Arsip Tag: TNI

PRATU ALEX BANGKITKAN BELAJAR SISWA DI PERBATASAN

Kalbar_RESKRIM

 

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 312/KH dibawah Komando Operasi Kodam XII/Tanjungpura dalam melaksanakan tugas pokoknya tidak terlepas dari Program Binter. Pembinaan Teritorial merupakan tugas utama sejajar dengan pertempuran.

Salah satu yang menonjol dalam bidang Binter yang sudah diterapkan di seluruh jajaran Satgas Yonif 312/KH diantaranya adalah Tenaga Pendidik (Gadik)/ mengajar di sekolah-sekolah binaan, di Kecamatan Senaning Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, Sabtu (29/10/2016) lalu.

Kondisi daerah perbatasan di Kalimantan Barat, khususnya infrastruktur pendidikan masih sangat terbatas dan masih kekurangan guru. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonif 312/KH dalam pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan dengan menyiapkan tenaga pendidik untuk membantu mengajar di sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru.

Satu orang anggota Satgas Pamtas Yonif 312/KH berkecimpung aktif membantu mengajar di sekolah yaitu Pratu Alex Gunawan, Jabatan Tajurlis Simin Kima Yonif 312/KH. Setiap hari Pratu Alex Gunawan berkecimpung di dunia pendidikan selama kurun waktu sembilan bulan berjalan masa penugasan. Ia membantu mengajar di SDN 01 Senaning, Kecamatan Senaning Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Dengan semangat pengabdian yang tinggi dan berjuang tanpa pamrih, penuh dengan sukarela tanpa mengharapkan imbalan itulah niat yang selalu tertanam.

Perjalanan yang cukup jauh ditempuh dengan berjalan kaki mengingat keterbatasan sarana kendaraan. Pratu Alex membantu mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Pendidikan Jasmani. Jumlah Guru yang ada di sekolah tersebut masih kurang hanya berjumlah tujuh orang.

Menurut pengalamannya selama berbaur dengan murid banyak suka dan duka serta haru atas keadaan yang ada. Banyak sarana dan prasarana yang belum memadai dan kondisi murid yang memprihatinkan. Akan tetapi dengan jiwa disiplin yang dimilikinya, Pratu Alex mampu membangkitkan semangat dan antusias para muridnya dan tidak ditampiknya banyak murid yang mengatakan senang diajar sama Tentara.

Sinta (10) seorang murid kelas IV SD mengatakan, bapak Tentara lebih kreatif. “Aku tidak menyangka ternyata ada tentara yang bisa mengajar. Aku kira tentara itu tugasnya untuk perang,” katanya penuh polos.

Dansatgas Pamtas Yonif 312/KH Letnan Kolonel Inf Yusuf Rizal, mengatakan tenaga pengajar Satgas Yonif 312/KH sudah disiapkan sebelum pratugas dengan harapan mampu membantu di bidang pendidikan, disamping melaksanakan tugas pokoknya. “Dari beberapa Pos yang tergelar di sepanjang perbatasan Kalimantan Barat, hampir seluruhnya melaksanakan pengabdian sebagai guru di sekolah-sekolah binaan dan ada beberapa pos memang jauh dari perkampungan,” pungkasnya.(Mustawin)

Iklan

Dandim 0415/Batanghari Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Bagi Calon Mahasiswa Baru Politeknik Jambi

Jambi_RESKRIM
Secara berapi api Dandim 0415/Batang hari, Letkol Arm. Widodo Noercahyo mengajak 139 orang calon mahasiswa baru Politeknik Jambi untuk mencintai bangsa dan negara Indonesia secara total sesuai dengan tema Integritas Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan dalam membentuk generasi pembaharuan bangsa melalui Kampus Edukatif, Humanis.

Di samping mengajak para mahasiwa Politeknik Jambi dalam upaya Bela Negara melalui secara teori, Dandim 0415/Bth juga mengajak mahasiswa secara nyata mengimplementasikannya dalam kegiatan sehari-hari seperti ikut menjaga lingkungan dengan siskamling, menjaga kebersihan lingkungan, mencegah Narkoba, tawuran serta menjaga hutan dari bahaya kebakaran.

Selama 4 hari mahasiswa diberikan pembekalan terhadap materi pelajaran yang berhubungan dengan disiplin dalam kehidupan sehari-hari dan kesiapan mahasiswa terhadap penerimaan materi perkuliahan.

Kegiatan orientasi mahasiswa baru ini, terselenggara atas kerjasama Politeknik Jambi dengan Kodim 0415/Batang hari. Menurut Letkol Arm. Widodo Noercahyo Kegiatan ini merupakan bentuk sumbangsih Kodim 0415/Batang hari atas keperdulian terhadap penyiapan generasi muda yang memiliki disiplin, mental dan wawasan kebangsaan yang tangguh.” Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Politeknik Jambi, ke depan mengharapkan agar generasi muda Kita memiliki wawasan yang luas, berdisiplin serta berkarakter”, pungkasnya.**Harvery**

BABINSA KELURAHAN PIJOAN PELDA FERI SANTOS ANGGOTA KORAMIL 0415-06/PIJOAN KODIM 415/BATANGHARI MEMBERIKAN MATERI WAWASAN KEBANGSAAN KEPADA ANGGOTA PRAMUKA DARI SMAN 1 MUARO JAMBI.


MUARO JAMBI_RESKRIM
Pembinaan generasi muda harus terus digalakkan mengingat generasi muda merupakan aset bangsa yang harus terus dijaga,karena generasi muda merupakan calon penerus dan pemimpin bangsa untuk melanjutkan dan mengisi kemerdekaan bangsa kita.


Untuk itu, generasi muda harus diwarisi dengan nilai-nilai yang luhur seperti cinta tanah air,rela berkorban,disiplin,beriman,saling hormat- menghormati.

Menyikapi hal tersebut Babinsa Kelurahan Pijoan, Pelda. Feri Santos berkoordinasi dengan kepala sekolah SMAN 1 Muaro Jambi mengadakan kegiatan memberikan materi wawasan kebangsaan kepada anggota pramuka dari SMAN 1 Muaro Jambi , dengan jumlah peserta 30 orang dan bertempat di Makoramil 0415-06/pijoan.


Kegiatan ini berjalan dengan lancar, dimana para peserta antusias dalam mengikuti kegiatan. Besar harapan kita, bahwa selesai dari kegiatan ini akan tumbuh dalam diri para peserta rasa cinta tanah air,rela berkorban untuk bangsa dan negara,memiliki kepribadian disiplin yang baik serta generasi muda yang beriman dan bertaqwa.**Harvery**

Babinsa KELURAHAN PIJOAN Pelda FERI SANTOS MEMBER KORAMIL 0415-06 / PIJOAN KODIM 415 / Batanghari PROVIDES INSIGHT OF THE NATIONALITY OF THE MEMBERS OF THE SCOUT SMAN 1 Muaro Jambi.


Muaro JAMBI_RESKRIM
Coaching youth should continue to be encouraged given the younger generation is a national asset that must be preserved, because the younger generation is a potential successor and the nation’s leaders to continue and develop the independence of our nation.


For that, the younger generation must be endowed with noble values such as patriotism, self-sacrifice, discipline, faith, mutual respect- respect.

In response Babinsa Village Pijoan, Pelda. Ferries Santos coordinate with school principals of Public  Senior High School  1 Muaro Jambi held a national awareness activities providing materials to members of the scout  Public Senior High School  1 Muaro Jambi, with the number of participants is 30 people and is housed in  rayon military command headquarters(Makoramil) 0415-06 / pijoan.


This activity is running smoothly, where participants are enthusiastic in following the activities. Of our expectations, that the completion of this activity will grow in participants patriotism, are willing to sacrifice for the nation, had the personality of a good discipline and the younger generation that is faithful and devoted. ** Harvery **

JOKOWI: SEMUA SENJATA STRATEGIS TNI AKAN KITA BUAT SENDIRI

Situbondo_RESKRIM
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyaksikan latihan Armada Jaya XXXIV/2016 di geladak KRI Banjarmasin-592, Perairan Laut Jawa, Situbondo, Jawa Timur.

Jokowi mengatakan, latihan semacam ini harus dilaksanakan rutin. Dengan begitu, dapat diketahui seberapa jauh senjata strategis TNI bisa berfungsi maksimal.

“Latihan ini dilakukan untuk uji coba senjata-senjata strategis yang kita punyai. Tadi sudah dicoba rudalnya, sudah dicoba juga meriam artilerinya dan juga roket anti kapal selam. Karena tanpa latihan rutin seperti ini, kita tidak akan bisa mengerti dan memperbaiki senjata-senjata strategis yang kita punya,” kata Jokowi di lokasi pada Rabu,14/09 lalu.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini cukup senang melihat kemampuan senjata yang dipertontonkan selama latihan. Jokowi ingin ke depan senjata-senjata itu bisa diproduksi sendiri di dalam negeri.

“Semua senjata strategis akan kita buat sendiri. Saya kira kalau sekarang kita beli ya tidak hanya beli saja. Kita pelajari apa memungkinkan industri strategis kita memproduksi itu. Saya kira semuanya kalau dipelajari bisa mendukung kemandirian itu,” ujar dia.

Latihan Armada Jaya berlangsung sekitar 1 jam. Sejumlah atraksi dan demo keterampilan pasukan TNI AL, di antaranya peluncuran roket anti-kapal selam jenis RBU 6000 dari empat KRI, yakni Kapal Kujang, Kapal Layang, Kapal Clurit, dan Kapal Ajax.

Tak hanya itu, senjata strategis milik TNI AL yang berupa peluru kendali C-705 dan Torpedo ‘Surface and Underwater Torpedo’ (SUT) dengan sasaran KRI Karimata 960 juga diuji coba. Jokowi memberikan aba-aba untuk penembakan peluru kendali.

Latihan Armada Jaya XXXIV/2016 sendiri digelar dengan tujuan mengukur kemampuan prajurit serta kekuatan operasional dan keterpaduan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) dalam mendukung operasi gabungan TNI.

Latihan ini melibatkan 39 unsur kapal perang berbagai jenis, 8 pesawat udara, dan 1.700-an pasukan pendarat beserta kendaraan tempurnya. 7.500 personel juga dilibatkan dalam latihan puncak Angkatan Laut kali ini.

Dalam latihan itu, hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Gatot , Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan KSAL Laksmana TNI Ade Supandi‎.**Dinda**

Jokowi: TNI ALL STRATEGIC WEAPONS WE WILL CREATE YOUR OWN

Situbondo_RESKRIM
President Joko Widodo or Jokowi witnessed Armada Jaya exercise XXXIV / 2016 on the deck KRI Banjarmasin-592, the Java Sea waters, Situbondo, East Java.

Jokowi said, this kind of exercise should be carried out regularly. By doing so, it can be seen how far the military strategic weapon can function optimally.

“This exercise is carried out to test the weapons strategically that we have. We’ve already tested a missile, the tried also cannon artillery and rockets anti submarine. Because without exercise routine like this, we will not be able to understand and improve the weapons of strategic we’ve got, “said Jokowi at the site on Wednesday, 14/09 last.

Former Jakarta governor was quite happy to see the ability of the weapon that was shown during exercise. Jokowi wants to forward the weapons could be produced domestically.

“All strategic weapons will be of our own making. I think that now we buy it do not just buy it. We learn what enables our strategic industrial manufacture it. I think everything that could be learned that support independence,” he said.

Armada Jaya exercise lasted about one hour. A number of attractions and demo skills Navy forces, including rocket launching anti-submarine type RBU 6000 of four KRI, namely Ships Cleaver, Layang Ships, Boats sickles, and Ship Ajax.

Not only that, the strategic weapons of the Navy in the form of missiles C-705 and Torpedo ‘Surface and Underwater Torpedo’ (SUT) with the goal of KRI Karimata 960 also tested. Jokowi provide the cue for firing missiles.

Exercise Armada Jaya XXXIV / 2016 itself was held with the aim of measuring the ability of soldiers as well as operational strength and integrity Fleet Weapon System Integrated (SSAT) in support of joint military operations.

The exercise involves 39 warships of various types of elements, 8 aircraft, and an 1,700-troop combat vehicles and their lander. 7500 personnel are also involved in training the Navy peak this time.

In practice, there were also TNI Commander Gen. Gatot State Secretary Pratikno, East Java governor, and Navy Chief Admiral TNI Ade Supandi. ** Dinda **

Education Management Kajur UNESA: After intern STTAL, Student MP So Best Graduates

SURABAYA_RESKRIM

After carrying out an internship for two months at the College of Naval Technology (STTAL), eight students Prodi Management Education State University of Surabaya (Unesa) presented the results of his apprenticeship before STTAL Commander, Admiral TNI. Siswo H.S., M.MT., in Rupat Suwarso Building, STTAL, Bumimoro, Surabaya on Monday, 19/09.

The event was also attended by the Head of Management Department of Education, Dr. Karwanto, Seklem STTAL, Col. (P) R. Bambang Ispri, ST, M.Si, the Director and Head of the Department STTAL, as well as student internships Unesa marks the end of which took place since the last month of August 2016.
Of the eight students, two placed in the Academic Department, two in the Quality Assurance Agency (LPM) and four people on the Institute for Research and Community Service (LPPM) STTAL.

On that occasion, the Commander STTAL expressed his gratitude for the trust given to STTAL which is the Navy Education Institutions accredited by BAN-PT and is recognized by the Directorate General of Higher Education. Commander STTAL also apologized to the students who intern, because it can not intersect and supervise directly because of his work.

“The students Unesa very fortunate to be able to follow an internship on campus STTAL this, because it is the only college that held his education in the TNI from level Diploma three, Degree level. In addition, they also receive additional insight into the operation of educational institutions of the Navy, marine, maritime, discipline and etiquette in the navy, “said Commander STTAL.

Admiral Star from the city of Malang was advised the students to apply all the knowledge gained during an internship in Campus STTAL, both in everyday life and in the campus environment Unesa. “Remember always message me at the time of morning assembly, so that the students have always adhered to the principle mikul vertex, Pendem jero,” said Commander STTAL.

I hope, Commander STTAL further, that cooperation between STTAL with Unesa can be well maintained and can be improved in the future. especially with the department of Education Management in an apprenticeship program students at Campus STTAL.

In line with the Commander STTAL, Chairman of the Management Department of Education Unesa Dr. Kaswanto expressed gratitude for the implementation of the internship in Campus STTAL and hope this cooperation can be enhanced in the future. “Internship in STTAL campus is very valuable for our students to develop the knowledge, discipline and insights. Evidently, last year one of our students who follow an internship in STTAL be the best graduates. That’s been our pride,” he touched.

The event ended with the surrender of several books during an internship in STTAL products, delivery of souvenirs and pictures together. ** Dinda **