Arsip Tag: Asusila

GEGER!!!MASYARAKAT SIMPANG SUNGAI DUREN TEMUKAN MAYAT BAYI DI KANTONG PLASTIK

MUARA JAMBI_RESKRIM

Warga Simpang Sungai Duren Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro jambi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berkelamin laki-laki dalam kantong plastik berwarna hitam pada Minggu,01/10 sekitar pukul16.00.WIB sore lalu. Mayat bayi tersebut terlihat sengaja dibuang di bawah jembatan di RT  6 dengan kondisi mayat masih lengkap dengan ari-ari.
Sinaga, warga setempat saat dikonfirmasi  mengatakan,”kondisi mayat belum busuk, dugaan baru dibuang dua hari”beber Sinaga. Dirinya juga mengatakan,saat pertama kali  melihat,merasa curiga dengan onggokan plastik besar serta dikerumuni banyal lalat, kemudian di dekati dan ternyata bungkusan tersebut berisi mayat bayi laki-laki yang telah membiru serta mengeluarkan bau amis.

Pada saat itu warga tidak menyangka jika onggokan plastik besar berwarna hitam tersebut adalah mayat bayi laki-laki yang telah tak bernyawa lagi.Atas penemuan tersebut, pihak kepolisian Jaluko langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menduga sementara, bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap dan tak diinginkan  kelahirannya.

Guna melengkapi penyelidikan atas kasus ini, pihak Kepolisian jambi luar kota langsung membawa mayat bayi naas tersebut menggunakan ambulance ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk dilakukan autopsi.#Harvery#

Iklan

FOTO BUGIL SISWA BEREDAR

ILUSTRASI BERITA
Ilustrasi.RESKRIM.Doc

 

Muaro Jambi_RESKRIM

Foto bugil yang diduga foto salah satu siswi SMA di  Muarojambi yang berinisial FL marak beredar di jejaring sosial facebook. Foto tersebut telah diunggah oleh akun facebook bernama Aldira Aj pada 12 April 2014.

Foto berbau porno tersebut,telah diunggah dan di tautkan ke akun milik Wiewyd Chie Widyae Shariey. Kutipan ungkapannya seperti berikut,“Dmi allah itu semua foto nya FL temen nya kmu ank SMA 8 MUARO JAMBI,”ujar akun Aldira Aj, dalam Facebooknya.

Foto bugil yang telah diunggah tersebut, merupakan foto bugil seorang perempuan muda dengan berbagai pose. Tampak dia ( siswa ) sedang berada di sebuah kamar mandi tradisional atau kamar mandi di luar rumah, tanpa atap. Penampilan beberapa pose yang ditampilkan diantaranya saat gadis itu sedang jongkok, berdiri dengan memamerkan kemaluan dan payudaranya, serta berbagai pose lainnya.

Terdapat kurang lebih sekitar 20- an foto yang telah diunggah oleh akun atas nama Aldira Aj dalam Facebooknya.

Sementara akun Aldira Aj sendiri, menggunakan foto foto profile seorang perempuan paruh baya. Namun sayangnya, dalam biodatanya itu, akun atas nama Aldira Aj tidak menuliskan identitas dirinya secara lengkap. Namun dalam keterangan domisilinya tertulis,bahwa Aldira Aj tinggal di Kota Jambi.

Pada sebuah  komentar salah satu foto yang diunggah oleh Aldira Aj, ia mengatakan bahwa foto tersebut asli milik akun Jambijinnisiekireina Putriyaengsetia.

Kemudian selanjutnya diadakan pengecekan terhadap akun yang dimaksud ternyata  Akun atas nama Jambijinnisiekireina Putriyaengsetia adalah akun atas nama seorang remaja. Ia masih berstatus sebagai siswa SMA dan belum bekerja.

Dalam uraiannya Aldira mengatakan,“Dmi allah tu semua asli foto ny jambijinnisiekireina putryaengsetia,”tulisnya.

Dalam salah satu foto, terdapat komentar dari akun Fitri Bae yang mengaku kenal dengan gadis yang sedang berfoto bugil tersebut. “Dia satu kampung aku,”tulis akun Fitri Bae.

Diduga, diunggahnya foto bugil tersebut akibat sakit hati. Dalam salah satu percakapan atau komentar di foto tersebut, sempat dikatakan oleh Aldira Aj, bahwa FL merupakan kekasih kakaknya. Namun, FL meninggalkan kakaknya Aldira Aj, sehingga Aldira Aj tega mengunggah foto tersebut.

Kepala Sekolah SMA 8 Muarojambi, Gultom saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mendapat kabar soal adanya foto tersebut. Namun, dirinya akan menyelidikinya, jika benar itu siswanya.

“Itu masuk ranah hukum kalau memang benar, tapi saya saat ini belum tau kabar itu. Nanti kita cek dulu ke sekolah,”ungkapnya.

Saat ditanya, apakah disekolah ada murid yang berinisial FL, Gultom juga mengaku belum tau. “Saya belum cek, nanti kita cek dulu,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Muarojambi AKBP Ayi Supardan saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya akan melakukan kroscek soal informasi tersebut.

“Saya baru dengar, nanti kita akan cek, apa benar itu foto siswa Ma Jambi atau bukan,”tegas AKBP Ayi Supardan dengan singkat.***Harvery***

 

 

 

 

 

SISWI SMP DIPERKOSA PENGUSAHA

 

siswi

Ciawi,Bogor_RESKRIM

Korban pelecehan seksual kembali terjadi ,kini menimpa seorang siswi SMP Kelas 2. Didampingi kerabatnya, MS siswi kelas 2 SMP di Ciawi, Bogor mengadukan nasibnya ke sebuah lembaga bantuan hukum di Kota Bogor, pada Rabu 04/06/2014 Juni siang.

Pada Kamis (05/06/2014), MS mengadu telah disetubuhi seorang pengusaha properti asal Sukabumi dan kini ia hamil 5 bulan. Akibat kehamilannya itu, ia keluar dari sekolah.

MS berkisah mulanya ia berkenalan dengan Abdul Majid, pengusaha asal Sukabumi pada Desember lalu. Pelaku langsung mengajak korban pergi ke sebuah hotel di kawasan Cisarua puncak dan menyetubuhinya.

Saat itu ia berjanji akan bertanggungjawab bila MS hamil. Tapi seperti bisa ditebak, janji tinggal janji. Pihak keluarga korban lalu melapor ke Polres Bogor. Abdul Majid sempat ditahan selama satu pekan tapi entah kenapa ia kemudian dibebaskan.

Terkait hal ini, keluarga korban mendesak agar polisi kembali menahan pelaku. Namun hingga kini belum diperoleh keterangan mengenai sikap polisi atas desakan tersebut.

Tergerak atas kasus percabulan yang menimpa anak-anak ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemui korban dan berjanji akan menelusuri kasus ini dengan menemui Kapolres Bogor.***Indra S***

<

p style=”text-align:justify;”>

FBI: VAHEY TERSANGKA PERNAH MENGAJAR DI JIS SELAMA 10 TAHUN

 

FBI/CNN Foto wajah William James Vahey yang dirilis FBI. Foto kiri dari tahun 2013 dan kanan dari tahun 1986Rabu, 23/04/2014/09:20 WIB

 

HOUSTON, RESKRIM – Seorang tersangka pedofil yang kasusnya kini sedang ditangani FBI pernah mengajar di Jakarta International School (JIS) di Jakarta, selama 10 tahun,dari Tahun 1992-2002. RESKRIM.DOCTersangka bernama William James Vahey itu dalam empat dekade mengajar di berbagai sekolah swasta di sejumlah negara, salah satunya di Indonesia. Biro Houston FBI, Selasa (22/04/2014), menegaskan pihaknya yakin banyak anak telah menjadi korban dan badan itu sedang mencoba melacak para korban tersebut.

Vahey bunuh diri di Luverne, Minnesota, AS, bulan lalu, dua hari setelah seorang hakim federal di Houston menegaskan bahwa pihak berwenang bisa mencari salah satu flash disk Vahey yang diduga berisi foto-foto menggambarkan kekerasan seksual terhadap anak-anak, lapor televisi KPRC yang merupakan jaringan afiliasi CNN, Selasa.

Ada sejumlah foto setidaknya 90 korban, yang berasal dari tahun 2008, dan FBI memberikan stimulus kepada terduga korban lain untuk memberikan laporan. Foto-foto di flash disk yang diduga milik Vahey itu menunjukkan sejumlah anak laki-laki, diperkirakan berusia antara 12 dan 14 tahun, dalam keadaan tertidur atau tidak sadarkan diri, tegas FBI. 

Foto-foto tersebut memiliki keterangan dan tanggal yang merujuk ke tempat-tempat di mana Vahey sebelumnya bepergian bersama para siswa. “Ini merupakan salah satu dari tersangka predator (anak) yang paling produktif yang pernah kami lihat,” tegas Agen Khusus FBI Houston, Shauna Dunlap, sebagaimana dikutip CNN

Vahey mulai mengajar di sejumlah sekolah swasta tahun 1972, jelas FBI. Dia terakhir mengajar di American Nicaraguan School di Pista Suburbana, Managua, Nikaragua dari Agustus 2013 sampai 11 Maret 2014, dua hari sebelum ia bunuh diri.

Kasus itu menjadi perhatian penegak hukum setelah Vahey memecat seorang pembantunya karena diduga telah mencuri barang-barang pribadi dari rumahnya tahun lalu. Pada Maret lalu, mantan pembantu itu membawa flash disk yang dicuri itu ke American Nicaraguaan School. Mantan pembantu itu menegaskan, dirinya datang karena flash disk itu berisi foto-foto seksual.

PINTU GERBANG JIS _RESKRIM_DOC
RESKRIM.DOC_ANTON.H Suasana depan gerbang Jakarta International School (JIS), Jalan Terogong Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/04/2014).
 

FBI menegaskan, saat Vahey dihadapkan dengan foto-foto itu, ia “dilaporkan mengaku telah menganiaya anak laki-laki sepanjang hidupnya dan mengatakan ia memberikan anak-anak itu obat tidur sebelum melakukan penganiayaan tersebut.”

Ia punya tempat tinggal di London, Inggirs dan di Hilton Head Island, Carolina Selatan, dan sering bepergian, tegas FBI. Dia telah bekerja di sekolah-sekolah pada sembilan negara, mengajar berbagai mata pelajaran dan melatih basket untuk anak laki-laki. Ia secara rutin menemani para siswa dalam kunjungan ke luar kota. 

Berikut daftar sekolah tempat Vahey mengajar, berdasarkan data FBI:

1)  American Nicaraguan School di Managua, Nicaragua (2013-2014)

2)  Southbank International School di London, Inggris (2009-2013)

3)  Escuela Campo Alegre di Caracas, Venezuela (2002-2009)

4)  Jakarta International School di Jakarta, Indonesia (1992-2002)

5)  Saudi Aramco Schools di Dhahran, Saudi Arabia (1980-1992)

6)  American Community School di Athena, Yunani (1978-1980)

7)  Passargad School di Ahwaz, Iran (1976-1978)

8)  American School of Madrid di Spanyol (1975-1976)

9)  American Community School of Beirut di Lebanon (1973-1975)

10) Tehran American School di Iran (1972-1973)

Pihak FBI menegaskan, siapapun yang memiliki informasi mengenai Vahey dan yakin bahwa pria itu telah menjadikan mereka sebagai korbannya dapat mengirim e -mail rahasia keOvictimassistance@ic.fbi.gov atau menghubungi kantor FBI lokal atau Kedutaan Besar AS terdekat.  ********ANTON.H/DAVID G.S**************