Arsip Tag: NUSANTARA

PT JAMSOSTEK REALISASIKAN SANTUNAN KEPADA KORBAN PESAWAT SUKHOI

Sukhoi Superjet 100 prototype
Sukhoi Superjet 100 prototype (Photo credit: Wikipedia)

 

Jakarta, Reportase Kriminal Post              Pihak  PT Jamsostek segera merealisasikan  santunan senilai Rp1 miliar lebih kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 atas nama Kornel Sihombing jika ahli warisnya sudah siap untuk menerimanya.

 

Direktur PT Jamsostek, Djoko Sungkono  Jumat malam di Jakarta mengatakan,bahwa almarhum Kornel menjadi peserta Jamsostek sejak Tahun 1992 dan bekerja di PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan gaji terakhir Rp. 19.939.200. juta rupiah.

 

Berdasarkan upah yang dilaporkan maka ahli waris berhak mendapat santunan dengan perhitungan, santunan kematian Rp. 19.939.200 x 48 menjadi Rp. 957.081.600, uang pemakaman Rp. 2.000.000, santunan berkala Rp. 4.800.000, jaminan hari tua Rp. 72.008.506. Total santunan yang didapatkan Rp. 1.035.890.106,” tegas Djoko.

 

Almarhum meninggalkan seorang isteri bernama Indri, dan dua anak ,Luhut dan Corlin. Jabatan terakhir almarhum yakni Kepala Divisi integrasi Usaha PT Dirgantara Indonesia.

 

PT Jamsostek telah mengalokasikan dana santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) bagi korban pesawat penumpang Super Jet 100 Sukhoi dan segera menyalurkannya kepada ahli waris kapan saja jika mereka sudah siap menerimanya.

 

Djoko menambahkan, kantor cabang PT Jamsostek saat ini sedang mendata korban yang menjadi peserta program jaminan sosial.

 

“Kami siap menyerahkan santunan kepada para ahli waris kapan saja jika mereka sudah siap menerimanya,”tegas  Djoko.

 

Santunan dikategorikan sebagai kecelakaan kerja dan hak yang akan diterima adalah 48 x upah yang dilaporkan + Jaminan Hari Tua + Rp2 juta uang pemakaman + Rp4,8 jt (jaminan berkala Rp200 ribu selama 24 bulan yang dibayarkan sekaligus sesuai PP Nomor 53 Tahun 2012 yang baru dan berlaku sejak 23 April 2012 lalu).

 

Djoko menyatakan Dewan Komisaris dan Direksi serta seluruh karyawan PT Jamsostek turut berbelasungkawa dan mendoakan agar arwah para korban mendapat tempat terbaik disisi-Nya.

 

Berdasarkan data sementara yang dimiliki PT Jamsostek pada tragedi jatuhnya korban pesawat Sukhoi yakni peserta jaminan sosial sebanyak 15 orang yang terdiri dua karyawan Pelita Air, dua wartawan Trans TV, satu Air Maleo, tiga karyawan Sky Aviation, tiga karyawan Kartika Air, dua wartawan majalah Angkasa, satu karyawan PT Bloomberg dan satu karyawan PT Dirgantara Indonesia.

 

“Kami masih terus mendata korban lain  peserta program jamsostek yang didaftarkan perusahaannya ke kantor cabang kami. Kami berharap mereka  terdaftar dengan upah yang sebenarnya sehingga mendapat santunan sebagaimana mestinya,” tegas Djoko kepada Reportase Kriminal Post.***Ant.H***

 

 

Iklan

RSUD KH DAUD ARIF KUALA TUNGKAL TIDAK TERAWAT

RSUD DAUD ARIEF Kuala Tungkal
 Tanjab Barat,Reportase Kriminal Post           Rumah sakit merupakan suatu tempat dimana sanitasi dan lingkungan di dalamnya memiliki perawatan dan selalu menitikberatkan pada sanitasi lingkungan,kebersihan serta kesehatan bagi para penghuni rumah sakit sehingga tercipta suasana yang kondusive juga nyaman bagi pasien.
Hal yang aneh dan luar biasa ditemukan di Rumah Sakit Umum Daerah KH Daud Arif Kuala Tungkal milik Pemkab Tanjab Barat,sekilas mata memandang hampir di setiap sudut rumah sakit dijumpai sampah yang berserakan dan tergenang di air. Kondisi tersebut menjadi lebih tidak nyaman karena mulai menebarkan bau tidak sedap. Genangan air yang mengelilingi bangunan rumah sakit tersebut,yang penuh dengan genangan sampah dan menimbulkan bau tidak sedap  diperkirakan menjadi tempat subur bagi perkembangbiakan nyamuk. Bila tetap dibiarkan , takutnya akan menimbulkan suatu dilema baru dan penyakit baru bagi pasien. Dan kemungkinan besar bukannya sembuh melainkan mendapatkan penyakit baru.
“RSUD ini terkesan tidak lebih baik dari pasar tradisionil.   Dapat dilihat bahwa sampah tersebut bukan hanya berasal dari pasien melainkan sampah buangan pihak RSUD juga dibuang sembarangan,tegas  Burhan salah seorang keluarga pasien yang sedang dirawat kepada Reportase Kriminal Post, Senin (07/05) yang  lalu.

Burhan  menambahkan, akibat genangan air  tersebut, pasien yang  dirawat inap merasa terganggu oleh nyamuk di malam hari. Dirinya heran mengapa pihak rumah sakit  membiarkan kondisi tersebut. Sebagai Rumah Sakit yang dibiayai pemerintah  seharusnya pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan membenahi kondisi tersebut, sehingga para pasien merasa nyaman untuk memeriksakan kesehatannya.

“ Kemanakah alokasi dana yang dianggarkan untuk rumah sakit tersebut setiap tahun?. Sementara anggaran  pemerintah mencapai miliaran rupiah. Tahun ke tahun kondisi Rumah Sakit Umum Daerah KH Daud Arif tidak pernah berubah malah semakin parah,”tegas  Burhan.

Menanggapi masalah tersebut, Reportase Kriminal Post mencoba meminta klarifikasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Namun sikap kurang bersahabat  dari Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Putra kepada Reportase Kriminal Post. Saat dihubungi via ponselnya, Ahmad mengaku bukan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara pada kesempatan sebelumnya, saat meminta klarifikasi terhadap bersangkutan juga menggunakan nomor ponsel yang sama.

Demikian cuplikan singkat jawaban  Ahmad Putra“Maaf saya bukan Kepala Dinas Kesehatan, anda salah orang dan saya tidak mengetahui masalah tersebut.Coba anda tanya saja ke pihak rumah sakit,” jawabnya via sms.

Merasa kurang puas  keterangan dari orang yang diduga Kepala Dinas Kesehatan itu, Reportase Kriminal Post kembali menanyakan dengan mengirim pesan singkat. Namun jawaban tetap sama,dirinya mengaku bukan Ahmad Putra sang Kepala Dinas Kesehatan yang dimaksud.”Saya bukan Ahmad Putra,” jawabnya melalui pesan pendek  ( short message ). ***Hvr***

 

 

PEMERINTAH HARUS MEMILIKI KONSEP TATA KELOLA INDUSTRI PERTAMBANGAN

Jakarta,Reportase Kriminal Post  Dengan adanya Peraturan Menteri ESDM Nomor 07 Tahun 2012, seharusnya pihak pemerintah dalam hal ini tidak hanya menyediakan infrastruktur. Pemerintah seharusnya menyediakan konsep tata kelola industri pertambangan yang dapat diaplikasikan dalam  industri pertambangan yang ada di Indonesia. “Dalam hal ini timbul suatu pertanyaan, apakah pemerintah telah siap?Pemerintah tidak hanya menyiapkan infrastruktur namun juga tata kelola tambang dan tata industrinya,” tegas  Ketua Asosiasi Pengusaha Tambang Mineral Indonesia (Apemindo), Poltak Sitanggang di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (11/5). Menurut Poltak,” dua hal itu sangat fundamental dalam pembangunan industri pertambangan”. “Misalnya itu limbah B3-nya mau dikemanakan?. Ingat pengusaha Indonesia itu bukan Superman. Kalau kita berbicara begitu apa yang sudah dilakukan pemerintah. Pengawasan seperti apa yang telah dilakukan pemerintah terhadap tata kelola pertambangan kontrak karya dan tata kelola industri kontrak karya,” tegas Poltak. Wakil Ketua Apemindo,Agus Suhartono menjelaskan tata kelola  meliputi pengawasan dan pengontrolan. Kewenangan izin tambang yang diserahkan  pemerintah pusat ke daerah menyebabkan adanya jarak dan memungkinkan terjadi perbedaan data di lapangan. ”Seberapa jauh sebenarnya kepastian data yang dikirimkan dari daerah dan pusat (data pertambangan). Sejauhmana komunikasi antara mereka. Kemudian seberapa jauh pula kami sebagai pengusaha diberdayakan dalam tata kelola tambang ini,” tegas Agus. Mengenai tata industri pertambangan, Agus menegaskan industri  sifatnya tidak bisa meloncat melainkan harus melalui fase-fase. Misalnya membuat pipa , ekstraksi kemudian pemberdayaan sumber daya manusia secara komprehensif. ”Jadi tidak bisa secara sepihak bikin smelter (pabrik pengolahan dan pemurnian). Kita setuju saja. Tapi tolong tuangkan itu dalam bentuk sosialisasi,” tegas  Agus. ***Ant.H***

DANA ALOKASI TAHUN 2010/2011 UNTUK PENDIDIKAN KOTA JAMBI SENILAI RP 9 MILYAR

Location of Jambi in Indonesia
Location of Jambi in Indonesia

Jambi,Reportase Kriminal Post             Di ruang kerjanya , Yumizar Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi mengatakan Kepada Reportase Kriminal Post,”bahwa Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Angggaran Tahun 2010/2011 senilai RP 9 Milyar telah terealisasi dengan baik.

Bantuan tersebut diberikan kepada sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan dalam pembangunan atau rehabilitasi. Dikatakan oleh Yumizar,”bahwa setiap sekolah membutuhkan kebutuhan yang berbeda-beda , jadi anggaran diberikan sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut masing-masing dan tidak semua sekolah kebutuhannya sama dan dengan nilai anggaran yang sama pula”.

Jumlah keseluruhan sekolah yang ada di Kota Jambi dari jenjang SD,SMP,SMA dan SMK sebanyak 500 sekolah dan hal tersebut membutuhkan anggaran yang besar nilainya.

Alokasi dan realisasi  Anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Tahun 2010/2011 banyak didapatkan oleh sekolah yang berada di kawasan Jambi Selatan,tegas Yumizar kepada Reportase Kriminal Post.

Apakah semua proyek atas nama Dana Alokasi Khusus ( DAK ) yang dikerjakan tidak mengalami masalah atau penyelewengan di  lapangan ? Yumizar mengatakan,”bahwa dari pihak PPTK,konsultan dan PHO belum sama sekali melaporkan adanya ketidak beresan proyek,tegas Yumizar kepada Reportase Kriminal Post.

Tahun 2010/2011 anggaran DAK senilai RP 9 Milyar namun Untuk Tahun 2012 anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK ) naik menjadi RP 12 Milyar rupiah , ujar Yumizar berarti ada peningkatan .

***Hvr***

SECURITY DEPOT PENGISIAN GAS ELPIJI MESTONG MUARO JAMBI YANG CEROBOH

Muaro Jambi, Reportase Kriminal Post              Sekitar pukul  14.00 WIB di depan depot pengisian gas elpiji yang terletak di jalan lintas Jambi-Palembang     karena kecerobohan dan ketidaksigapan seorang security depot pengisian gas elpiji tersebut hampir menimbulkan tabrakan.

Hal tersebut berawal dari sebuah truk yang bermuatan gas elpiji dari Palembang hendak menuju ke areal depot untuk menyuplai gas elpiji , namun karena ketidak sigapan dan kecerobohan security dalam memberikan sinyal dan tanda yang kurang jelas dan tepat mengakibatkan sebuah mobil xenia warna hitam dengan nomor polisi BG 1371… melintas dengan cepat dan secara mendadak security memberhentikan mobil tersebut.

Hal itu jelas membahayakan selain pengengendara mobil juga membahayakan security depot itu sendiri.  Akibat kejadian tersebut terjadi adu mulut antara supir mobil xenia dengan security depot gas elpiji Mestong-Muaro Jambi.

Sang pengendara mobil xenia berwarna hitam sempat mengaku dirinya adalah seorang oknum anggota polisi. Saat itu juga berkerumun masyarakat Mestong Muaro Jambi menyaksikan kejadian dan adu mulut antara supir dan security depot pengisian gas elpiji.

Melalui kejadian yang hampir mengakibatkan korban jiwa itu merupakan suatu pelajaran bagi pihak security di dalam menjalankan tugasnya di lapangan  , apalagi dalam hal itu pada tugas untuk  mengatur armada truk yang bermuatan tabung besar yang hendak memasuki areal depot.  Disamping itu dibutuhkan pengaman pada jarak yang baik dan dapat dilihat dari jarak 500 meter agar pengendara mobil maupun sepeda motor dapat melihat  sehingga kecepatan laju kendaraan dapat dikurangi.

Masyarakat juga menilai dan menegaskan kepada Reportase Kriminal Post ,”bahwa memang security yang ceroboh karena di tikungan jalan tidak ada security lain yang berjaga hanya memasang bendera namun juga tidak kelihatan dari jalan tersebut”.

Kiranya hal tersebut jangan sampai terulang kembali , tegas masyarakat yang enggan disebutkan namanya kepada Reportase Kriminal Post sekali lagi.

***Hvr***

INFO SEPUTAR JAMBI

JALAN SEI KAMBANG KOTA JAMBI SETIAP HARI MACET

Jambi, Reportase Kriminal Post        Masyarakat pengguna jalan di Kota Jambi mengeluh setiap hari akibat kemacetan yang terjadi di Jalan Kolonel Amir Hamzah Sei Kambang Kota Jambi. Masalahnya adalah para pengendara kendaraan bermotor roda empat tidak menyadari dan memahami keadaan jalan dan memarkirkan kendaraannya  di sebelah kiri bahu jalan dan di sebelah kanan bahu jalan sehingga menciptakan jalan tersebut menjadi sempit. Kendaraan yang hendak melalui jalan tersebut menjadi bertumpuk namun pihak kepolisian sendiri khususnya Satlantas tidak pernah sama sekali memperhatikan keadaan jalan tersebut.

Penyebab utama kemacetan jalan Kolonel Amir Hamzah Sei Kambang Kota Jambi diakibatkan adanya bangunan Rumah Sakit  yang tidak memiliki kapasitas halaman parkir yang memadai dan sejumlah sekolah yang juga tidak memiliki halaman parkir yang memadai. Arus lalu lintas dari wilayah Sipin, dan arus lalu lintas dari wilayah Telanaipura  yang berakhir dengan kemacetan yang tidak dapat dihindari  karena banyaknya kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Sejumlah masyarakat pengguna jalan yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post menegaskan,”bahwa sebaiknya pihak kepolisian lalu lintas dapat ditempatkan di kawasan tersebut selama jam-jam sekolah sehingga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi baik dan lancar”.

Kota Jambi yang terbilang Kota kecil namun berpenduduk padat seharusnya mendapat perhatian yang serius dari pihak penegak ketertiban  lalu lintas sehingga dapat tercipta ketertiban dan keamanan bagi pengguna jalan serta menciptakan kesadaran masyarakat untuk memarkirkan kendaraannya secara tertib dan masyarakat juga belajar dalam kedisiplinan berlalu lintas.

Harapan terbesar masyarakat, Satlantas dapat segera menindaklanjuti hal ini,”ketertiban dan keamanan berkendara serta kesadaran dalam berlalu lintas di jalan raya”.

***Hvr***

———————————————————–

KANTOR CAMAT JAMBI SELATAN MEMUNGUT BIAYA UNTUK KEPENGURUSAN SURAT

Jambi,Reportase Kriminal Post-
Sejumlah masyarakat Kota Jambi Selatan mengeluh karena dikutip sejumlah nilai uang untuk mempercepat dan mempermudah proses kepengurusan surat-surat di Kantor Kecamatan Jambi Selatan .
Ditegaskan sejumlah masyarakat yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post,”bahwa mereka terpaksa mengeluarkan kocek mereka untuk melicinkan surat-surat yang mereka urus di kantor kecamatan tersebut.
Dengan terang-terangan pegawai kantor Kecamatan Kota Jambi Selatan yang bernama Lusi,menyebutkan sejumlah angka nilai uang yang harus dibayarkan kepada masyarakat Kota Jambi Selatan. Ada yang bernilai RP.20.000 , RP.10.000, RP.5.000 dan lain-lainnya.
Masyarakat yang menyampaikan informasi kepada Reportase Kriminal Post merasa ,bahwa perangkat pegawai pemerintah seperti itu memang telah menjamur dan tidak dapat dipungkiri aksi-aksi mereka tersebut.
Sementara Camat Kota Jambi Selatan,Abdullah ketika hendak dimintai keterangan mengenai permasalahan tersebut selalu tidak berada di tempat dengan berbagai alasan seperti rapat di DPRD,ada acara dengan pejabat dan lain-lain.***Harvery***

—————————————————–

HALO POLISI

 

PATROLI MULTI SASARAN POLSEKTA KOTA BARU JAMBI

 

 

Jambi,Reportase Kriminal Post              Tindakan aparat penegak hukum Kota Jambi dalam menyikapi dan mengantisipasi kegiatan-kegiatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dituangkan dalam bentuk Patroli Multi Sasaran ( PMS ) semakin hari semakin gencar karena Jambi merupakan suatu Kota yang strategis dan menjadi pintu utama yang menghubungkan beberapa Kota Besar yang ada di Indonesia.

Gambar

Gambar

Gambar

Pukul 09.00 Wib tadi pagi ( 15/05/2012 )  digelar kembali operasi  patroli multi sasaran ( PMS ) di pintu perbatasan Kota Jambi dengan perbatasan Kabupaten Muaro Jambi. Dalam operasi tersebut  menurunkan 20 personil yang terdiri dari buser,intel,provost, dan satlantas Polsekta Kota Baru Kota Jambi.   Operasi itu dipimpin oleh dua orang perwira,Ipda Datarman dan Ipda Burhanudin.

Kepada Reportase Kriminal Post, Ipda Burhanudin menegaskan,”target operasi adalah curanmor ( pencurian motor ),sajam ( senjata tajam ), Illegal logging dan Narkoba seperti ganja kering dan kelengkapan surat kendaraan bermotor”.” Adapun khusus kendaraan roda empat difokuskan berasal dari wilayah Medan dan Riau dengan fokus kendaraan truk fuso dan mobil box”.

Operasi ini kita laksanakan setiap hari dengan waktu dan tempat yang kita acak,tegas Burhanudin kepada Reportase Kriminal Post.

Kapolsek Kota Baru AKP Gadug Kurniawan melalui Kasi Humas Ipda Burhanudin menegaskan,”bahwa dengan adanya operasi  Patroli Multi Sasaran ( PMS ) selama ini telah membuahkan hasil dan kita akan terus meningkatkan hal tersebut demi keamanan dan ketertiban wilayah Provinsi Jambi khususnya Kota Jambi dari hal-hal yang tidak baik”.

***Hvr&Aln***