Arsip Tag: Begal

TOKO SOUVENIR DI PAGARALAM DISATRONI BEGAL ( SOUVENIR SHOP IN PAGARALAM drop in by robber )

Pagaralam_RESKRIM

Toko oleh-oleh yang terletak di kawasan Simpang Asam, Kelurahan Besemah disatroni kawanan begal bermotor. Pelaku menggunakan motor jenis Honda Revo mengancam pemilik toko dengan pisau sehingga uang di dalam laci  berhasil dibawa kabur.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pada saat melakukan aksinya pelaku tidak melepas helm dan masuk ke dalam toko milik Normaini (45).

Normaini adalah pedagang makanan dan pusat oleh-oleh khas Pagaralam di Jalan Kapten Sanap Simpang Asam, Kelurahan Besemah Serasan pada, Rabu 18/03/2015 sekira pukul 18.30 WIB. Padahal suasana dan, lokasi toko berada di kawasan padat.

Nurmaini menegaskan,bahwa pelaku menggunakan sepeda motor turun dan langsung masuk ke toko dengan berpura-pura membeli kopi setengah kilogram.

Ketika Pelaku memasuki tokonya waktu itu suasana Maghrib sehingga situasi sepi pelaku langsung mendekati dan mengancam dengan pisau setelah itu mengambil uang dalam laci.

“Pelaku langsung melarikan diri ke arah Jarai Kabupaten Lahat. Dia mengendarai sepeda motor Honda Revo dan tidak diketahui dengan jelas nomor polisi kendaraan tersebut, pake helm, baju hitam, masuk ke dalam toko dengan berpura beli kopi setengah kilogram,” ungkapnya, Kamis (19/03/2015).

Saat akan membayar dia langsung mengeluarkan pisau dan langsung menempelkan tepat di leher saya sehingga tidak dapat berbuat apa-apa.

“Setelah menempelkan pisau di leher saya, dia langsung masuk dengan mendekati laci tempat menyimpan uang dan langsung mengambilnya. Setelah itu pelaku sempat mengancam dengan memutar-mutar pisau sebelum melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor ke arah pasar, ” jelas Normaini.

Sementara itu, Kapolsek Pagaram Selatan, Ipda Martono menegaskan, pihaknya tengah melakukan pengembangan atas kasus begal ini.

“Saat akan membayar pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam langsung menghunuskan pisau kearah leher korban. Saat korban tak berdaya pelaku langsung mengambil uang dalam laci setelah itu melarikan diri. Kerugian diperkirakan senilai Rp.1 juta hasil penjualan pada hari kejadian,” tambahnya lagi.***Kuyung***


Pagaralam_RESKRIM

Souvenir shop located in Simpang Acid, Village Besemah disatroni herd motor robber. Perpetrators use types Honda Revo motorcycle shop owner threatened with a knife so that the money in the drawer successfully taken away.

Based on the information gathered, at the time of the act the perpetrator does not remove the helmet and go into the shop of Normaini (45).

Normaini are traders of food and souvenirs typical center Pagaralam in Jalan Simpang Captain Sanap Acid, Village Besemah Serasan on, Wednesday, 03/18/2015 at 18:30 pm approximately. Though the atmosphere and, the location of the shop is in a busy neighborhood.

Nurmaini asserted, that the perpetrator uses a motorcycle down and go directly to the store by pretending to buy a pound of coffee.

When the perpetrator entered the store at the time of Maghrib atmosphere so quiet situation directly offender approached and threatened with a knife after it took the money in the drawer.

“The perpetrators immediately fled to the Jarai Lahat. He was riding a motorcycle Honda Revo and it is not clear that the vehicle license plate number, he wore a helmet, black suit, came into the store with fake buy a pound of coffee,” he said on Thursday (19 / 03/2015).

When will pay him immediately took out a knife and a straight right stick my neck so it can not do anything.

“Having put a knife in my neck, he went directly to the approaching drawer save money and took it. After that the perpetrator threatened by twisting the knife before fleeing on a motorbike in the direction of the market,” said Normaini.

Meanwhile, the police chief South Pagaram, Ipda Martono confirmed, it is conducting development in a case of this robber.

“We will pay the direct perpetrators issued immediately drew a knife sharp weapon towards the victim’s neck. When the victim helpless direct actors take the money in the drawer after the escape. The losses estimated at Rp 1 million from the sale of the day of the incident,” he added. ** * Kuyung ***

TIM COBRA TEMBAK MATI DEDENGKOT BEGAL : KISAH YANG MENEGANGKAN ( TEAM COBRA SHOOT OFF dedengkot robber: STORY tense )

Sidoarjo_RESKRIM

‎Tim Cobra Sub Direktorat III Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur menembak mati YA (20 tahun), dedengkot begal sadis yang kerap kali beraksi di wilayah Pasuruan, Mojokerto dan Sidoarjo.

Tersangka disergap di Jalan Raya Waru, Sidoarjo arah ke Surabaya pada  ,Rabu/11/03/2015/sekira pukul 03:00WIB. 

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono, menegaskan penyergapan diawali dengan membuntuti tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda Beat beriringan dengan dua tersangka lainnya yang berboncengan motor Suzuki Satria dari kawasan Krian, Sidoarjo ke arah Surabaya.

Di Bundaran Waru arah Surabaya, petugas berusaha menghentikan motor tersangka dengan cara dipepet kanan dan kiri. Namun, tersangka mengeluarkan sebilah golok dan diarahkan untuk menyerang petugas.

“Petugas dari Tim Cobra kemudian melakukan tindakan melumpuhkan, setelah memberikan tembakan peringatan tidak dihiraukan. Akhirnya, tembakan berikutnya diarahkan ke kaki dan dada. Sedangkan dua tersangka lainnya melarikan diri,” tegas Kombes Pol Awi Setiyono dalam konferensi pers di Polda Jatim.

YA kemudian menghembuskan nafas terakhir saat berada di rumah sakit. Sementara, tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

‎Awi menyebut, kejahatan pembegalan terakhir yang dilakukan kelompok ini menimpa seorang gadis berinisial DA (16 tahun). Termasuk pernah membawa kabur mobil korban. Kelompok ini, kata Awi, sudah sering melakukan kejahatan begal motor. Dalam aksinya, mereka kerap kali melukai korban.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan di antaranya, sepeda motor Honda Beat warna hijau putih bernomor polisi N-3599-TAE, senjata tajam jenis penghabisan sepanjang 50 centimeter, serta sebuah tas berisi dua buah bom rakitan.

“Dan surat-surat milik korban atas nama Misnadi,” tegas Awi Setiyono.***Dinda.S***


Sidoarjo_RESKRIM

Team Cobra III Sub Directorate of Crime and Violence, Criminal Investigation Directorate General of East Java Police shot dead YA (20 years), dedengkot sadistic robber who often act in the region of Pasuruan, Mojokerto and Sidoarjo.

The suspect was ambushed on Highway Waru way to Surabaya on Wednesday / 11/03/2015 / approximately at 03: 00WIB.

Head of East Java Police spokesman Sr. Pol Awi Setiyono, confirms ambush begins with trailing suspects riding a motorcycle Honda Beat in conjunction with two other suspects who rode Suzuki Satria from Krian district, Sidoarjo in the direction of Surabaya.

At the roundabout Waru direction of Surabaya, the officer attempted to stop the motor suspect cornered manner right and left. However, the suspect issued machete and directed to attack the officer.

“Officers of Team Cobra then paralyze action, after giving a warning shot was ignored. Finally, the next shot is directed to the legs and chest. The two other suspects fled,” said Police Commissioner Awi Setiyono in a press conference in East Java Police.

YES then breathed his last while in the hospital. Meanwhile, other suspects are still in pursuit.

Awi call, the last crime committed spoliation this group happened to a girl initials DA (16 years). Includes never carried off the victim’s car. This group, said Awi, has often commit crimes of motor robber. During the action, they often injure the victim.

Some evidence was secured in between, Honda Beat green color white plate number N-3599-TAE, sharp weapon types efflux as long as 50 centimeters, and a bag containing two homemade bombs.

“And the letters on behalf of the victim Misnadi,” said AWI Setiyono. *** *** Dinda.S

KAPOLRESTA PALEMBANG : TEMBAK DI TEMPAT PELAKU BEGAL (Kapolresta PALEMBANG: SHOOT IN THE ACTORS robber )

Palembang_RESKRIM

Kapolresta Palembang ,Kombes Pol Sabarudin Ginting, mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menembak di tempat bagi para pelaku begal. Intruksi tembak di tempat dilakukan jika situasi sudah mendesak.

“Saya kira kita semua tahu, perintah sudah jelas. Kalau situasinya membahayakan petugas dan korban, pelaku langsung ditembak di tempat,” tegas Ginting pada, Selasa /04 /03/ 2015.

Mengantisipasi aksi begundal itu terus meluas, Polresta Palembang akan membangun dua Polsek terbaru di kawasan perbatasan Kota Palembang seperti di Kecamatan Simatang Borang dan Kecamatan Alang-Alang Lebar.

Ginting menegaskan, dua pembangunan Polsek baru tersebut akan segera dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami berharap Pemda atau Pemerintah Kota menyiapkan lahan buat Polsek baru di Alang-Alang Lebar dan Simatang Borang. Karena wilayah kecamatan perbatasan tersebut, kini makin meluas,” tegas Ginting.

Disamping itu, Ginting mengklaim, sebaran para anggotanya di tengah masyarakat juga dinilai efektif untuk mengantisipasi kejahatan. Sebanyak 16 CCTV telah disiapkan untuk memantau situasi dan kondisi ketertiban masyarakat di Palembang.

“Setiap harinya, 500 anggota kami sebar ke tengah-tengah masyarakat. Dibantu dengan 16 CCTV. Ini akan ditambah menjadi 30 CCTV. Kita berharap aksi curas (pencurian dengan kekerasan) yang sering disebut begal itu tidak meluas,” tegas  Ginting kembali.

Kapolresta Palembang  mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga diri sendiri, dengan tidak memancing pelaku kejahatan.

“Masyarakat harus menjadi Polisi bagi dirinya sendiri. Semalam saja, saya ketemu ibu-ibu pukul dua pagi pakai motor jalan sendirian. Ini kan bisa memancing para pelaku kejahatan. Kita harapkan warga juga harus sadar,” ungkap Ginting.***Kuyung***


Palembang_RESKRIM

Kapolresta Palembang, Sr. Pol Sabarudin Ginter, instructed the management to shoot in place for offenders robber. Instructions shoot on sight do if the situation is urgent.

“I think we all know, the command is clear. If the situation is harmful to the officer and the victim, the offender shot on the spot,” said Ginter on Tuesday / 04/03/2015.

Anticipating the goons action continues to expand, Palembang Police will build two latest police in the border area of ​​Palembang as in the district and sub-district Simatang Form Reeds width.

Ginter asserted, two new police building will be coordinated with the Government of South Sumatra Province.

“We hope that the local government or municipal government to prepare the land for a new police station in Reeds Width and Simatang Form. Due to the border of the districts, is now more widespread,” said Ginter.

Besides, Ginter claims, distribution of members in the community are also considered effective to anticipate crime. A total of 16 CCTV has been prepared to monitor the situation and condition of public order in Palembang.

“Every day, our 500 members spread into the middle of society. Aided by 16 CCTV. It will be increased to 30 CCTV. We expect action curas (theft with violence) is often called the robber was not widespread,” said Ginter back.

Palembang police chief appealed to the public to be able to take care of yourself, with no fishing offenders.

“People should be the police for himself. Last night, I met mothers at two in the morning road motor life alone. It could provoke the perpetrators. We hope that citizens should also be aware of,” said Ginter. *** Kuyung ** *