Portal Berita Reportase Kriminal Post

Terupdate & Terpercaya

POLITIK&HUKUM

KAPOLDA LAMPUNG DIGEGERKAN DENGAN FOTO BUGIL POLWAN DI SITUS JEJARING SOSIAL

Reskrim,Lampung

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membenarkan jika foto bugil polisi wanita (Polwan) yang kini tengah beredar luas merupakan salah satu polisi wanita yang bertugas di Lampung.
 
“Namun informasi ini masih terus kami dalami, masih akan kami proses lebih lanjut. Hari ini masih akan diperiksa,” Kata Kabid Humas Polda Lampung, Ajun Komisaris (Pol) Sulistyaningsih.
 
Sementara Kapolda Lampung, Brigadir Jenderal (Pol) Heru Winarko kepada wartawan mengatakan, polisi wanita berinisial RS itu sedang menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung.

Menurutnya, Polda Lampung juga akan bertindak tegas jika benar foto-foto tersebut adalah RS. “Pastinya akan diproses. Jelas itu tidak boleh, jika benar maka akan dinonaktifkan. Semua terkait disiplin,” tegas Heru.
 
Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan pihak Reskrim, foto RS tersebar melalui jejaring sosial. Ada tiga foto bugil yang diduga kuat Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolda Lampung berinisial RS.

Foto itu diambil dalam ruangan kamar di depan meja rias. Foto diambil menggunakan telepon genggam. Dalam foto itu tampak sebuah seragam dinas kepolisian yang tergantung. Namun, tidak begitu jelas apa pangkat yang tertera di baju dinas tersebut.

Foto lain diambil saat wanita yang diduga kuat polisi itu berpose di atas kasur, wanita itu tampak datar ekspresinya saat difoto. ***Mira.A****

———————————————————————————————————————————-

PEMKAB TANJABTIM MINTA HENTIKAN PRODUKSI

Muara Sabak,Reportase Kriminal Post-      Pemkab Tanjabtim meminta kepada PT Petro China agar menghentikan produksi migas sebelum memnuhi kewajibannya.

Sebanyak 35 lokasi sumur minyak dan gas ( migas ) PT. Petro China Jabung Limited yang berlokasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur bermasalah. Diduga perusahaan itu tidak mengantongi izin.

Sepanjang kewajiban dasar belum mereka penuhi,izin yang diajukan tidak akan kita proses,tegas Sudirman Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda TanjabTim ( Selasa,29/05/2012 ).

Bahkan Pemkab akan memberikan dead line penyelesaian kewajiban kepada PT Petro China Jabung Limited. Sampai waktunya tidak ada juga itikad baik, maka lokasi sumur terpaksa kami tutup. Dan hal tersebut akan segera kita lakukan,tegasnya kepada Reportase Kriminal Post.

Pemkab Tanjabtim menyesalkan lambannya pihak BP Migas dan PT Petro China menyelesaikan kewajiban dasar mereka.

Ada beberapa hal penting yang diminta Pemkab sebagai konpensasi atas izin yang akan diterbitkan , diantaranya kejelasan mengenai sumbangan suka rela kkks dan hak pengelolaan gas.

“Untuk pengelolaan migas berdasarkan Peraturan Pemerintah ( PP ) Nomor 35 Tahun 2004,Pasal 34, Pemerintah melalui BUMD dapat ikut berpartisipasi dalam pengusahaan hulu migas ( participating interest ) sebesar 10 MMSCDF,tegas Sudirman.

Perihal keinginan turut serta mengelola gas hasil perut bumi TanjabTim sebesar 10 MMSCDF,ditegaskannya semata-mata demi kepentingan masyarakat.

Peruntukkannya pun lebih utama bagi mendukung pasokan listrik bagi industri kecil dan rumah tangga.

Dalam hal kesiapan,Pemkab sudah pula menyiapkan perusahaan daerah ( Perusda ) serta sudah menjajaki pihak ketiga yang siap mendukung upaya tersebut.

Sikap Pemkab TanjabTim bukan tanpa alasan. Berkali-kali surat Bupati Zumi Zola tidak mendapat respon positif. Bahkan ada kecenderungan BP Migas dan PT Petro China sengaja tidak serius menjawab surat-surat tersebut.

Setelah sekian lama,surat balasan yang fdatangpun tidak menjawab substantif persoalan. Permintaan Pemkab itu tidaklah dapat dianggap berlebihan. Terlebih jika dianggap tidak mendukung Instruksi Presiden ( Inpres ) Nomor 2 Tahun 2012.

“Justeru kita ingin menegakkan Instruksi Presiden tersebut,tegasnya kepada Reportase Kriminal Post. Sejak awal disampaikannya  surat tersebut ke BP Migas,September Tahun lalu, tidak pernah ada jawaban tegas. Surat Bupati pun hampir tidak pernah dighubris.

Surat Bupati selalu dijawab dengan lisan melalui beberapa kali pertemuan. Tapi semuanya lisan,tidak ada tertulisnya,tegas Sumardi Kepala Kantor Perizinan Terpadu yang juga mendampingi Sudirman.

Manajer PR PT Petro  China Jabung Limited,Novie Latanna yang dihubungi ( Selasa,29/05/2012 ,pukul 22.45 WIB ) tidak  mengangkat hand phonenya.

Salah seorang stafnya di bagian Humas , Ginanjar yang dihubunngi mengaku belum dapat memberikan penjelasan karena bukan kapasitasnya untuk menjelaskan hal tersebut terkait lokasi sumur yang belum ada izinnya. Kami akan memberikan penjelasan sesegera mungkin ,tegasnya melalui telepon.***Hvr***

————————————————————————————————————————————

   

  RIBUAN SAPI AUSTRALIA TERTAHAN DI INDONESIA

                                                                               
Sapi-sapi asal Australia.                                                        Sapi-sapi asal Australia. ( Reskrim.Doc )

Canberra,Reskrim

Kasus korupsi daging sapi yang melibatkan elite politik  PKS dan Kementerian Pertanian berdampak hingga ke negara tetangga Australia.
Sekitar 10 ribu bibit sapi asal Australia masih tertahan di fasilitas karantina Indonesia selama hampir setahun akibat perseteruan soal sertifikat.

Sapi-sapi yang awalnya dikirim untuk membantu perkembangbiakan peternakan di Indonesia, hingga kini masih tidak jelas nasibnya.

Tertahannya sapi itu diakibatkan pemerintah Indonesia kembali memperhatikan aturan lama tentang impor ternak hidup.

Menurut ketentuan lama tersebut, ternak sapi yang masuk ke Indonesia untuk dikembangbiakkan harus memiliki sertifikat asal-usul atau jenis (pedigree).

Namun banyak peternak besar di negara bagian Northern Territory, asal bibit sapi yang tertahan ini, tidak dapat menyediakan sertifikat atas sapi-sapi  tersebut.

Alison Penfold dari Dewan Pengekspor Ternak Australia menegaskan, saat ini sapi-sapi itu dirawat dengan baik, meskipun perseteruan pemerintah dan pihak industri penggemukan sapi Indonesia terus berlangsung.

“Ya, pengadilan masih tetap berlangsung. Saat ini sedang dalam tahap banding. Selama kasus ini masih diproses, sapi-sapi itu akan tetap berada di fasilitas karantina. Saya tidak bisa memastikan kapan kasus tersebut akan selesai,” tegas  Alison Penfold. ( David. G Sanjaya )

———————————————————————————————————————————————

Ini Tanggapan Jaksa Agung Soal Penghapusan Istilah P19 & P21

Sabtu, 30 November 2013 11:40 wib

JAKARTA,RESKRIM

 Wacana penghapusan istilah P19 atau berkas suatu perkara yang dikembalikan ke polisi dan pelimpahan berkas dan telah dinyatakan lengkap (P21) sebagaimana yang diusulkan dalam revisi RUU KUHP ditanggapi dingin oleh Jaksa Agung Basrief Arief. 

Menurutnya, alangkah lebih baiknya usulan itu dikoordinasikan lebih dulu demi terciptanya rasa keadilan.  “Itu terkait masalah kasus ya, untuk pratut (pra penuntutan) dalam penanganan perkara pidum itu saya kira ini memerlukan koordinasi yang lebih berhati-hati lagi. Jadi jangan sampai nanti pencari keadilan merasa terabaikan hak-haknya,” tegas Basrief, Sabtu (30/11/2013).

Ihwal dalam rancangan KUHP, imbuh Basrief, Kejaksaan tentu akan melakukan antisipasi sehingga nantinya dapat dibahas bersama termasuk melibatkan DPR RI.

“Bagaimana itu kita lakukan pembahasannya di DPR nanti. Ini saya kira di butuhkan suatu koordinasi,” ujarnya.

Sebelumnya Menkum HAM Amir Syamsuddin, menyambut baik wacana penghapusan proses suatu perkara P19 dan P21. Menurut Amir, hal itu untuk memperlancar proses perkara suatu kasus. Sehingga dalam prosesnya, berkas perkara tidak perlu bolak-balik antara Kepolisian dan Kejaksaan yang berujung pada ketidakpastian hukum.

“Jadi untuk memperlancar.  Kebiasaan bolak-baliknya perkara, Kejaksaan-Polisi, Kejaksaan-Polisi, itu menimbulkan ketidakpastian,” tegas Amir di Gedung DPR, Kamis 21 November 2013 lalu.

“Pada dasarnya orang mencari keadilan tidak boleh digantung nasibnya. Pihak pelapor juga harus diberitahukan bagaimana proses pemberkasan di Kepolisian dan lain sebagainya. Begitu halnya dengan pihak yang telah dijadikan tersangka,” jelas Amir.

******Anton.H**************

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s