Arsip Tag: Terminal

PEMDA JAMBI MANDUL FUNGSIKAN TERMINAL ( ENABLE THE LOCAL GOVERNMENT JAMBI barren STATION )

Sejinjang,Kota Jambi_RESKRIM
Sejumlah terminal di Kota Jambi nampak semrawut dan tidak begitu eksis,pasalnya terminal yang seyogianya tempat perhelatan angkutan kini malah tampak lengang dan tidak berfungsi maksimal.

Sebagai kawasan penghasil
asset daerah dan yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah Kota Jambi kini ,pihak pemda kota jambi terlihat hanya memandang sebelah mata.
Kawasan terminal yang dibangun dengan anggaran ratusan dan bahkan mencapai miliaran dicampakkan begitu saja keberadaannya.

Dengan tidak adanya perhatian pemerintah kota jambi, angkutan pun dengan sesuka hati beroperasi tanpa mau memperhatikan marka,rambu,kapasitas jalan dan bahkan berulah sesuka hati.
Sementara, tidak adanya perhatian pihak pemerintah kota dan koordinasi dengan dinas perhubungan dan instansi terkait,banyak sekali aturan main yang dilanggar oleh pemilik armada angkutan,seperti tidak memiliki izin trayek,kendaraan bernopol pribadi yang dimanfaatkan mengangkut penumpang..
Truk -truk yang tidak membongkar muat barang di terminal angkutan truk melainkan langsung bongkar di gudang dengan kendaraan jenis besar sehingga kelas jalan yang dilalui rusak karena tidak sesuai dengan MST ( Muatan Sumbu Terberat ).

Adanya kendaraan omprengan yang tidak memiliki izin trayek dan mangkal di tempat – tempat tertentu, adanya P O – PO yang masih berkantor dan armadanya berada di luar terminal.

Namvn hingga kini pemerintah kota jambi hanya berdiam diri dan sama sekali tidak mengambil langkah bijak maupun pendisiplinan. Tampak pemerintah kota jambi seperti mandul di dalam memfungsikan areal terminal yang ada di Kota Jambi.

Pihak walikota jambi,syarif fasha dan kadishub kota jambi, Agus setiawan terkesan tidak peduli dan tidak tegas.%Harvery%


Sejinjang, Jambi City Criminal
A number of terminals in the city of Jambi appear chaotic and not so exist, the article ought to be a terminal event shuttles now even looks quiet and not functioning optimally. As a producing region regional assets and that should be the concern of local governments is now the city of Jambi, Jambi city government party looks just see the eyes. Terminal region that is built with a budget of hundreds and even billions thrown away its existence.

In the absence of government attention Jambi city, transport was at will operate without paying attention to markings, signs, road capacity and even acting at will.
Meanwhile, the lack of attention for the city government and transportation agencies and coordination with relevant agencies, a lot of rules that have been violated by the transport fleet owners, such as not having route permits, vehicle license number used private transport passengers ..
-truk Truck that does not unload the goods at the trucking terminal but directly unloading in the warehouse with a large vehicle types that class damaged the path of being incompatible with the MST (Payload Toughest axis).

The existence omprengan vehicle that does not have a route permit and hung in place – a particular place, the presence of PO – PO which was based and fleet are outside the terminal.
Namvn Jambi city government until now only remain silent and did not take a step wise and discipline. Looks like a barren Jambi city government in the functioning of the existing terminal area in the city of Jambi.
Party mayor of Jambi, sharif fasha and Kadishub Jambi city, Agus Setiawan seem uncaring and firmly.% Harvery%

ANGDES

 

Terminal Angkutan Desa Sejinjang
Terminal Angkutan Desa Sejinjang ,Kota Jambi_

 

Kota Jambi_RESKRIM

Upaya meningkatkan  ketertiban angkutan barang dan orang  di terminal angkutan desa ( Angdes Sejinjang )  mengalami kendala dan infrastruktur yang tidak memadai.

Selama ini telah dilaksanakan berbagai macam upaya bahkan pihak organda pun dilibatkan namun hasilnya tetap begitu saja,tegas Heri.R ,Kepala Terminal Angkutan Desa Sejinjang Kota Jambi kepada_RESKRIM.

Beberapa waktu lalu telah mendapatkan perhatian khusus dari walikota Jambi,Syarif Fasha namun tindak lanjut dari perkembangan tersebut sama sekali  constan sehingga terminal angkutan desa sejinjang tetap terlihat lengang.

Diungkapkan pula oleh Heri R,”bahwasannya kita pernah mengadakan pendataan secara keseluruhan terhadap angkutan desa tersebut , jumlah armada yang ada sewaktu pendataan mencapai sekitar 400 an. Namun kini yang masuk terminal hanya berkisar sekitar 20 an saja. Selebihnya menempuh Jembatan Aur Duri I”.

Terminal Angkutan Desa Sejinjang yang nampak lengan dan tidak dipedulikan Pemerintah Kota Jambi
Terminal Angkutan Desa Sejinjang yang nampak lengan dan tidak dipedulikan Pemerintah Kota Jambi

Segala macam upaya sudah kita lakukan namun tetap saja hasilnya minim. Ke depannya meungkin dibutuhkan kerjasama yang lebih lagi seperti dengan gakkum,dispenda,dan instansi lainnya yang terkait. Sebenarnya kita juga menginginkan dengan aktifnya terminal ini,pihak masyarakatpun dapat berbisnis melalui kios-kios yang telah ada sekarang ini namun lihatlah sendiri,kios-kios tersebut kosong tanpa penghuni.

Diharapkan ke depannya Pemerintah Kota jambi,khususnya walikota Jambi memperhatikan keseriusannya terhadap asset terminal tersebut dimana telah mengucurkan banyak anggaran namun sama sekali tidak berfungsi.***Harvery***