Arsip Tag: Anggaran Negara

MASYARAKAT DESA BEREMBANG KECEWA ATAS PROYEK PEMBANGUNAN JALAN

MUAROJAMBI_RESKRIM

 

Masyarakat Desa Berembang, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi. kecewa akan pengerjaan penimbunan jalan tanah penghubung antara Lubuk Tarum dengan Desa Berembang sepanjang 1.718 meter dengan lebar 3 meter yang dikelola oleh pihak Desa yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2016 yang menelan biaya hingga 224.872.560 juta yang sampai saat ini tidak bisa di lalui karna kondisi jalan yang berlumpur bila terkena hujan karna hanya ditimbun dengan tanah  saja dan batu alam yang hanya di ecer di debagian jalan saja.

hal ini disampaikan oleh salah seorang warga Desa Berembang yang enggan di tuliskan nama nya mengatakan, ” dengan kondisi jalan yang seperti saat ini ,becek bila terkena hujan tentu membuat kami tidak bisa melewati akses jalan ini lagi, tentu menjadi penghambat bagi kami yang selalu memanfaatkan jalan ini sebagai akses lalulintas aktifitas sehari – hari, kalau pengerjaan nya hanya ditimbun saja, tentu akan becek dan berlumpur” Tuturnya.

Dilanjutkan nya, masih lebih baik jalan tersebut dengan kondisi sebelum pengerjaan yang kondisi nya hanya berlobang karna beton jalan yang lama hanya hancur akan tetapi masih bisa dilalui. ” karna tidak becek dan masih bisa dilalui,” ucapnya.

Ditambahkan nya lagi, iya menuding pihak Desa Berembang telah menyalahi aturan dari Peraturan menteri (Permen) Maupun Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pengelolaan DD yang seharus nya Pengunaan nya mengaju pada sekala perioritas demi kepentingan masyarakat. “Bukan malah menjadi penghambat aktifitas masyarakt nya itu sendiri.” Seloroh nya.

Lanjut nya, iya juga menuding dalam pengerjaan jalan tersebut Pihak Desa Berembang tidak melalui rapat Musyawarah Desa (Musdes) terlebih dahulu. ” tiba – tiba langsung dikerjakan begitu saja.” Sampainya.

Menanggapi dari tudingan masyarakat nya tersebut Kepala Desa Berembang, Sarmidi. Jum’at (21/10) lalu beralasan, semua nya itu sudah dikerjakan sesuai pada prosedur Rencana Anggaran Biaya (RAB) nya. yang dalam RAB tersebut memang hanya di timbun dengan tanah jalan tersebut dan menggunakan batu alam, dan pengajuan pengerjaan nya sudah dari masa kepala Desa Berembang sebelum iya, “jadi saya hanya melanjutkan nya saja.” Kilah nya.

Sambung nya lagi, semua nya itu sudah melalui Musdes sebelum pengerjaan nya terbukti ditanda tangani oleh ketua BPD atas persetujuan dalam pengajuan pengerjaan tersebut, ” saya sendiri juga ikut dalam Musdes tersebut yang ketika itu saya masih menjadi anggota BPD. ” Bela nya

Diteruskan nya, iya juga membenarkan dibandingkan sebelum penimbunan tanah pada jalan tersebut lebih baik dari yang sekarang karna walaupun hampir 50 persen berlobang dan hancur jalan beton sebelum nya, akan tetapi Bisa dilalui dan tidak becek dan berlumpur, tetapi Sarmidi berdalih, pengerjaan tersebut saat ini belum rampung 100 persen pengerjaan nya.” Baru sekitar 80 persen selesai masih akan kita perbaiki lagi mana bagian jalan yang masih becek. Jadi tidak apa – apalah untuk sementara waktu masyarakat sedikit menderita sebelum selesai pengerjaan nya tetapi untuk kedepan nya akan lebih baik lagi kondisi jalan tersebut bila selesai pengerjaan nya.” Ungkapnya. (Harvery)

PROYEK PAGAR RSUD SUNGAI GELAM MUARO JAMBI DIDUGA DIKERJAKAN ASAL JADI

 


20160921_110727MUARO JAMBI_RESKRIM

Pagar depan  RSUD  Sei Gelam Desa  sungai  gelam  Kecamatan Sungai  Gelam Kabupaten  Muaro jambi  diduga asal jadi dikerjakan.
Pasalnya,cincin pengikat besi pagar terlihat lepas,pondasi rell pintu hanya ditopang oleh tumpukan panjang dua batu bata yang disemen ,sementara bobot pintu berat, diperkirakan seberat  40an kilogram dan kondisi flamiran yang ngelotok alias terkelupas. Sementara,proyek tersebut adalah anggaran APBN Tahun 2016. Proyek pembangunan pagar ini diduga proyek oknum anggota dewan.
Sementara,Direktur RSUD Sungai Gelam,dr.Zarkasi ketika diminta keterangannya pada Selasa,11/10 kemarin terkait pembangunan pagar itu mengatakan,”itu proyek abang kito lah,sebutnya.
Ketika disinggung,abang kito yang mana pak. Dirinya tak memberikan jawaban sama sekali.(Sal)

DIDUGA SMPN 9 KEBON IX TAK MILIKI BENDAHARA BOS

MUAROJAMBI_RESKRIM

Upaya Pemerintah mengentaskan kemiskinan dalam bentuk bantuan Operasional Sekolah(BOS) yang bertujuan memampukan siswa miskin tetap mengikuti wajib belajar telah berlangsung lama namun sangat disayangkan di antara sekolah yang ada masih juga ditemukan bentuk penyelewengan penyaluran dana tersebut.

Salah satu sekolah yang diduga tak miliki bendahara BOS yang berhasil dihimpun oleh harian ini adalah SMPN 9 Kebon IX Kabupaten Muarojambi.   Dugaan tersebut berhasil dirangkum dari orang tua murid yang  bernama Zulkifli(nama samaran) yang mendapatkan bantuan dana BOS senilai Rp.750.000  namun hingga kini tidak mendapatkan bantuan lagi sementara kehidupan orang tua murid masih dalam kondisi miskin.

Memastikan dugaan itu,Kepala Sekolah SMPN 9 Kebon IX Kabupaten Muarojambi,Lubis,S.Pd  ketika dikonfirmasi   beberapa waktu lalu  mengatakan,” kalau jumlah siswa keseluruhan adalah 510 orang namun masalah bantuan yang diberikan nanti sajalah,nanti saya berikan informasinya,sebutnya.

Lebih lanjut ditanyakan,Boleh pak bertemu sebentar dengan bendahara BOS? Kepala Sekolah langsung minta pamit dan pergi ke ruangan lain dan tidak muncul lagi.

Secara bersamaan,pihak Dinas Pendidikan Nasional Muarojambi yang menangani masalah BOS yakni  Sekretaris  Dinas ,Zen ketika disambangi di kantornya untuk diminta keterangannya terkait adanya dugaan pengelolaan dana BOS SMPN 9 Kebon IX Muarojambi yang diduga tak miliki bendahara pengelola dana BOS sedang tidak berada di tempat.**Harvery#

M ZEN: OKNUN KEPSEK DIDUGA HAMBAT PEMBANGUNAN RKB SEKOLAH

MUARO JAMBI_RESKRIM

PihakDisdikMuarojambisangatmenyayangkanadanyaoknumkepsek yang telahmenundaataumenghambatpembangunangedungruangkelas baru(rkb) SMKN 10 Muarojambi yang berjumlahduakelas,sebut M.Zen sekretaris dinaspendidikanMuarojambiketikadikonfirmasi di ruangkerjanyabeberapawaktulalu. M.Zen jugamengatakan,proyekpembangunangedungrkbtersebuttelahcair70persen. Sementarabangunanmasihbelum di atap dan lantainya juga belumdifloor,imbuhnya.
Komisi A yang membidangi pendidikan melalui anggotanya,M.Riadus ketika dikonfirmasi pada  Jumat,29/09 lalu mengatakan,selama ini,kami sama sekali tidak mendapatkan laporan atas dihambatnya pembangunan gedung sekolah tersebut. Bila memang pembangunan dihambat,dan dananya telah cair 70 persen,pihak DPRD Muaro jambi melalui Komisi A akan memanggil kadisnya dan menindaklanjutinya,sesalnya. Terpisah,salah seorang gurun yang meminta namanya jangan disebutkan ketika dikonfirmasi mengatakan,hingga saat ini,bangunan rkb di SMKN 10 Muaro jambi masih belum juga diselesaikan,tanpa atap dan lantai juga masih tanah,tutupnya.#Harvery#

STOP PARKING weighbridge JAMBI Merlung capsized and CRACKED

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Muaro Jambi_RESKRIM
Stop parking weighbridge Muara Jambi Jambi Merlung collapsed at around 02: 00WIB / Wed / 17/02/2016 in the morning. Anticipated construction of the parking stop doing so long. As a result of heavy rainfall has resulted stop some time it collapsed to a depth of about 50 centimeters with the fracturing of the bearing wall.

The incident clearly inviting big question mark, who is wrong and who is to blame ??? With such conditions, it is clear the government indirectly has harmed. While the project has just been completed it is the project of budget year 2015.

Some officers weighbridge when questioned said, “we do not know anything at all about subsidence and fracturing of the parking stop, here we are just doing our job as employees of the Department of Transportation”.

As a result of the sinking of the parking shelter also impact the cracking of the floor around the cottage kitchen weighbridge which has become skewed, added Ubay one of the staff at the Department of Transportation at the weighbridge. *** *** Harvery

HALTE PARKIR TIMBANG JAMBI MERLUNG AMBLAS DAN RETAK

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


MUARA JAMBI
Halte parkir jembatan timbang Jambi Merlung Kabupaten Muara Jambi amblas sekitar pukul 02:00WIB/Rabu/17/02/2016 dini hari. Diduga pembangunan halte parkir tersebut dikerjakan asal jadi. Akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu ini mengakibatkan halte itu amblas dengan kedalaman sekitar 50 centimeter disertai retaknya dinding penyangga.

Kejadian tersebut jelas mengundang tanda tanya besar, siapa salah dan siapa yang dipersalahkan??? Dengan kondisi seperti itu jelas pihak Pemerintah secara tak langsung telah dirugikan. Sementara proyek yang baru saja diselesaikan itu adalah proyek tahun anggaran 2015.

Sejumlah petugas jembatan timbang ketika dimintai keterangan mengatakan,”kami tak tahu menahu sama sekali tentang amblas dan retaknya halte parkir tersebut, di sini kami hanya melaksanakan tugas kami selaku pegawai Dinas Perhubungan”.

Akibat amblasnya halte parkir tersebut juga berimbas kepada retaknya lantai sekitar pondok dapur jembatan timbang yang kini menjadi condong,pungkas Ubay salah seorang pegawai Dinas Perhubungan di jembatan timbang.***Harvery***

PULUHAN BATU PEMBATAS MEDIAN JALAN DIMUBASIRKAN DI TERMINAL TRUK PAL 10 KOTA JAMBI ( DOZENS of ROCK DIVIDING the MEDIAN of the ROAD was not used in the TRUCK STATION PAL 10 CITY of JAMBI )

Pal 10 ,Kota Jambi_RESKRIM

Sekira pukul 10:35 WIB/24/06/2015 ditemukan puluhan batu pembatas median jalan dimubasirkan pihak Instansi terkait di semak- semak belukar di kawasan terminal truk pal 10 Kota Jambi.

Secara nyata,anggaran yang dikucurkan untuk pembuatan batu pembatas median jalan tersebut  cukuplah besar. Namun yang sangat dan patut disayangkan yakni, batu pembatas median jalan tersebut dimubasirkan begitu saja , hingga batu pembatas median jalan tersebut Nampak pecah, berlumut dan dicampakkan di tengah-tengah semak di kawasan terminal truk pal 10 Kota Jambi.

Diharapkan pihak Instansi terkait segera mengadakan pengauditan pada anggaran pengucuran pembuatan batu pembatas median jalan. Dan bila memang ditemukan indikasi yang tidak benar , kiranya dapat ditindak lanjuti secara hukum sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.***Harvery***


PAL 10, Jambi_RESKRIM City

Around 10:35 PM GMT/24/06/2015found dozens of stone Streetmedians dividing dimubasirkan partyrelated institutions in the bushesshrub in the area of the terminaltruck pal 10 city of Jambi.

Significantly, the budget for the construction of stone pouredmedian dividing the road big suffice.But that is very unfortunate, andthat is, limiting the road medianstone dimubasirkan for granted,until the rock dividing median the road Appears a rupture, Mossy anddumped in the middle of a Bush ­from terminal truck pal 10 city ofJambi.

It is expected the Parties relevant agencies soon held auditing on a budget pengucuran the making of a rock median dividing the road. And ifit is indeed found an incorrectindication, presumably can follow uplegally in accordance with the lawsapplicable in the country of RepublicIndonesia Harvery. *** ***