Arsip Tag: Bisnis

Limbah Angso Duo Sawit Resahkan warga. Kusnadi: Halsudah berlangsung lama

MUAROJAMBI_RESKRIM

Dugaan pencemaran lingkungan oleh limbah kembali terjadi. Kali ini sumber pencemaran diduga berasal dari pabrik kelapa sawit (PKS) Angso Duo Sawit yang berlokasi di Desa Pelempang Kecamatan Mestong Kabupaten Muarojambi  diduga mencemari Sungai Tempino terus ke aliran Sungai Pelempang yang mengakibatkan matinya habitat ikan yang berada di aliran sungai sehingga aliran sungai tersebut  menjadi aliran sungai tanpa penghuni,dan yang diduga ekosistem air telah rusak.
Hal itu diutarakan oleh salah seorang warga Desa Pelempang, Kusnadi kepada awak pers baru-baru ini.
Ditambahkannya,saat ini aliran sungai di daerah lokasi sudah tidak ada lagi ikannya, karena diduga banyak tercemar oleh limbah PKS. ADS,terangnya.
Biasanya kami mencari ikan di aliran sungai itu banyak dapatnya tapi setelah adanya dugaan tercemar oleh limbah PKS ADS itu,jangankan dapat ikan ,yang ada kaki kami gatal-gatal kena airnya ,”ungkapnya.
Hal senada juga dilontarkan amat warga sekitar pabrik kelapa sawit Angso Duo Sawit(ADS) yang juga mengeluhkan adanya debu atau fiber dari pabrik pengolahan sawit yang terbang kemana – mana sehingga warga di sekitar pabrik tersebut mengalami gangguan saat  menjemur pakaian. Disamping itu, bau limbah yang ditimbulkan dari kawasan pabrik juga melekat di pakaian ,’ujarnya. Jika tak percaya,silahkan saja diendus.
Sementara, Ahmad Haikal salah satu anggota dewan dapil Mestong saat diminta keterangan pada Minggu,05/02 terkait dugaan pencemaran sungai oleh  limbah di daerahnya mengatakan ,”saya selaku dewan di dapil Mestong ini mengaku kecewa jika memang ada pencemaran di sungai dan berharap instansi terkait agar menindak lanjuti keluhan warga ini ,dan jangan sampai pihak perusahaan di Muarojambi ini mencemari lingkungan di sekitarnya baik air ,tanah ,udara sehingga warga di sekitarnya menjadi resah ,serta tidak menutup kemungkinan jika memang benar, pihak perusahaan itu bisa di kasih teguran keras  bila perlu direkomendasikan untuk ditutup ,”pungkasnya
Saat ditanya, apakah bapak akan turun langsung ke lokasi ? Beliau mengatakan,” mekanismenya nanti bisa jadi kita turun ke lokasi pencemaran itu ,”tutupnya. (Harvery)

 

 

Iklan

Tiga Resep Untuk Perekonomian Indonesia yang Lebih Baik Tahun Ini

Jakarta_RESKRIM

Performa perekonomian Indonesia tahun 2015 memang tidak secemerlang yang diharapkan. Namun, pemerintah optimistis, perekonomian Indonesia tahun 2016 mampu bangkit dan akan lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Sebagaimana diketahui, pada tahun 2015, perekonomian Indonesia dibayangi oleh pelemahan pertumbuhan ekonomi Tiongkok dan rendahnya harga minyak dunia. “Kita sudah merasakan pelemahan ekonomi di Tiongkok. Akibatnya, kinerja ekspor terpengaruh. Berikutnya juga ada masalah pada harga minyak yang di bawah perkiraan,” jelas Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro pada acara Stakeholders Gathering: Optimisme Perekonomian Indonesia 2016 pada Kamis (4/2) malam di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta.

Oleh karena itu, pada tahun 2016 ini pemerintah telah menyiapkan tiga resep khusus untuk menghadapi tantangan perekonomian global ke depan. Menkeu mengungkapkan, ketiganya yaitu menjaga daya beli masyarakat; mendorong investasi, terutama investasi swasta serta mendorong kualitas belanja pemerintah. “Kombinasi ketiga resep ini yang diharapkan menimbulkan optimisme perekonomian,” ungkapnya.

ELEVEN POINT RIVER PROPERTY stockpiling ENTREPRENEURS IN JALUKO Muaro Jambi

MUARA JAMBI_RESKRIM
Jaluko village communities (Jambi Outer City) Muara Jambi complain after the rain which flushed several days, the water does not also flow from the region of their settlement in RT 01, RT 07, RT 08, RT 14 RT13 and society reveals, “That the cause is eleven points of the river in the village Jaluko hoarded by property entrepreneur PT.NGK (Guna Niaga Kencana). Told by S prior to the accumulation of the eleven points of the river, the water flowed smoothly, but now the water flows but very slowly so as to create a pool of water that is so troubling.
Party chairman neighborhood unit (RT) has reported the matter to the Environment Agency (BLH) Muara Jambi but until now no steps or actions on the part of Muara Jambi BLHD. And it is very unfortunate and disappointing us, obviously S and a number of villagers Jaluko. While Watershed hereinafter called watershed is an area of ​​land which is a unity with the river and its tributaries, which serves to accommodate, store and drain water from rainfall to the lake or into the sea naturally, that the limit on land is topographical and boundary dividing the sea until the water area is still affected by land activities.
Furthermore, the Act No. 37 of 2012 article 2, paragraph 2 clearly explain watershed management as a whole as referred to in paragraph (1) shall be organized through the following phases: a. planning; b. implementation; c. monitoring and evaluation; and D. guidance and supervision.
The chairman of the neighborhood association asked the Regional Government of Muara Jambi take immediate action so that the population of the eco system, elements of the biotic and abiotic environment Jaluko village was not damaged and destroyed, he added back.
Firmansyah, Chief of the Regional Environmental Agency Muara Jambi when questioned declined to comment. *** *** Harvery

SEBELAS TITIK SUNGAI DITIMBUN OLEH PENGUSAHA PROPERTY DI JALUKO MUARA JAMBI

Muara Jambi_RESKRIM

Masyarakat kelurahan Jaluko(Jambi Luar Kota) Kabupaten Muara Jambi mengeluh setelah hujan yang mengguyur beberapa hari ,air tidak juga mengalir dari kawasan pemukiman mereka yakni di RT 01,RT 07,RT 08,RT13 dan RT 14. Masyarakat mengungkapkan,”Bahwa penyebabnya adalah sebelas titik sungai di desa Jaluko ditimbun oleh pengusaha property PT.NGK(Niaga Guna Kencana). Dikatakan oleh S sebelum adanya penimbunan sebelas titik sungai tersebut,air mengalir lancar namun kini air mengalir tapi sangat lambat sehingga menciptakan genangan air yang begitu meresahkan.
Pihak ketua rukun tetangga(RT)telah melaporkan hal tersebut kepada pihak Badan Lingkungan Hidup(BLH) Kabupaten Muara Jambi namun hingga saat ini tidak ada langkah maupun tindakan dari pihak BLHD Kabupaten Muara Jambi. Dan hal tersebut sangat disayangkan dan mengecewakan kami,jelas S dan sejumlah masyarakat Desa Jaluko. Sementara Daerah Aliran Sungai yang selanjutnya disebut DAS adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan.
Selanjutnya dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2012 pasal 2 ayat 2 secara jelas menjelaskan Pengelolaan DAS secara utuh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diselenggarakan melalui tahapan: a. perencanaan; b. pelaksanaan; c. monitoring dan evaluasi; dan d. pembinaan dan pengawasan.
Para ketua rukun tetangga meminta pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Muara Jambi segera mengambil tindakan agar populasi eko system, unsur-unsur biotik dan abiotik di lingkungan desa Jaluko tidak rusak dan punah,imbuhnya kembali.
Firmansyah,Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Muara Jambi ketika dimintai keterangan enggan berkomentar.Harvery

Sejumlah type petasan dan/atau mercon yang dijajakan kepada masyarakat.RESKRIM.Doc
Sejumlah type petasan dan/atau mercon yang dijajakan kepada masyarakat.RESKRIM.Doc

Jambi_RESKRIM
On the eve of Ramadan and takbiran some time ago, an estimated tens of thousandsof firecrackers and/or mercon has been spent by pemeriah Ramadan binge victory orRamadan. However unfortunate, behind it is indeed pollute nature, and seisinya due to the womb firecrackers and/or the mercon may cause effects not only against men butalso against nature.
Party RESKRIM, has asked and appealed to the Jambi Police to carry out sweepingraids and/or traders firecrackers and/or mercon, but the publicist Polda Jambi, AKBPAlmansyah not at all doing nothing against it.
In Indonesia, the firecrackers had become one of the most commonly encountered,especially during the month of Ramadan and Eid al-Fitr. Most children after the Suhoorplaying firecrackers and Fireworks. Them by lightly tossing firecrackers firecrackerthey bring in their friends or cars that were passing by, without thinking of the consequences.
Firecrackers and compatriots are indeed dark stuff, which means objects of the prohibition. Since the time of Netherlands there is already a rule in the State Gazette(LN) 1940 Number 41tentang Implementation Act Sparks 1939, where among othersthe existence of a threat of criminal confinement three months and a fine of Rp 7,500in breaching “making, selling, storing, transporting of sparks and firecracker that doesn’t match the standard of manufacture“.
Perhaps because the regulation is considered already ancient and antique too, then the Government has unleashed a wide range of regulations, including the Islamic1951yang Emergency ACT could reach 18 years in prison.
Firecrackers and Fireworks a danger to Nature
The new year is synonymous with mercon & Fireworks. But do you know PAL greenermercon and Fireworks that consists of a staple component of the oxidizer (oxidisers) and reducing (reducing agents).
Common oxidizer used were Sodium nitrate (NaNO3) and potassium chlorate (KClO4), whereas pereduksinya is the Sulphur (S) and Charcoal carbon (C).
Every one (servings) of sodium nitrate in the fuel will be produced at 1.5 servings ofoxygen () and every one portion of Potassium chlorate is burned
in the generate 2 servings of oxygen ().
See chemical equation below.
2NaNO3 (s) > 2NaNO2 (s) + 3O2 (g)
KClO4 (s) > KCl (s) + 2O2 (g)
oxygen (O2), formed earlier and then reduced by Sulphur (S) and charcoal (C) into the gas sulfur/sulphur (SO2) and carbon dioxide gas (CO2), according to the followingchemical equation:
O2 (g) + S (s) > SO2 (g)
O2 (g) + C (s) > CO2 (g)
Note:
SO2 gas is the cause of acid rain due to SO2 can react with moisture to form sulfuric acid. The CO2 gas is commonly called greenhouse gases (green house gas) collapsibletraps heat thus leading to the greenhouse effect (green house effect) which brakibatthe rising temperature of the atmosphere. @ [204876742936764:]
It does not include metallic materials to produce color effects:
copper acetoarsenate: Blue
Lithium carbonate: red color
strontium carbonate: brilliant red color (brilliant red)
barium chloride: green color.
The residue metal compounds are solid particles that are suspended in the air.
Solid particles that when sucked will settles in the lungs. The solid particles in the atmosphere can be a barrier to sunlight.
A number of natural lover also asserted, very unfortunate once the police simply does not regulate, but it is so bring impact to nature and man ** Harvery ***

Sejumlah type petasan dan/atau mercon yang dijajakan kepada masyarakat.RESKRIM.Doc
Sejumlah type petasan dan/atau mercon yang dijajakan kepada masyarakat.RESKRIM.Doc


Jambi_RESKRIM

Pada malam takbiran dan bulan Ramadhan beberapa waktu lalu, diperkirakan puluhan ribu petasan dan/atau mercon telah dihabiskan  oleh pemeriah datangnya Ramadhan maupun pesta kemenangan Ramadhan. Namun patut disayangkan ,dibalik hal tersebut sesungguhnya telah mencemari alam , dan seisinya karena kandungan petasan dan/atau mercon tersebut dapat menimbulkan efek bukan saja terhadap manusia namun juga terhadap alam.

Pihak RESKRIM,telah meminta dan menghimbau kepada Polda Jambi untuk melaksanakan penertiban dan/atau razia para pedagang petasan dan/atau mercon, namun pihak humas Polda Jambi,AKBP Almansyah sama sekali tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap hal tersebut.

Di Indonesia, petasan sudah menjadi salah satu hal yang biasa ditemui, terutama pada saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Kebanyakan anak-anak sesudah sahur bermain petasan dan kembang api. Mereka dengan seenaknya melempar petasan–petasan yang mereka bawa pada teman-temannya atau mobil yang sedang lewat, tanpa memikirkan akibatnya.

Petasan dan sebangsanya memang barang gelap, yang berarti benda larangan. Sejak zaman Belanda sudah ada aturannya dalam Lembaran Negara (LN) tahun 1940 Nomor 41tentang Pelaksanaan Undang-Undang Bunga Api 1939, di mana di antara lain adanya ancaman pidana kurungan tiga bulan dan denda Rp 7.500 apabila melanggar ketentuan “membuat, menjual, menyimpan, mengangkut bunga api dan petasan yang tidak sesuai standar pembuatan”.

Mungkin karena peraturan tersebut dianggap sudah kuno dan “terlalu antik”, maka pemerintah telah mengeluarkan berbagai macam peraturan, diantaranya UU Darurat 1951yang ancamannya bisa mencapai 18 tahun penjara.

Petasan dan Kembang Api Bahaya Bagi Alam

Tahun baru identik dengan mercon & kembang api. Tapi tahukah sobat greener mercon dan kembang api itu terdiri dari komponen pokok pengoksidasi (oxidisers) dan pereduksi (reducing agents).

Pengoksidasi yang lazim di pakai itu Natrium nitrat (NaNO3) dan Kalium klorat (KClO4), sedangkan pereduksinya adalah Sulphur (S) dan Arang karbon (C).

Setiap satu (porsi) natrium nitrat di bakar akan dihasilkan 1,5 porsi oksigen (O²) dan setiap satu porsi Kalium klorat dibakar
di hasilkan 2 porsi oksigen (O²).

Lihat persamaan reaksi dibawah ini.
2NaNO3 (s) —> 2NaNO2 (s) + 3O2 (g)
KClO4 (s) —> KCl(s) + 2O2 (g)

oksigen (O2) yang terbentuk tadi kemudian direduksi oleh Sulphur (S) dan arang (C) menjadi gas belerang/sulphur (SO2) dan gas karbon dioksida (CO2), sesuai persamaan reaksi berikut:

O2 (g) + S (s) —> SO2(g)
O2 (g) + C(s) —> CO2(g)

note:
SO2 adalah gas penyebab hujan asam karena SO2 dapat bereaksi degan uap air membentuk asam sulfat. CO2 adalah gas yang biasa disebut gas rumah kaca (green house gas) dpt memerangkap panas sehingga menimbulkan efek rumah kaca (green house effect) yang brakibat meningkatnya suhu atmosfer. @[204876742936764:]

Hal itu belum termasuk bahan logam untuk menghasilkan efek warna:

copper acetoarsenate: warna biru
lithium carbonate: warna merah
strontium carbonate: warna merah cemerlang (brilliant red)
barium chloride: warna hijau.

Residu senyawa logam adalah partikel padatan yang tersuspensi di udara.

Partikel padatan itu bila terhisap akan mengendap di Paru-paru. Di atmosfer partikel padatan tersebut bisa menjadi penghambat sinar matahari.

Sejumlah pencinta alam juga menegaskan, sangat disayangkan sekali pihak kepolisian sama sekali tidak menertibkan, padahal hal tersebut sangat membawa dampak bagi alam dan manusia.***Harvery***

PT PELITA TALANG DUKU MEMAKAI BAHU JALAN BAGI ANTRIAN ARMADANYA ( PT Pelita TALANG Duku QUEUE FOR ROAD USE SHOULDER fleet )

PT PELITA DESA TALANG DUKU KABUPATEN MUARO JAMBI.RESKRIM.Doc
PT PELITA DESA TALANG DUKU KABUPATEN MUARO JAMBI.RESKRIM.Doc

Muaro Jambi,Talang Duku_RESKRIM

Pihak perusahaan PT Pelita Desa Talang Duku Kabupaten Muaro Jambi  dengan egois dan tanpa peduli terhadap para pengguna jalan sehingga memarkir armada tankinya yang berjumlah ratusan tersebut di bahu jalan. Hal tersebut selain mengakibatkan kemacetan juga telah menciptakan kerusakan jalan.

Pemilik perusahaan PT Pelita, Hendiarto ketika hendak dimintai keterangan seputar masalah armada tanki yang diparkir di bahu jalan Negara tersebut tidak berada di tempat dan dikatakan oleh securitynya, beliau berada di Jakarta.

Dalam hal ini, diharapkan Pemda Kabupaten Muaro Jambi mengambil kebijakan atas ulah dan perbuatan pihak perusahaan PT Pelita yang selalu memarkirkan unit armada tankinya di bahu jalan sepanjang jalan Desa Talang duku tersebut.

Sejumlah masyarakat yang enggan menyebutkan namanya dan merasa risih atas banyaknya armada tanki milik perusahaan PT Pelita tersebut, bahkan dikatakan oleh masyarakat,bahwa PT Pelita memiliki backing yang kuat sehingga  pihak kepolisianpun susah untuk menjamah perusahaan tersebut termasuk jika armada-armada tankinya tersebut.

Jika memang Pemerintah tidak mampu menertibkan perusahaan tersebut , lalu apa manfaat dan gunanya Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi?????***Harvery***


PT PELITA DESA TALANG DUKU KABUPATEN MUARO JAMBI.RESKRIM.Doc
PT PELITA DESA TALANG DUKU KABUPATEN MUARO JAMBI.RESKRIM.Doc

Muaro Jambi, Talang Duku_RESKRIM

The company PT Pelita Village Talang Duku Muaro Jambi selfishly and without regard to the road users so that the parked fleet of hundreds tankinya is on the shoulder of the road. This is in addition to resulting congestion has also created a damage path.

Owner of PT Pelita, Hendiarto when about to be questioned about the matter fleet tanker parked on the shoulder of the road that State is not in place and said its security, he was in Jakarta.

In this case, it is expected Muaro District Government adopted a policy on the act and deed by the company PT Pelita are always parked unit tankinya fleet on the road shoulders along the Talang Duku.

Some people are reluctant to give his name and felt uncomfortable on the number of company-owned fleet of tank PT Pelita is even said by the public, that PT Pelita has the strong backing so that the kepolisianpun difficult to touch the company including if the tankinya fleets.

If the government is unable to curb the company, then what are the benefits and use of district government Muaro Harvery ????? *** ***

ARMADA TRUK TIDAK LAIK OPERASI MASIH DIFUNGSIKAN PT PELINDO II ( TRUCK FLEET OPERATION OF MERCHANTABILITY AND FITNESS STILL NOT enabled PT Pelindo II )

Armada truk Assosiasi Alfi yang mogok dan ditarik.RESKRIM.Doc
Armada truk Assosiasi Alfi yang mogok dan ditarik.RESKRIM.Doc

Muaro Jambi_RESKRIM

Sangat disayangkan PT Pelindo II yang merupakan suatu perusahaan BUMN  yang namanya juga harum namun tidak berani mengambil kebijakan terhadap Asosiasi Alfi yang bergerak di dalam perentalan armada truk di Pelabuhan Talang Duku Kabupaten Muaro Jambi.

Pasalnya hampir semua armada truk yang dioperasikan telah tidak laik dioperasikan , di samping itu juga banyak pengendaranya yang berumur sekira 50-60 an tahun. Beberapa waktu lalu armada truk tersebut pernah mengalami lepas baknya di Desa Kumpe Ilir, untung tidak merugikan keselamatan jiwa seseorang.

Hal tersebut telah dikonfirmasikan kepada PT Pelindo II , yang pada saat itu pihak humas,Denny dan pihak kepala operasional armada truk ,Irtanto tidak bersedia dikonfirmasi.

Dari sisi keuntungan dan kerugian, dengan adanya armada truk yang bebas dan laik jalan  selain menguntungkan juga mendatangkan safety bagi masyarakat maupun pengendara. Dalam hal itu, kepuasan pelanggan yang memiliki barang ( Goods ) juga akan merasa satisfy dengan muatan yang diangkut armada truk dan tiba di tempat dengan atau/ kerusakan. Hal tersebut tidak diperhatikan oleh PT Pelindo II dan Assosiasi Alfi. Padahal dengan armada truk sekira 80 unit tersebut dapat dilakukan dengan peremajaan meski tidak secara total melainkan bertahap.

Sangat diharapkan pihak PT Pelindo II segera melakukan peremajaan terhadap armada truk milik Assosiasi Alfi , lebih baik preventif daripada curatif  setelah accident.***Harvery***


Armada Alfi yang terdiri dari gending sriwijaya,Handayani Pertiwi, TBG, Sominuru,dll.RESKRIM.Doc
Armada Alfi yang terdiri dari gending sriwijaya,Handayani Pertiwi, TBG, Sominuru,dll.RESKRIM.Doc


Muaro Jambi_RESKRIM

It is unfortunate PT Pelindo II, which is a state-owned company whose name is also fragrant but do not dare to take the policy against Alfi Association engaged in perentalan fleet of trucks at the Port of Talang Duku Muaro Jambi.

Because almost all the fleet of trucks operated has not feasible to operate, in addition, it is also a lot of riders aged approximately 50-60 years old. Some time ago, the truck fleet had experienced off the sinks in the village Kumpe Ilir, fortunately not harming the safety of one’s soul.

It has been confirmed to PT Pelindo II, who at that time the PR, Denny and the operational head of the fleet of trucks, Irtanto not willing confirmed.

In terms of profit and loss, with a fleet of trucks that are free and road worthy addition to advantageous also bring safety for people and motorists. In that case, customer satisfaction has the goods (Goods) also will feel satisfy with the transported cargo truck fleet and arrived at a place with or / damage. It was not noticed by PT Pelindo II and the Association Alfi. Though the truck fleet of approximately 80 units can be done by rejuvenating although not totally but gradually.

It is desirable the PT Pelindo II immediately rejuvenation of the fleet of trucks belonging to the Association Alfi, better preventive than curatif after the accident. *** *** Harvery***