Arsip Tag: Korban

ONE FAMILY RUN TIME killed by MUDIK

Sungai Penuh_RESKRIM
Hiang Pendung funeral home residents Kampung Tanah filled with hysteria, when the three victims of the deadly accident on the road Pamenang Merangin district arrived at the funeral home.

The families and communities around the crowded funeral when the ambulance arrived home at approximately 1:30 pm on Tuesday (07/05/2016) morning. Based on information from the family, the three bodies were to be buried today, Tuesday (07/05/2016).

When reached for comment, the victim’s family said, “the victims were married couples following one of the children who want to Jambi home to my hometown, arrived in the West Pamenang, Merangin on Monday afternoon (07/04/2016) yesterday brushed motor driven Innova car which resulted in him losing his balance and eventually fall.

Inferred for this family from the opposite direction there was another car at high speed directly hit them. “Victims entourage return of Sarolangun motor life, there are five. Two other family members on another bike,” said relatives of the victims as confirmed reskrim at the funeral home.

Furthermore, disclosed the victim’s family, “after hitting the victim, the Innova car ran away but were recovered by the police Merangin. While the identity of the third victim managed to note is Ramus (40), Sidan (37), and Marzal (3) the villagers of Kampung Tanah Pendung Hiang Sungai Penuh is planned today to be buried, he concluded. ** Eril **

Iklan

SEKELUARGA TEWAS DITABRAK LARI SAAT MUDIK

SUNGAI PENUH_RESKRIM
Rumah duka warga Pendung Hiang Kecamatan Tanah Kampung diliputi dengan suasana histeris ,ketika ketiga korban kecelakaan maut di jalan Pamenang Kabupaten Merangin tiba di rumah duka tersebut.

Pihak keluarga maupun masyarakat sekitar ramai melayat ketika mobil ambulance sampai dirumah sekira pukul 01.30 WIB pada Selasa (05/07/2016) dini hari. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, ketiga jenazah tersebut akan dimakamkan hari ini Selasa (05/07/2016).

Ketika diminta keterangannya,pihak keluarga korban mengatakan,”korban adalah pasangan suami istri berikut satu orang anak yang dari Jambi hendak mudik ke kampung halaman,tiba di Pamenang Barat,Merangin pada Senin sore(04/07/2016) kemarin motor yang dikendarai bersenggolan dengan mobil Innova yang mengakibatkan suaminya kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh.

Nasib naas bagi keluarga ini dari arah yang berlawanan ada mobil lain dengan kecepatan tinggi langsung menabrak mereka. “Korban rombongan pulang dari Sarolangun pakai motor, ada lima orang. dua orang anggota keluarga lainnya dengan motor lain,” jelas kerabat korban saat dikonfirmasi RESKRIM di rumah duka.

Lebih lanjut ,diungkapkan keluarga korban ,”setelah menabrak korban, mobil Innova tersebut langsung kabur tetapi berhasil diamankan pihak kepolisian Merangin. Sementara identitas ketiga korban yang berhasil diketahui adalah Ramus (40), Sidan (37), dan Marzal (3) merupakan warga Desa Pendung Hiang Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh yang rencananya hari ini akan dimakamkan,tutupnya.**ERIL**

SOME EMPLOYERS JAMBI tyrannized APPROVED BY GOVERNMENT CONTRACTORS ( SEJUMLAH PENGUSAHA JAMBI DI ZHOLIMI KONTRAKTOR YANG DITUNJUK PEMDA )

Bpk.Yadi,salah seorang pengusaha Jambi yang telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat kontraktor yang ditunjuk oleh Pemda jambi.RESKRIM.Doc
Bpk.Yadi,salah seorang pengusaha Jambi yang telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat kontraktor yang ditunjuk oleh Pemda jambi.RESKRIM.Doc

Jambi Reskrim
Effort and slogans are always on behalf of the people of Jambi but it is unfortunate if it all ended in disappointment and fall of a community effort Jambi.
This happens on a construction project geese duo Jambi market, estimated to cost approximately 641 billion, but in fact such development efforts many entrepreneurs Jambi claimed to fall into bankruptcy.
A number of businessmen Jambi asserted, “that their efforts are now bankrupt because of the supply of materials to the total market project Angso duo turns up to this moment has not completely thawed”.
Yadi, a sawmill owner in Muaro jambi went bankrupt because he has supplied the timber reaches hundreds of cubic to market projects, but disbursement Angso duo recently received approximately Rp.20 million while the total material that it supplies worth Rp.165 million. He was one of the many entrepreneurs Jambi suffered due to the collapse and bankruptcy Angso market projects that are not clear-management duo.
Contractors who proud of the Jambi Regional Government, which he said bona fide and from Jakarta is leaving a wound that can not be treated. The main contractor appointed director of the Regional Government of Jambi, Sujatmiko until now was not entirely account for the issue of payment to a businessman Jambi estimated losses reach billions of rupiah.
Jambi entrepreneurs, expects to Jambi local authorities would be responsible for the debts in the form of supply of material goods to market projects Angso duo and asked the government to dilute so that they can keep hold of his life because of the efforts that have gone bankrupt.
While Raden as the supervisor of the company in charge memanagement disbursement problems until now always stalling payment problems, and said that funds have not been sent by the company central Jakarta.
In the initial agreement is written, “that payment will be made most quickly during semingggu and maximum is one month, but in fact up to 10 months, the payment is not yet disbursed by the companies said the bona fide and from Jakarta”.
More sadistic again the government, represented by Ir.Cornelis Buston, asserts, “that all the affairs issues Angso market projects duo, none of his business if experiencing difficulty in repayment”. Then where is the responsibility of the Regional pmerintah as a bookmark contractor on the project Angso market duo ???????????????***Harvery***


Bpk.Yadi,salah seorang pengusaha Jambi yang telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat kontraktor yang ditunjuk oleh Pemda jambi.RESKRIM.Doc
Bpk.Yadi,salah seorang pengusaha Jambi yang telah mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat kontraktor yang ditunjuk oleh Pemda jambi.RESKRIM.Doc

Jambi_RESKRIM

Upaya dan slogan yang selalu mengatasnamakan rakyat Jambi namun sangat disayangkan jika semuanya berakhir dengan kekecewaan dan jatuhnya sebuah usaha masyarakat Jambi.

Hal tersebut terjadi pada pembangunan proyek pasar angsa duo Jambi, diperkirakan menelan biaya sekira 641 milyar, namun pada faktanya usaha pembangunan tersebut banyak merenggut para usahawan Jambi hingga jatuh pailit. 

Sejumlah pengusaha Jambi menegaskan,”bahwa usaha mereka kini bangkrut total karena pasokan material ke proyek pasar angso duo ternyata hingga detik ini belum sama sekali dicairkan”.

Yadi ,salah seorang pemilik sawmill di Kabupaten Muaro jambi jatuh bangkrut karena beliau telah memasok kayu  mencapai ratusan kubik ke proyek pasar angso duo namun pencairan yang baru diterima sekira Rp.20 juta sementara total material yang dipasoknya bernilai Rp.165 jutaan. Beliau adalah salah seorang dari sekian banyak pengusaha Jambi yang mengalami collapse dan pailit akibat proyek pasar angso duo yang tidak jelas managementnya.

Kontraktor yang dibanga-banggakan oleh Pemerintah Daerah Jambi ,yang katanya bonafid dan dari Jakarta ternyata meninggalkan sejumlah luka yang tidak dapat diobati. Direktur utama kontraktor yang ditunjuk Pemerintah Daerah Jambi,Sujatmiko hingga saat ini pun belum sama sekali mempertanggungjawabkan masalah pembayaran terhadap sejumlah pengusaha Jambi yang diperkirakan kerugiannya mencapai miliaran rupiah.

Para pengusaha Jambi,mengharapkan kepada pihak pemerintah daerah Jambi mau bertanggung jawab atas hutang-hutang yang berupa pemasokan barang material ke proyek pasar angso duo dan meminta pemerintah segera mencairkan agar mereka dapat tetap melangsungkan hidupnya karena usaha yang telah jatuh bangkrut.

Sementara Raden selaku pengawas dari perusahaan yang bertugas memanagement masalah pencairan hingga saat ini selalu mengulur-ulur waktu masalah pembayaran, dan mengatakan dana belum dikirim oleh perusahaan pusat Jakarta.

Pada kesepakatan awal tertulis,”bahwa pembayaran akan dilakukan paling cepat selama semingggu dan paling lama adalah sebulan namun faktanya hingga 10 bulan,pembayaran sama sekali belum dicairkan oleh pihak perusahaan yang dikatakan bonafid dan dari Jakarta tersebut”.

Lebih sadisnya lagi pihak pemerintah, yang diwakili oleh Ir.Cornelis Buston,menegaskan ,”bahwa semua urusan masalah proyek pasar angso duo ,bukanlah urusannya bila mengalami kesulitan dalam pembayaran”. Lalu dimanakah tanggung jawab pihak Pmerintah Daerah selaku penunjuk kontraktor pada proyek pasar angso duo???????????????***Harvery***

SMPN 15 JAMBI CITY dedicate 3 TAIL CATTLE IN HOLIDAY VICTIMS 1436 H ( SMPN 15 KOTA JAMBI PERSEMBAHKAN 3 EKOR SAPI DI HARI RAYA KORBAN 1436 H )

Acara Pemotongan Hewan Kurban Pada Hari Raya Idul Adha 1436 H di Sekolah Menengah Pertama 15Kota Jambi.RESKRIM.Doc
Acara Pemotongan Hewan Kurban Pada Hari Raya Idul Adha 1436 H di Sekolah Menengah Pertama 15Kota Jambi.RESKRIM.Doc

Jambi_RESKRIM

Worship is a real form of communication, submission and surrender were worked out by the people believe in the Creator through the order according to predetermined rules and spawned harmony of vertical and horizontal relationships.

A tangible manifestation of the Eid al-Adha and / or better known as Eid Hajj and / or the Feast of Sacrifice that is offered livestock such as cows, buffaloes, goats, sheep and others.

3 ekor sapi dipersembahkan oleh Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Jambi,H.Fadilah,S.Ag,S.Pd,M.Pddan majelis guru pada Hari Raya Kurban 1436 H lalu.RESKRIM.Doc
3 ekor sapi dipersembahkan oleh Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Jambi,H.Fadilah,S.Ag,S.Pd,M.Pddan majelis guru pada Hari Raya Kurban 1436 H lalu.RESKRIM.Doc

Some time ago the educational institutions Junior High School 15 Jambi have implemented cattle slaughter houses victims as much as 3 tails, the purpose is worship, foster social attitudes and help students who can not afford, and people can not afford in the school environment.

Principal Junior High School 15 Jambi, H.Fadilah, S.Ag, S. Pd, M. Pd through the committee chairman Feast of Sacrifice, H.Suwardi, S.Ag asserted, “that the purpose of sacrifice slaughter houses  held at School The first 15 city of Jambi, the first is worship then foster social attitudes and help the students and the community around the school are not able to be helped. “

A number of Siwa-students who can not afford and does not want his name mentioned when requested statement asserted, “that they are very happy and pleased to get a helping hand in providing assistance on the Feast of Sacrifice 1436 H of the principal, and the assembly of teachers who care”.

H.Suwardi, S.Ag, Principal along with the panel of teachers also felt excited and happy to help the students and the community around the school on Idul Adha 1436 H ago.

Giving sacrificial meat distributed to 120 students who are not able, traders school cafeteria, and the community around school environments represented by the head of the neighborhood. *** *** Harvery

Jambi_RESKRIM

Ibadah adalah suatu wujud nyata komunikasi,tunduk dan berserah yang dikerjakan oleh umat percaya kepada Sang Pencipta melalui tatanan sesuai aturan yang telah ditetapkan dan melahirkan keharmonisan hubungan vertikal dan horizontal.

Wujud nyata Hari Raya Idul Adha dan/atau yang lebih dikenal dengan lebaran haji dan/atau Hari Raya Kurban yakni mempersembahkan hewan ternak seperti sapi,kerbau,kambing,domba dan lainnya.

Beberapa waktu lalu Institusi pendidikan Sekolah Menengah Pertama 15 Kota Jambi telah melaksanakan pemotongan hewan korban sapi sebanyak 3 ekor,tujuannya adalah ibadah, memupuk sikap sosial dan membantu siswa-siswi yang tidak mampu serta masyarakat tidak mampu di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama 15 Kota Jambi,H.Fadilah,S.Ag,S.Pd,M.Pd melalui ketua panitia Hari Raya Kurban,H.Suwardi,S.Ag menegaskan,”bahwa tujuan pemotonganhewan kurban yang diadakan di Sekolah Menengah Pertama 15 Kota Jambi,pertama adalah ibadah kemudian memupuk sikap sosial  dan membantu siswa-siswi dan masyarakat  di sekitar lingkungan sekolah yang tidak mampu agar dapat terbantu”.

Sejumlah siwa-siswi  yang tidak mampu dan tidak ingin namanya disebutkan ketika diminta keterangannya menegaskan,”bahwa mereka merasa sangat bahagia dan senang mendapatkan uluran tangan di dalam memberikan bantuan pada Hari Raya Kurban 1436 H dari Kepala Sekolah, dan para majelis guru yang peduli”.

H.Suwardi,S.Ag , Kepala Sekolah beserta para majelis guru juga merasa senang dan bahagia dapat membantu para siswa-siswi dan masyarakat di sekitar lingkungan sekolah pada Hari Raya Idul Adha 1436 H lalu.

Pemberian daging kurban disalurkan kepada 120 siswa-siswi yang tidak mampu , pedagang kantin sekolah , dan  masyarakat sekitar linkungan sekolah yang diwakilkan oleh ketua rukun tetangga.***Harvery***