desa Arang -Arang_RESKRIM. Sealur dengan prosesi sidang sebelumnya,di Pengadilan Negeri Sengeti. Telah disampaikan oleh Majelis Hakim,bahwasannya usai pembuktian surat-surat maka kedua belah pihak yakni penggugat dengan tergugat diminta untuk menyepakati cross check pembuktian lokasi lahan sesuai dengan kepemilikan surat masing-masing.

PS PENGADILAN NEGERI SENGETI KABUPATEN MUARO JAMBI YANG DIPIMPIN LANGSUNG MAJELIS HAKIM
PS PENGADILAN NEGERI SENGETI KABUPATEN MUARO JAMBI YANG DIPIMPIN LANGSUNG MAJELIS HAKIM

Rabu,12/11/2014/ sekira pukul 11:20 WIB, pihak Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sengeti,Kabupaten Muara Jambi yakni Sri Endang AN,SH,MH ( Hakim Ketua ),Maria CN Barus,Sip,SH,MH ( Hakim anggota ),Utry Meilizayeni,SH,MH ( Hakim anggota ) dan Panitera Pengganti ,Fendry,SH. Sementara dari kepolisian hadir Iptu.Eko Budhi Lestio Kapolsek Kumpe Ulu beserta personilnya, dan Kanit Intel Polres Muaro Jambi. Pihak masyarakat Desa Arang-Arang ,Kepala Desa Arang-Arang,tergugat 1, tergugat 2 , tergugat 3 ,tergugat 4 dan pendamping ( Kuasa Hukum ) yakni Anom,SH , Iwan,SH , dan Eva, SH. Di saat yang bersamaan ,pihak masyarakat Desa Sipin Teluk Duren telah berada di lokasi lahan melalui jalur jalan yang berbeda. Jarak lokasi lahan dari jalan utama sekira 8 Kilometer. Pengecekan titik kordinat ditempuh dengan kendaraan bermotor. Dititik kordinat yang berbatasan dengan patok milik PT.MAKIN Group , Hakim Ketua menanyakan kepada Kepala Desa Sipin Teluk Duren, wilayah tersebut dinamakan desa apa? bahkan Hakim ketua juga bertanya kepada Muslim, Kepala Desa Pemunduran.”Bila tidak tahu pasti jangan dijawab,tegas Hakim ketua. Ketika pihak BPN Muaro Jambi ditanya,pada patok yang berbatasan dengan PT Makin tersebut ,berada pada titik kordinat ke berapa? Pihak BPN nampak sedikit bingung untuk menjawab. Dari cross check surat-surat ,oleh Majelis Hakim ,ada satu tempat yang cukup menimbulkan tanda tanya ,pasalnya lokasi ( Sungai Lembut ) dimaksud tidak pernah didengar oleh masyarakat. Lokasi surat tersebut dimiliki oleh Surya Indra Kusuma. Kapolsek Kumpe Ulu, Iptu. Eko Budhi Lestio membenarkan adanya kegiatan pengecekan lokasi lahan oleh pihak Pengadilan Negeri Sengeti ,Muaro Jambi,pihak penggugat dan tergugat. Dari awal sampai akhir kegiatan ,semua berjalan baik,tegasnya kepada_RESKRIM Disampaikan oleh Majelis Hakim,”Setelah pengecekan ini,pada Rabu depan dalam sidang berikutnya diharapkan semua saksi dapat dihadirkan” Acara tersebut ditutup oleh Majelis Hakim.

GUGATAN DICABUT KINI INGIN MENGGUGAT LAGI

Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik dan benar. Bagaimana tanggapan anda mengenai kinerja BPN RI,BPN Provinsi terkait dengan maraknya kasus sengketa tanah,b
Pihak terkait segera memperbaiki sistemPimpinan Lembaga Negara segera menindaklanjuti untuk memperjelas dan meluruskan permasalahanPimpinan Lembaga Negara menindak tegas oknum dan memberikan sanksi berat atas pekerjaan penipuan dan pemalsuan dataOther:

PENGADILAN NEGERI SENGETI


Muaro Jambi_RESKRIM

Setelah beberapa waktu lalu,pihak Surya Indra Kusuma melalui kuasa hukumnya,Elvis,SH  di hadapan sidang majelis hakim Pengadilan Negeri Sengeti Kabupaten Muaro Jambi mencabut gugatannya. Kini 07/07/2014/12:45 WIB pihaknya ingin menggugat kembali dengan alasan mempersiapkan segala kebutuhan guna penggugatan di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Maria CN Barus di ruang sidang utama gedung Pengadilan Negeri Sengeti Muaro jambi.

Sidang  hari ini 07/07/2014 yang agendanya  seharusnya pemutusan tuntutan malah  berubah menjadi penundaan persiapan penggugatan kembali oleh pihak Surya Indra Kusuma melalui kuasa hukumnya ,Elvis,SH.

Elvis,SH selaku kuasa hukum Surya Indra Kusuma sebagai penggugat saat ditemui untuk dimintai keterangan di halaman parkir gedung Pengadilan Negeri Sengeti,mengatakan ,”Bahwa dirinya tidak  mau berkomentar atas motif dan dasar apa pihak Surya Indra Kusuma kembali ingin menggugat, diungkapkan pula oleh beliau , kami tim jadi saya tidak dapat memberikan komentar  dan enggak enak  karena ada ketuanya, konfirmasi saja dengan pak Buyung  di Jambi, imbuhnya kepada _RESKRIM”. 

Sementara pihak  masyarakat Desa Arang-Arang dan Ketua KUD,Bang Uyup ketika dimintai keterangan menegaskan,”Sejauh ini kita selaku masyarakat Desa Arang-Arang mendengar,mencermati, dan menunggu reaksi dari pihak penggugat namun kami siap untuk menunjukkan secara autentik mengenai keberadaan lokasi dan surat-surat absah kami ( masyarakat ) yang diterbitkan oleh pihak Pemerintah”.

IMGA0137


Muaro Jambi_RESKRIM

After entering a long phase of the trial, now it’s the judges decide cases in Civil Case with number 13 / PDT.6 / 2014 / PN SNT with very unsatisfactory results 23/12/2014/11: 07 pm / Tuesday. Because after a long phase phase, the District Court Sengeti Muaro especially the judges did not see the eyes of the witness statements and records of the defendant first, second defendant, the defendant and the defendant 3 4. Surya Indra Kusuma with sporadic letters on land ownership win beat the villagers with a letter Charcoal Charcoal-certificate.

Thus trail tilasnya:

 Map of Results PS By BPN Muaro,

Map of Results PS By BPN Muaro
Picture 464


Sengeti, Muaro Jambi_RESKRIM

In an effort to demonstrate the presence of the defendant, the witnesses presented in this case consists of two people, the village chief and chairman Charcoal Charcoal-KUD rides Jaya. The testimony of a witness to be heard before a panel of judges on 27/11/2014 / approximately at 10: 45WIB in the main courtroom, the district court district sengeti Muaro. The village head said, that he served as the head of the village in 2006 and before becoming the village head, he is a wooden bow and added by him at that time, no farmer. That there are traces of a large timber that time H.Busro managers. Furthermore kades-Charcoal Charcoal also asserted, that the Village Aqang-Charcoal broken into, River sunk, Parit, village-Charcoal Charcoal, Great Source, which is bounded by the river Nature. The next witness the chairman of KUD rides Jaya, village-Charcoal Charcoal, Uyub. He asserted, that KUD rides Jaya was established in 2013 in the village-Charcoal Charcoal and partnered with PT. MIDDLE SCHOOL. While PT MAKIN not enter the area. KUD rides Jaya has the concession and in 2004, measurements were performed by BPN Jambi. At that time, there is absolutely no constraints of society and of the village. Land measurement process lasts for three days. Only recently, a conflict arises, he said. KUD parties only help and not knowing the size of the land area. HGU-owned cooperatives rides d is HGU 25, concession 35, concession 36. Concession was issued in 2002, while the certificate in 2004. Added further by him, “That village Charcoal Charcoal-bounded, North to South ,, Sipin Forest with UPT-Charcoal Charcoal Village, East of the Pudding River and the West bounded by Lake-Charcoal Charcoal. … Harvery / Dani S … 


Muara Jambi, Village Charcoal -Arang_RESKRIM. Sealur with a procession of the previous trial, the District Court Sengeti. Was submitted by Judge, Allaah after verification letters both parties that the plaintiff and defendant are asked to agree to cross check verification field sites in accordance with their respective holdings.

PS SENGETI DISTRICT COURT Muaro LIVE LED ASSEMBLY THAT JUDGE
PS SENGETI DISTRICT COURT Muaro LIVE LED ASSEMBLY THAT JUDGE
Wednesday, 12/11/2014 / approximately 11:20 pm, the District Court Judge Sengeti, Muara Jambi namely Sri Endang AN, SH, MH (Chief Judge), Maria CN Barus, Sip, SH, MH (Judge members ), Utry Meilizayeni, SH, MH (Judges members) and Substitute Registrar, Fendry, SH. While the police attendance Iptu.Eko Budhi Lestio Kapolsek Kumpe Ulu and personnel, and Intel Police Head Muaro. Party-Charcoal Charcoal villagers, the village head-Charcoal Charcoal, defendant 1, the defendant 2, 3 defendants, defendants 4 and companion (Attorneys) that Anom, SH, Iwan, SH, and Eva, SH. At the same time, the villagers of the Gulf Sipin Duren has been at the location of the land through a different path. Distance field site from the main road approximately 8 Kilometers. Checking the coordinates of the point reached by motor vehicle. Dititik coordinates bordering the stakes owned PT.MAKIN Group, Chief Judge asked the village head of the Gulf Sipin Duren, the region village called what? even the presiding judge also asked Muslim village chief Withdrawals. “If you do not know for sure do not answer, said chief judge. When the BPN Muaro asked, the stakes are bordered by PT Makin such, is at the point coordinates to what? The BPN seems a little confused to answer. From cross check letters, by the judges, there is one place that is quite intriguing, the article is the location (river Soft) is never heard by the public. The location of the letter is owned by Surya Indra Kusuma. Ulu Kumpe police chief, Inspector. Eko Budhi Lestio confirmed the activity of checking the location of the land by the District Court Sengeti, Muaro, the plaintiff and defendant. From the beginning to the end of the activity, all went well, he said kepada_RESKRIM Presented by the judges, “After this check, the next Wednesday in the next session is expected that all witnesses can be presented” The event was closed by the judges.

LAWSUIT NOW WANT revoked SUED AGAIN
 

As an Indonesian citizen who is good and true. How do you respond on the performance of BPN RI, Provincial BPN associated with the rise of land disputes, b Related parties immediately fix sistemPimpinan State Institutions follow up to clarify and straighten permasalahanPimpinan State Institutions crack down on unscrupulous and impose severe sanctions on fraud and forgery dataOther work:
VoteView ResultsPolldaddy.com
 
COURT SENGETI

Muaro Jambi_RESKRIM

After some time ago, the Surya Indra Kusuma through its legal counsel, Elvis, SH hearing before the District Court panel Sengeti Muaro District revoke the lawsuit. Now 07/07/2014/12: 45 pm it wants to sue on the ground that needs to penggugatan prepare everything before the panel of judges chaired by Judge Maria CN Barus in the main courtroom District Court building Sengeti Muara Jambi. Session of the agenda today 07.07.2014 termination charges should instead turn into a delay preparation penggugatan back by the Surya Indra Kusuma through its legal counsel, Elvis, SH. Elvis, SH as the attorney of Surya, Indra Kusuma as a plaintiff when found to be questioned in the parking lot of the building Sengeti District Court, said, “That she did not want to comment on what basis the motives and Surya, Indra Kusuma back wants to sue, expressed also by him, Our team so I can not comment and good baseball because there is chairman, confirmed only by pack Buyung in Edinburgh, he added to _RESKRIM “. While the villagers-Charcoal Charcoal and Chairman KUD, Bang Uyup when questioned asserted, “So far we as a society-Charcoal Charcoal Village hear, watch, and wait for the reaction of the plaintiff, but we are ready to show authentically about the existence and location of a letter valid -surat we (society) issued by the Government “.

IMGA0137

BORDER DISPUTE MEDIATION STREET VILLAGE NOT SUCCEED
 
Image

Muaro, Sengeti_RESKRIM

Mediation in inter-village boundary Sipin Duren bay with village-Charcoal Charcoal through the mediation did not produce results at all, on Thursday / 12/06/2014/11: 15WIB. After some time ago in the matching schedule mediation, mediation is now next on the boundary of the village re-birth of discontent and not carve the slightest result of an agreement between both parties. Village Party Sipin durian Gulf previously won criminally on the case felt the upper while in civil cases is not yet proved its validity. Parties Sengeti District Court Muaro represented by deputy chairman Sengeti District Court, Judge Erry Iriawan, SH as a mediator in the mediation was held on Thursday / 12/06/2014/11: 15 pm in the district court mediation Sengeti has tried as much as possible to intervene and address so that the two sides do not happen to lose or win but the two sides can resolve the issue peacefully and to improve and strengthen friendship rope, firmly Judge Erry Iriawan. However, these efforts failed, in the end Judge Erry Iriawan, SH restore the matter to the District Court panel Sengeti Muaro Jambi. In the event that any mediation, the District Court building Sengeti filled by a number of communities. It, too, is very uncomfortable for prosecutors and judges. If you just want to know and follow, so it’s okay, as long as maintaining order and not be excessive, obviously Judge Erry Iriawan, SH which also was surprised by the community in around

Atmosphere In Courtroom District Court Sengeti Muaro
Atmosphere In Courtroom District Court Sengeti Muaro
Atmosphere Before Judge Enters Space in Rural Land Dispute Session-Charcoal Charcoal With Gulf Sipin Village Duren Atmosphere Before Judge Enters Space in Rural Land Dispute Session-Charcoal Charcoal With Gulf Sipin Village Duren


District Court Sengeti, Muaro Jambi_RESKRIM

The trial trip in the land dispute issue-Charcoal Charcoal Village by village Duren Gulf Sipin getting longer. The problem plaintiff, Surya, Indra Kusuma always maneuver delay the grounds are studying and preparing everything. Some time ago was also a delay of the hearing by the District Court panel Sengeti Muaro Jambi. Today, Thursday (09/11/2014) in the District Court Sengeti Muaro Jambi, a session led by the Chief Justice, Endang An, SH, MH, and attended by the plaintiff in the case was represented by legal counsel, Elvis, SH and defendant represented by legal counsel, Iwan, SH and Anom, SH and the BPN (National Land Agency) District Muaro represented by deputy chairman of the BPN, Nazmi and all the parties concerned in it. The agenda of today’s hearing is only about to surrender the files to the District Court Judge Sengeti Muaro Jambi and file -berkas accepted but the plaintiff, Surya, Indra Kusuma represented by legal counsel, Elvis, SH appealed to the judges to suspend the proceedings on On Monday, (09/15/2014) that will come. Upon the request of the Judge of the District Court District Sengeti Muaro grant and the trial was closed to the beat of the hammer by the Chief Justice, Endang AN, SH.MH. Elvis as the plaintiff’s legal counsel when questioned by _RESKRIM, “What reason delay the agenda of today’s hearing that he submitted to the judges?”. It asserts, “No Comment ……….”. Agenda of the session that was held at about 12: 32 pm was ended after the submission of the file by the respective parties.

Nazmi, vice chairman of the National Land Agency (BPN) Muaro Jambi (Left)
Nazmi, vice chairman of the National Land Agency (BPN) Muaro Jambi (Left)
Sengeti, Muara Jambi_RESKRIM
Agenda of the session number 13 / PDT.6 / 2014 / PN.SNT, the plaintiff Surya Indra Kusuma with Muhtar et al held in Sengeti state courthouse, courtroom I, Muara Jambi. In the agenda of the session, the judges appealed to both parties to be serious in undergoing trial. The trial was held sekira.pukul 15:46 pm attended plaintiff, Surya, Indra Kusuma and their attorneys. While the part of the defendant were also present, and the people of both sides. Justice, Sri Endang AN, SH, MH, Judge, Maria CN Barus, S. IP, SH, MH and Iin Fajrul Huda, SH accompanied by the clerk of replacement, Fendry, SH. Justice, inviting the plaintiffs and their attorneys to examine the papers that have been submitted by the defendant. So also with the defendant, welcome to examine the letters and maps belonging to the plaintiff. The trial ended with the agreement of both sides to hold the location on Wednesday PS / 12/11/2014 in order to seek the truth. The judges are also reminded that the two sides do not involve parties who are not interested in the PS Location.

 


Sengeti, Muaro Jambi_RESKRIM
Some time ago, has been held PS TKP / Wednesday / 12/11/2014 by the District Court panel Sengeti Muaro district to village-Charcoal Charcoal. In the PS, the two sides the Gulf Sipin Duren villagers and village-Charcoal Charcoal is present, but also appears to people who come from Sei.Bahar. PS process takes place smoothly. The closure of PS is closed directly by the judges. 27/11/2014 / Approximately 10:45 pm, title recognition trial was conducted in a courtroom witness Sengeti. Witnesses presented by the plaintiff as many as 6 people, 2 former village chief, three public and one member of the police Police Muara Jambi. In 19/11/2014/13: 25WIB, Suphan former village chief trenches of 2006-2008 testify in front of the judges, he said, “That in 2006-2008 PT.SMP has planted palm. Furthermore, he participated in the distribution of land. However, when asked, “Is he knew, when the division of the land and the land is there a division approved by the letter and the village head’s signature? He did not know the answer. Suphan said, “That she only knew the land dispute-Charcoal Charcoal Village, Duren Gulf Sipin Village, Village Pudding, Parit and Withdrawals Village”.

Herman, confidently say, “That he knows for sure the location of the object with the land”. He comes from farmer groups P2K. But after a lot of questions for him, Herman finally obtained that information derived from the farmer groups in 2003-2004. Similarly, the former village head Sipin Gulf Duren, Sychar. According to witness testimony Bambang Rustam, the initial mapping of the land lasted for 6 months, ie, using compass and meter. At that time the land in question is still the peat of 3-4 meters and no garden. And in 1994 there was a flood. While understanding the witnesses against improper SKT (file P3C) the land area of ​​1,800 hectares and is not divided. When asked the Assembly, “Is the P31 letter ever seen the original, the witness answered never”. Witness is a farmer from the area Sei.Bahar, Muaro. Furthermore Khairul witness, testimony revealed, “That at the time PT.Prima Perkasa cooperation with village communities Withdrawals down the field to do the initial mapping of boundaries, with an area of ​​approximately 3,000 ha. And at that time, the company only permit the supply of heavy equipment and SIMT (LICENSE TO OPEN LAND / LAND). Expressed also by the witness, that he did not know whether the company a permit or not. In land area PT.PRIMA MIGHTY, still seems filled logged large timber. When asked, the attorney of the defendant to the witness, whether in 2014, he never returned to that location? Witness answered no. Recognition witness also said, that he never signed a land area of ​​3,000 hectares problem is.

In 1998, there is no company that is engaged in the plantation. The witness also added that he was aware of the issue of these lands through the newspaper. Witnesses also had more emotion when asked by the attorney of the defendant. Police continued the witness of Muara Jambi, Aiptu.Subagio. In his testimony, it appears “, That Subagio appear as investigators rather than testify”. Due to his previous case as investigator. Expressed also by Subagio, “That problem handling procedure concession obtained from the office of the Head of Regent part Pem, who named Ismeth. …

ADU LAND DISPUTE CASE FILES
 
Case file submission of both parties to the judges
Case file submission of both parties to the judges
Party Central Defendants submit dossiers

Party Central Defendants submit dossiers
Looks Surya Indra Kusuma plaintiff who was wearing a black skullcap
Looks Surya Indra Kusuma plaintiff who was wearing a black skullcap


Muaro, Sengeti_RESKRIM

Efforts District Court Sengeti Muaro Jambi to resolve land disputes cases Duren Gulf Sipin village with village-Charcoal Charcoal has been maximized, but until now the steps and measures taken still have not found a bright spot. From the beginning until today, constraints experienced is the gathering of facts by the plaintiff to the defendant which is not optimal. In the agenda of the session on Tuesday, 14/10/2014 / approximately at 14:17 pm in courtroom II Sengeti state courthouse, which is led by a panel of judges, Sri Endang, SH, MH, the plaintiff (Surya Indra Kusuma) accompanied by power law, Elvis, SH collect docket consisting of P1 – P 30 and annex land location map. The plaintiff’s case file as follows:P1 … .copy and original,P2 … .copy and no original,P3 … .. pending,P4 … .Copy and no original ,P5 … copy and original,P6 … copy and no original,P7 … copy and not the original ,P8 … .copy and no original,P9 … and no original copy,P10 … .copy and no original ,P11 … ..- P 15 … .copy and no original ,P16 … copy and original,P17 … copy and original,P18 … copy and original,P19 … copy and original,P20 P 26 … copy and original, P22 … .pending,P27 … .copy and no original,P28-P30 and the original copy,P2a, P2B, P2C, and P4A … and no original copy.

Similarly, the file is read by the judge in the presence of the plaintiff, the defendant and the audience is in the courtroom. At this time the collection lawsuit trial docket, Surya, Indra Kusuma present, the defendant is present, only the BPN Muara Jambi were not present. While the village-Charcoal Charcoal also collect the files case to the panel of judges. The trial concluded with the reading schedule evidentiary hearing on Monday / 20/10/2014 / approximately 11:30 pm. *** *** Harvery

People who follow the trial of cases of land disputes in the courtroom II District Court Muara Jambi Sengeti
People who follow the trial of cases of land disputes in the courtroom II District Court Muara Jambi Sengeti
Atmosphere Land Dispute Case Session In House District Court Sengeti Muaro
Atmosphere Land Dispute Case Session In House District Court Sengeti Muaro


Muara Jambi, Sengeti_RESKRIM

After undergoing agenda that long and tiring, the veil of the land dispute case between the Village Sipin Duren bay with village-Charcoal Charcoal never nevertheless resulted in the decision. At the hearing before the panel of judges, chaired Chief Judge, Endang AN, SH, MH (07.10.2014 / approximately at 12:23) in the state courthouse Sengeti Muaro Jambi and at the present session of the plaintiff, Surya, Indra Kusuma ( SIK) and the defendant. It appears in the table plaintiff’s attorney, Elvis, and Buyung SH, SH pile so much. Also present in the courtroom, the mass from both sides estimated at tens of people. The atmosphere is solved, with the delivery of the judges, Endang AN, SH, MH, bahwasannya agenda that should have been held, but because there is a case, the agenda of the session adjourned until next Tuesday (10/14/2014) *** Harvery ** 

Masses who attended the session agenda of land disputes in the state courthouse Sengeti Muaro Jambi, Tuesday 07/10/2014 / approximately at 12:25 pm Masses who attended the session agenda of land disputes in the state courthouse Sengeti Muaro Jambi, Tuesday 07/10/2014 / approximately at 12:25 pm

It appears that many of the files on the table plaintiff’s attorney (Surya Indra Kusuma), Buyung, SH and Elvis, SH
It appears that many of the files on the table plaintiff’s attorney (Surya Indra Kusuma), Buyung, SH and Elvis, SH
The defendant appears calm and relaxed in the District Court Building space Sengeti Muaro Jambi
The defendant appears calm and relaxed in the District Court Building space Sengeti Muaro Jambi
Mass Both sides were listening to the narrative of the judges in the District Court Building Space Sengeti Muaro Jambi, Tuesday 07/10/2014 / approximately at 12:25 pm Mass Both sides were listening to the narrative of the judges in the District Court Building Space Sengeti Muaro Jambi, Tuesday 07/10/2014 / approximately at 12:25 pm

 

Atmosphere Building Space District Court Sengeti Muaro Jambi when Agenda Session Not Started
Atmosphere Building Space District Court Sengeti Muaro Jambi when Agenda Session Begins
The trial that took place gradually and constantly stalling, besides exhausting also cause reluctance. If it is said by the judges with the results of such decisions, it is no longer good law legitimate certificate as proof of land ownership. basis and reasons given by the judges, not merely one-sided rational and just. The decision of the trial by the judge Sri Endang AN, SH, MH and judges of Ultry Meilizayeni, SH, MH and Maria CN Barus, SIP, SH, MH, the theoretical and the fact that ownership of the land can be owned by a person with having sporadic letters. If it is a certificate issued by BPN Jambi Unauthorized the issuer They should also be brought to the court. *** Harvery / Dani ***

 

Iklan

PEREMPUAN DAN MUSLIM DI NEGERI ORANG

ABCNuri Yulianti ikut dalam kegiatan multibudaya di Gold Coast guna menjelaskan Islam dan Indonesia.


Australia_RESKRIM
Insiden penyanderaan di Martin Place Sydney, Australia, kini telah berakhir, namun dampak penyanderaan itu tidak saja dirasakan oleh mereka yang langsung terlibat.

Penyanderaan pada Senin (15/12/2014) di Lindt Chocolate Cafe di CBD Sydney yang telah dilakukan oleh seorang pria bernama Haron Monis.

Laki-laki dimaksud menggunakan bendera hitam yang bertuliskan kalimat syahadat, yaitu “Tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah”. Namun beberapa komunitas Muslim di Australia mengutuk aksi laki-laki ini.

Ketika mendengar berita itu melalui ABC News, kekhawatiran mulai muncul di kepala saya. Again??? Baru saja rasanya sebulan yang lalu berita tentang pemenggalan kepala oleh ISIS mulai menghilang dari pembicaraan. Kini, berita seperti itu mencuat kembali. Beredarnya video-video pemenggalan yang dilakukan oleh ISIS lewat berita-berita Australia cukup memberikan dampak yang negatif, khususnya bagi perempuan Muslim di Australia. Sejumlah perempuan Muslim berhijab, dan masjid menjadi sasaran Islamophobia di Australia.

Tentu saja  kekhawatiran yang muncul di kepala saya karena saya perempuan, Muslim, dan “jelas sekali” karena saya mengenakan hijab atau jilbab. Pikiran itu menari-nari di kepala saya. Saya takut jika tiba-tiba ada orang yang menyerang saya dengan kata-kata jahat atau orang-orang melihat saya dengan rasa takut seperti melihat hantu atau perasaan benci. Mungkin beberapa perempuan Muslim di Australia berpikiran sama seperti saya.

Jumlah minoritas di Australia.

Sungguh saya sebelumnya tidak pernah memiliki perasaan dan pikiran seperti ini ketika saya tergolong mayoritas di Indonesia. Dalam hati, saya berkata, inilah mungkin yang dirasakan oleh mereka yang minoritas di beberapa negara. Kita tidak pernah merasakan hal seperti ini bukan, kalau kita tidak pernah jadi minoritas? Tidak bisa dimungkiri, adanya perasaan-perasaan seperti itu justru membuat saya merasa tertantang. Saya mencoba menunjukkan sikap, tindakan, dan pribadi bahwa kami Muslim, bukan teroris.

Selama hampir 4 tahun di Australia, saya telah 3 tahun menjadi relawan dalam kelompok persahabatan multibudaya di sebuah pusat untuk keluarga dan anak-anak, di tempat tinggal saya. Tujuan saya adalah berteman dengan orang dari berbagai negara dan agama serta melatih bahasa Inggris saya. Dalam  kelompok tersebut , saya dengan bangga memperlihatkan kultur saya sebagai orang Indonesia, dan dengan senang hati menjelaskan tentang Islam kepada teman-teman “bule” saya.

Mereka meresponsnya dengan positif. Saya percaya Islamophobia akan muncul  karena ketidaktahuan mereka tentang Islam.

Hari Selasa pagi, saya muncul di kantor, tempat saya menjadi relawan. Seorang teman menyambut saya dengan gembira. Teman saya itu bilang bahwa dia memikirkan saya semalam. “Saya memikirkan teman-teman Muslim saya yang lain,” ungkapnya. Dia menanyakan kabar saya hari ini. Saya ceritakan tentang kekhawatiran saya kepada dia, kemudian dia bilang kepada saya bahwa jika ada apa-apa, jangan ragu untuk meneleponnya. Saya berterima kasih atas tawaran tersebut, dan berkata kepadanya bahwa saya tidak apa-apa. Saya ceritakan kepadanya tentang sesuatu yang saya baca pada pagi ini. Saya berkata kepadanya, hal ini yang membuat kekhawatiran saya berkurang.

Pagi ini saya bangun dan membaca artikel   yang berjudul #Illridewithyouyang menyebar begitu cepat di internet. Saya sangat terkesan dengan ini, dan kemudian saya bagi di dinding FB saya. Artikel tersebut menceritakan seorang perempuan Brisbane bernama Rachel Jacobs terkait sikapnya yang sungguh mulia terhadap seorang Muslim yang diam-diam mau melepaskan hijabnya di stasiun kereta karena rasa takut. Rachel menyemangati perempuan tersebut untuk kembali mengenakan hijabnya dan menawarkan untuk menemaninya. Beberapa warga Australia juga mendukung aksi ini dengan meng-update status#illridewithyou di akun FB mereka. Apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang saya anggap kelompok mayoritas ini sungguh sesuatu yang luar biasa buat saya.

Di Queensland sendiri terdapat FB grup Indonesian Islamic Society of Brisbane (IISB) yang selalu tanggap dan update jika hal-hal seperti ini terjadi. Sementara itu, di Gold Coast, di daerah tempat saya tinggal, ada Islamic Society of Gold Coast(ISGC) atau Masjid Gold Coast yang bekerja sama dengan Kepolisian Queensland, yang siap melayani apabila terjadi kekerasan terkait rasisme, begitu pula dengan nomor-nomor penting yang harus disimpan apabila diskriminasi terjadi.

Masjid-masjid di Queensland juga memiliki peran luar biasa sebagai penyeimbang berita-berita tentang Islam yang berkembang di Australia. Sebulan yang lalu, masjid-masjid di Queensland mengadakan open day. Salah satunya Masjid Gold Coast, yang berada di lingkungan saya. Masjid-masjid ini mempersilakan warga non-Muslim untuk datang dan masuk ke dalam masjid, serta memperkenalkan Islam kepada warga Australia pada umumnya, tanpa memandang perbedaan agama dan ras. Melalui hal ini, mereka mencoba memberi pemahaman tentang Islam bagi orang Australia yang datang dalam acara tersebut. Perjuangan Muslim di Australia sungguh luar biasa.

Drama “SydneySiege” telah berakhir untuk saat ini. Kekhawatiran dan kewaspadaan tetap perlu, tetapi tidak perlu berlebihan. Saya bersyukur dan senang tinggal di Australia, yang memiliki pemandangan indah serta teman-teman yang baik. Hari ini saya sudah kembali ke jalan, dan tetap mengenakan hijab ke mana pun saya pergi.***David G.S***

MENDAGRI KOORDINASI DENGAN KPK BAHAS REKENING GENDUT

Abraham Samad
Abraham Samad

Jakarta_RESKRIM

Kementerian Dalam Negeri  segera melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penelusuran rekening gendut oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang diduga melibatkan sejumlah kepala daerah dan mantan kepala daerah.

“Besok kami pukul 2 (siang) diundang KPK untuk koordinasi terhadap masalah yang ada di Kemendagri,” tegas Mendagri, Tjahjo Kumolo pada, Rabu (18/12/2014) siang, di Jakarta.

Pertemuan akan dilangsungkan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Tjahjo akan hadir langsung dan bertemu para pimpinan KPK. “Setidaknya sebagai menteri, kami tahu aparatur kami yang ‘sedang dalam pencermatan’,”paparnya.

PPATK telah memberikan laporan terkait rekening sejumlah kepala daerah dan mantan kepala daerah kepada KPK dan Kejaksaan Agung. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan, Agung Tony T Spontana menegaskan, berdasarkan laporan PPATK yang diterima Kejagung, rekening itu milik delapan orang kepala daerah, yaitu seorang gubernur aktif, dua mantan gubernur, serta lima bupati dan mantan bupati.

Ketua KPK Abraham Samad menegaskan, dua di antara LHA yang diterima KPK merupakan rekening milik Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dan mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo atau Foke. Menurut Abraham, ada 10 nama kepala daerah dalam laporan PPATK ke KPK.***Anton.H****

15 CALON HAKIM MK DISERAHKAN TIM SELEKSI

Suasana Dalam Gedung MK
Suasana Dalam Gedung MK

Jakarta_RESKRIM

Tim  seleksi Mahkamah Konstitusi (MK) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta pada, Kamis (18/12/2014). Ketua tim pansel MK Saldi Isra menegaskan, pihaknya ingin mengajukan sejumlah nama calon hakim konstitusi untuk ditelusuri rekam jejaknya oleh KPK.

“Kami datang ke sini untuk meminta konfirmasi nama-nama calon hakim MK yang akan diusulkan oleh Presiden,” ungkap Saldi di Gedung KPK, Jakarta pada, Kamis (18/12/2014).

Disamping ke KPK, papar Saldi, tim pansel MK turut melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri transaksi keuangan para calon hakim konstitusi tersebut. Tim pansel MK akan menyurati instansi tempat para kandidat bekerja.

“Sekedar mengecek bagaimana orang ini bekerja selama di instansi yang bersangkutan,” tegas  Saldi.

Saldi juga menambahkan, rekomendasi dari KPK akan dijadikan pertimbangan tim pansel untuk menentukan siapa  calon hakim konstitusi yang akan diajukan ke Presiden Joko Widodo. Dari hasil penelusuran dan rekomendasi KPK dan PPATK akan diakumulasikan sehingga tim pansel dapat menemukan calon-calon yang tepat.

Saldi berharap, KPK dapat memberikan rekomendasi tersebut sebelum 30 Desember 2014.

“Kita berupaya mencari calon yang tidak bermasalah,” ungkap Saldi lagi.

Pendaftaran calon hakim konstitusi telah ditutup pada Rabu (17/12/2014), dengan jumlah 16 orang pendaftar. Namun, ada satu kandidat yang tidak memenuhi seleksi administrasi sehingga tidak dilibatkan dalam seleksi yang berikutnya.

15 nama calon hakim konstitusi hasil seleksi tim pansel MK:

1. Prof dr Lazarus Tri Setyawanta Rabala, dosen FH Universitas Diponegoro (mendaftar)

2. Fontian Munzil, hakim ad hoc tingkat banding Tipikor Jawa Barat dan dosen Universitas Islam Nusantara Bandung (mendaftar)

3. Sugianto, dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon (mendaftar)

4. Dhanang Widjiawan, Manajer Regulasi PT Pos Indonesia kantor pusat Bandung dan dosen Poltek Pos Bandung (mendaftar)

5. Krisnadi Nasution, dosen Fakultas Hukum 17 Agustus Surabaya (mendaftar)

6. I Dewa Gede Palguna, dosen hukum tata negara Universitas Udayana (direkomendasikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi Universitas Diponegoro, dosen Fakultas Hukum Untag Semarang, Keluarga Besar Debat Hukum dan Konstitusi Mahasiswa Indonesia)

7. Imam Anshori Saleh, komisioner Komisi Yudisial (mendaftar)

8. Hotman Sitorus, PNS Kementerian Hukum dan HAM (mendaftar)

9. Prof Yuliandri, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas (mendaftar)

10. Hamdan Zoelva (direkomendasikan oleh Setara Institute, Direktur Eksekutif Imparsial, HRWG, dan Presidium Constitutional Democracy Forum)

11. Aidul Fitriaciada Azhari, dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (mendaftar)

12. Franz Astani, notaris (mendaftar)

13. Erwin Owan Hermansyah, dosen Fakultas Hukum Bhayangkara Jakarta Raya (mendaftar)

14. Muhammad Muslih, dosen Fakultas Hukum Universitas Batanghari, Jambi (mendaftar)

15. Indra Perwira, dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (direkomendasikan oleh Bagian Hukum Tata Negara FH Universitas Padjadjaran). ***Anton.H***

WALI KOTA JAMBI BESERTA SKPD BONGKAR PASAR KUMUH

Jambi_RESKRIM
Sekira pukul 09:25WIB/12/12/2014,Walikota Jambi,Syarif Fasha beserta SKPD turun langsung ke areal pasar kumuh yang beralamat di Jalan Sentot Ali Basha,pasar baru Kota Jambi.
Walikota Jambi,Syarif Fasha menegaskan,”bahwa dalam upaya menertibkan dan menata pasar yang baik maka langkah yang perlu dilakukan adalah menertibkan pasar yang nota bene berjualan di bagian bahu jalan dan bahkan telah membangun bangunan layaknya tempat tinggal. Selain mengganggu fasilitas publik seperti macetnya jalan, juga menimbulkan bau tidak sedap serta memberikan pemandangan yang kumuh”.
Ratusan lapak dibongkar ,oleh petugas yang terdiri dari seluruh SKPD. Dan juga dikerahkan tim dari lantas dan TNI guna mengamankan suasana pembongkaran lapak.
Aktivitas pembongkaran berlangsung lancar.…Harvery…

TRUK BATU BARA KEMBALI MAKAN KORBAN

Laka Lantas Di Jalan Lingkar Timur I
Laka Lantas Di Jalan Lingkar Timur I

Picture 687


Jambi_RESKRIM

Sekira pukul 07:00 WIB/12/12/2014 ,tabrakan yang tidak terhindarkan lagi terjadi di Jalan Lingkar Timut I Kelurahan Eka Jaya Kecamatan Jambi Selatan antara truk batu bara dengan truk lainnya. Dan yang kini menjadi korban adalah pengendara sepeda motor yang berada di belakang mobil truk batu bara,yakni menabrak bak belakang mobil truk batu bara sehingga korban meninggal dunia.

Kejadian akibat rem mendadak sehingga truk batu bara yang melaju kencang tidak dapat mengerem  dan akhirnya terjadi tabrakan.

Kecelakaaan lalu lintas tersebut segera ditangani oleh pihak laka lantas simpang pulai.

Untuk selanjutnya ,proses penyelesaian kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak yang berwajib.***Harvery***

CEK SEGERA KELULUSAN CPNS TAHUN 2014 DI 39 INSTANSI

Jakarta_RESKRIM

Sejumlah instansi pusat dan daerah telah mengumumkan hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 yang terus bertambah. Hingga saat kini Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) telah merilis daftar peserta yang lolos seleksi CPNS di 39 instansi pusat dan daerah.

Menurut Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik KemenPAN-RB, Herman Suryatman pengumuman CPNS 2014 dari pelamar umum tidak dilakukan serentak seperti tahun lalu. Pasalnya, waktu pelaksanaan seleksi CPNS 2014 setiap instansi baik di pusat maupun daerah tidak serentak.

“Ini akan dilakukan bergulir karena masing-masing instansi laksanakan tes sendiri-sendiri,” tegas Herman.

Pemerintah tahun ini telah membuka lowongan untuk 100 ribu formasi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang terdiri atas 65 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebanyak 25 ribu formasi CPNS disiapkan untuk instansi pemerintah pusat. Sementara  40 ribu formasi CPNS untuk pemerintah daerah.

Selanjutnya untuk PPPK terdiri dari 10 ribu lowongan untuk pemerintah pusat dan 25 ribu untuk pemerintah daerah.

Lengkapnya, berikut hasil tes CPNS di 39 instansi pusat dan daerah:

Pemerintah Pusat

1. Pengumuman CPNS 2014 – Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg)(Download)

2. Pengumuman CPNS 2014 – Sekretariat Mahkamah Konstitusi (Download)

  1. Pengumuman CPNS 2014 – Kemenko Kesra(Download)
  2. Pengumuman CPNS 2014 –Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla)(Download)
  3. Pengumuman CPNS 2014 –Badan Narkotika Nasional (BNN)(Download)

 

Pemerintah Provinsi

1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemprov Sumatera Barat (Download)

  1. Pengumuman CPNS 2014 –Pemprov Kalimantan Barat(Download)
  2. Pengumuman CPNS 2014 –Pemprov Kalimantan Tengah(Download)
  3. Pengumuman CPNS 2014 –Pemprov Sulawesi Tenggara(Dowload)
  4. Pengumuman CPNS 2014 –Pemprov Bengkulu(Download)
  5. Pengumuman CPNS 2014 –Pemprov Bangka Belitung(Download)

Pemerintah Kabupaten/Kota

1. Pengumuman CPNS 2014 – Pemkab Sampang(Download)

  1. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Belitung(Download)
  2. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Pangkal Pinang(Download)
  3. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Ternate(Download)
  4. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Kendari(Download)
  5. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Kaur (Download)
  6. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Kepulauan Sangihe(Download)
  7. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Bangka Tengah(Download)
  8. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Indramayu (Download)
  9. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Belitung Timur(Download)
  10. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Tanggamus(Download)
  11. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Binjai(Download)
  12. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Gunung Mas(Download)
  13. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Tidore Kepulauan(Download)
  14. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Jabung Barat(Download)
  15. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Kulon Progo(Download)
  16. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Sleman(Download)
  17. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Blitar(Download)
  18. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Balikpapan(Download)
  19. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkot Makassar(Download)
  20. Pengumuman CPNS 2014 –Pemkab Sintang(Download)
  21. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Bangka(Download)
  22. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Bangka Selatan(Download)
  23. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Dharmasraya(Download)
  24. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Hulu Sungai Tengah(Download)
  25. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Hulu Sungai Selatan(Download)
  26. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Muko-muko(Download)
  27. Pengumuman CPNS 2014 –Kabupaten Seluma(Download)