Arsip Tag: Pembunuhan

MENYESAL SETELAH MEMBUNUH

 

Medan_RESKRIM

Masih ingatkah anda tentang pembunuhan Abdulrahim (49) warga Jl Nusantara, Gang Pinang, depan Gang Madinah, Medan?

Pelakunya adalah abang kandung korban, yang menilai adiknya itu terlalu banyak nyabu hingga begitu meresahkan keluarga. Kejadian tersebut pada akhir November 2014 yang lalu dan pelaku akhirnya ditangkap setelah terendus pulang ke rumahnya pada Minggu (04/01/2015) malam.

Ketika dikonfirmasi wartawan usai diinterogasi juru periksa di Polsek Percut Sei Tuan, pada Senin (05/01/2015) sore, Awaluddin (58) telah mengaku menyesal atas peristiwa berdarah tersebut.

“Aku menyesal membunuh adikku,” ungkap pria tua berkumis putih tebal berbadan gelap itu.

Ia menjelaskan,” sejak kecil dirinya sangat menyayangi Abdurahim. Namun tragedi berdarah pada 23 November 2014 itu terjadi karena sang adik nyaris mencelakai Ibunya dan beberapa keluarga lainnya di rumah mereka di Jalan Letda Sudjono, Pasar 7 Tembung.

“Dulu waktu kami masih kecil, aku yang sering gendong-gendong adikku. Kadang juga  aku yang ganti celananya dan buatkan makan dia juga. Aku gak sengaja buat mati adikku. Karena reflek, terpukul olehku. Rupanya kuat kali pukulan kayu itu sampai dia mati. Padahal cuma tiga kali aja,”sesal Awaludin menangis.

Ungkap anak pertama dari lima bersaudara itu, adiknya itu pemakai sabu sejak 10 tahun lalu dan suka menghabiskan uang orang tua mereka yang tinggal ibu seorang saja. Meski begitu, Awaludin mengaku tetap sayang dan kerap menasehati sang adik.

Namun kali ini sudah kebangetan. Abdurahim membawa pisau mengancam ibu mereka lantaran tidak memberikan uang buat beli sabu. Kondisi itulah yang membuat Awaludin bertindak spontan dengan mengambil alu dan memukulkannya ke kepala Abdurahim.

“Udah sepuluh tahun lamanya aku menahan sabar dan hatiku masih senap kalau ingat-ingat masa itu. Aku khilaf karena kesabaranku ada batasnya. Makanya kuhajar adikku. Rupanya ajal menjemputnya,” papar pria yang diberi sebo saat kemarin dimintai keterangan itu.

Dalam konfirmasi, Awaludin tampak berkali-kali menatap kosong. Katanya dia selalu terkenang sang adik yang memiliki 2 anak kembar itu. Hal itu bahkan membuatnya tambah merasa bersalah. “Anaknya kembar. Aku miris kali lihatnya. Batinku sakit,” ujar Awaludin.

Ke mana saja selama pelarian? Awaludin mengaku sempat kabur hingga ke Banda Aceh dan Pekanbaru. Namun akhirnya dia tertangkap juga saat pulang ke rumah di dekat kantor Koramil Jl Letda Sujono, Tembung, lantaran kangen dengan anak dan istrinya. Dia ditangkap tanpa perlawanan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung ,Sik, SH, MH menegaskan, pelaku sudah diburon sejak 2 bulan lamanya. Tersangka berhasil dibekuk setelah polisi mendapat informasi dari warga kalau pelaku telah pulang ke rumahnya. “Gak mau kecolongan lagi, langsung kita tangkap,” tegasnya. ***Haposan***

Iklan

TERSANGKA PEMBUNUH GURU DIAMANKAN

Pekalongan_RESKRIM

Kasus pembunuhan terhadap seorang ibu guru berparas ayu yang hamil 8 bulan di Pekalongan, tersingkap. Pelaku bernama Zaenal Mukorobina alias Robin, teman kost korban.

Robin hanya bisa merintih kesakitan setelah timah panas menembus kaki kanannya. Petugas terpaksa menembaknya dikarenakan sang  pelaku berusaha melarikan diri dan melawan.

Robin, tersangka pembunuh guru cantik yang tengah hamil 8 bulan itu dibekuk Tim Buser Polres Pekalongan Kota di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Tersangka yang merupakan tetangga kamar kos korban mengaku nekad menghabisi nyawa korban, hanya untuk menguasai harta bendanya.

Jasad Ristanti guru SD Negeri Kraton Pekalongan 3 yang tengah hamil 8 bulan itu ditemukan tak bernyawa di tempat kosnya di Jalan Teuku Umar, Pasir Sari, Pekalongan Barat pada tanggal 06 Desember 2014 malam. Berdasarkan autopsi Polda Jawa Tengah (Jateng), penyebab korban tewas akibat lemas kehabisan oksigen karena mulutnya dibungkam.

Selain itu, di jari korban ditemukan bekas luka. Kuat dugaan luka tersebut dilakukan seseorang yang berusaha mengambil paksa cincin milik sang ibu guru. Selain perhiasan emas seperti cincin dan kalung, sepeda motor, dan laptop milik korban juga raib. ***Dinda.S***

MAHASISWA ASAL PAPUA TEWAS DIANIAYA

 

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan

Gondomanan,Yogyakarta_RESKRIM

Salah seorang mahasiswa di sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta ditemukan tewas. Korban tersebut bernama Paul Patege (19) warga Papua. Korban tewas setelah dianiaya oleh dua pelaku yang menggunakan penutup muka.

“Penganiayaan terjadi Rabu (04/06/2014) malam.  Saat ini kami masih memburu dua pelaku penganiayaan,” tegas Kepala Polres Kota Yogya Komisaris Besar Polisi Slamet Santoso , Jumat (06/06/2014).

Menurut Slamet, pihaknya masih memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui penganiayaan tersebut. Jenazah Paul sendiri sudah dibawa ke RSU DR Sardjito untuk dilakukan autopsi.

Paul tewas setelah dianiaya dua orang tidak dikenal saat sedang nongkrong di Gedung Agung, Gondomanan_ Yogyakarta. Saat itu Paul tiba-tiba didatangi dua orang dengan penutup muka dan langsung melakukan pemukulan kepada korban. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun akibat luka yang parah, Paul akhirnya meninggal dunia.

“Pelaku menggunakan penutup wajah, bukan cadar. Kita sudah mintai beberapa keterangan saksi mata di sekitar lokasi kejadian ( TKP ), hingga kini motifnya apa masih belum diketahui,” jelas  Slamet Santoso.***Misykun***

NASIB KORBAN PERAMPOKAN YANG TEWAS

 

perampokanTangerang_RESKRIM

Untung tak dapat diraih Malang tak dapat ditolak ,demikian Nasib naas yang  dialami Nana Sulistiyanto (24), warga Kampung Gardu, RT03/05, Benda_ Tangerang, Banten. Nana tewas dan motor Suzuki Satria dengan Nopol B 3492 BIL miliknya pun raib seketika.

Peristiwa  terjadi pada dini hari lalu sekitar pukul 02.00 WIB. yang pada Saat itu Nanan yang merupakan salah seorang karyawan PT Tritunggal, Jalan Daan Mogot, KM 21, Batu Ceper, Tangerang, Banten, hendak pulang dan melintas di Jalan Raya Benda, RT03/05, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.

Secara tiba-tiba Nana dihampiri oleh empat orang tak dikenal dengan dua sepeda motor. Selanjutnya Nana dipepet dan dipaksa untuk menyerahkan motornya.

Kondisi jalan yang gelap karena minimnya penerangan, membuat pelaku dengan bebas beraksi. Korban yang masih berstatus lajang tersebut berupaya mempertahankan motornya. Lantaran dianggap melawan, salah seorang pelaku menusuk korban lalu merampas motornya.

“Kami mendapatkan laporan sekira pukul 03.00 WIB ada korban pencurian sepeda motor tewas di Jalan Raya Benda tersebut,” tegas Kasie Humas Polsek Kalideres Aiptu Suheri, kepada wartawan, Rabu (04/06/2014).

Mendapat laporan tersebut, polisi segera mendatangi lokasi dan mengolah kejadian perkara. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban terkena luka tusuk di bagian perut dan tangan akibat benda tajam.

Di samping itu, polisi juga menemukan sarung pisau warna merah. Diperkirakan, sarung pisau itu milik pelaku yang tertinggal. Sejauh ini, kepolisian memastikan Nana menjadi korban perampasan sepeda motor.

“Dugaan sementara perampasan motor, karena ditemukan STNK motor korban Suzuki Satria dengan Nopol B3492 BIL,” jelasnya.

Saat ini korban sudah berada di rumah duka setelah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk divisum. “Kami sedang memeriksa sejumlah saksi,” tegasnya lagi.***Bryant Z***

<

p style=”text-align:justify;”>

INTEL KEJATI JAMBI DIBUNUH

 

Lebak Bandung,Jambi_RESKRIM

Warga masyarakat Kota Jambi digegerkan dengan adanya  pembunuhan yang terjadi pada sosok tokoh yang selama ini bertugas sebagai Intel Kejati jambi. Intel Kejati Jambi ini,ditemukan tewas bersimbah darah,sekitar areal Lebak Bandung,Kota jambi dengan luka memar di kepala dan tikaman benda tajam.

Kasat Reskrim Polresta Jambi,Kompol Sunhot Silalahi ketika dikonfirmasi menegaskan,”Bahwa memang benar terjadi pembunuhan atas Intel Kejati Jambi di sekitar kawasan Lebak Bandung_Kota Jambi. Beliau juga menegaskan bahwa korban dibentur kepalanya hingga memar dan sesudahnya ditikam di perut, pelaku diperkirakan wargasekitar areal TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) dan indikasi pelakunya dua orang yakni kakak beradik. Diduga pembunuhan tersebut akibat masalah hutang-piutang”,tegas Sunhot Silalahi kembali.

Korban,segera di larikan ke rumah sakit Baiturahim untuk diotopsi. Perkara pembunuhan atas Intel Kejati jambi tadi pagi ( 10/05/2014 ) kini dalam penanganan pihak Kasat Reskrim Polresta Kota Jambi.***Harvery***

OLAH TKP PEMBUNUHAN DI BELAKANG RS DKT JAMBI

Gambar
Pihak Kejari Jambi tengah berbincang dengan Kapolsek dan anggota Polsek Jambi Timur_RESKRIM.DOC

 

Gambar
Barang Bukti kendaraan bermotor yang dipakai dalam olah TKP_RESKRIM.DOC

 

Jambi_RESKRIM

Pembunuhan yang terjadi di belakang Rumah Sakit DKT Kota Jambi sekitar pukul 01:00WIB dini hari, 

hari ini dilakukan olah TKP ( tempat kejadian perkara ) oleh Polsekta Jambi Timur yang langsung dipimpin  Kapolsekta Jambi Timur,Kompol M.Zunairi sekitar pukul 09:00 WIB.

Gambar
Peragaan Proses Pembunuhan di TKP_RESKRIM.DOC

Dalam olah TKP tersebut juga menurunkan samapta,dan satlantas guna pengamanan jalur lalu lintas agar olah TKP berlangsung lancar.

Gambar
Diperagakan Bagaimana Korban Masih Sempat Hendak Lari Setelah Ditikam Berkali-Kali_RESKRIM.DOC

 

Gambar
Peragaan Korban Dari Belakang Saat Hendak Lari Setelah DItikam_RESKRIM.DOC

Peragaan dilakukan dengan seksama sesuai kejadian yang berlangsung waktu itu. Pihak Kejaksaan Negeri Jambi turut serta mengawasi dan melihat olah TKP tersebut. Olah TKP tersebut dihadiri oleh insan pers dari media cetak,online maupun elektronik. Acara olah TKP berlangsung dengan baik.Harvery