Portal Berita Reportase Kriminal Post

Terupdate & Terpercaya

MANCANEGARA

  ROMA

Para penggemar pasta ,kini dapat membeli pasta dalam kemasan ukuran setengah ton!Sayangnya,pasta kemasan ekstra jumbo itu tidak dijual di negeri spgheti Italia namun justru di super market di Turki. Jika kemasan itu terlalu besar atau terlalu berat disediakan layanan pengantaran yang sudah trmasuk harga.

Pembuat pasta terbesar di dunia dari Italia,Barilla dan jaringan super market Turki,Migros Ticaret bekerjasama memproduksi dan mendistribusikan kotak pasta super besar itu. Harganya sekitar 999 Lira Turki atau sekitar RP 5 juta perkotak.

Guinness World Records telah mendeklarasikan kotak pasta berukuran tinggi 1,5 meter dan lebar satu meter itu merupakan kotak pasta terbesar yang pernah dibuat di dunia.

Kotak pasta raksasa itu akan dijualdi super market Di Istambul,Edirne dan Kota Wisata Bodrum. Seluruh hasil penjualan pasta unik ini akan disumbangkan kepada Badan PBB yang mengurusi anak-anak-UNICEF. Turki adalah produsen pasta terbesar kelima di dunia dan setiap tahun rakyatnya mengonsumsi 450.000 ton pasta.***Reuters***

———————————————————————————————————–

NEW YORK 

Jumlah perempuan yang memberikan tunjangan kepada mantan suami dan anak-anaknya setelah bercerai semakin banyak di AS. Itulah hasil survey terbaru yang dilakukan Akademi Pengacara Pernikahan Amerika.

Seorang perempuan yang kariernya terus menanjak dan mendapat gaji lebih besar daripada mantan suaminya diwajibkan berkontribusi terhadap kelangsungan hidup mantan pasangannya.

Lebih dari separuh ,tepatnya 56 persen pengacaara perceraian di seluruh AS mengamati ada kenaikan jumlah ibu yang diwajibkan memberi tunjangan anak dalam tiga tahun terakhir dan 47 persen pengacara melihat kenaikan jumlah perempuan yang membayar tunjangan untuk mantan suami.

“Data itu menunjukkan kaum perempuan meningkat secara finasial dan dalam banyak kasus mereka adalah pencari nafkah utama dalam keluarga,”tegas Alton Abramowitz dari akademi itu.***Reuters***

 

———————————————————————————————

PERBANKAN 

TRANSAKSI DERIVATIF BUAT JP MORGAN RUGI BESAR 

London,Jumat-JP Morgan Chase& Co , bank terbesar di Amerika dari segi asset secara mengejutkan mengumumkan kerugian sebesar 2 miliar dollar As ( sekitar RP 18,4 triliun ). Kerugian ini terjadi karena bank tersebut keliru menerapkan strategi transaksi derivatif enam pekan terakhir ini.

Pernyataan JP Morgan ini langsung mengguncangkan pasar modal. Saham-saham perbankan di As dan Eropa pada perdagangan melorot. Selain membuat harga saham melorot,reputasi bank ini dan juga pemimpin eksekutifnya Jamie Dimon terpukul.

Sejak akhir Maret,JP Morgan menyatakan telah merugi besar karena transaksi derivatif surat utang yang sangat rumit. JP Morgan telah melaporkan kerugian ini kepada pengawas pasar modal AS ( SEC ).

JP Morgan juga menyatakan di sisi lain ada keuntungan yang sebagian dapat digunakan untuk menutupi kerugian. Diperkirakan unit bisnis portofolio akan merugi sebesar 800 juta dollar AS pada kuartal kedua.

Sebelumnya JP Morgan memperkirakan unit ani akan untung sebesar 200 juta dollar AS. Kejadian ini akan menyebabkan kami merugi sekitar 1 miliar dollar AS,tegas Dimon dalam telekonferensi dengan beberapa analisis.

Dalam kesempatan tersebut dia juga meminta maaf kepada para analisis saham. “Ini sangat beresiko tinggi dan akan ditutupi dalam beberapa kuartal,”Tegas Dimon lagi.

Kerugian miliaran dollar AS dapat menjadi kurang signifikan ketimbang kerugian reputasi yang diderita oleh JP Morgan dan Dimon. “Ini seperti melempar telur ke wajah kami,tegas Dimon mengakui kesalahan ini”.

Pengumuman mengenai kerugian ini dapatmerusak reputasi juga kredibilitas menajemen bank tersebut,demikian diungkapkan analisis dari Barclays,Jason Goldberg.

 

ULAH PIALANG

Bulan lalu, para eksekutif JP Morgan menyatakan mereka sangat senang dengan posisi yang diambil bank tersebut. Hal ini menimbulkan pertanyaan,seberapa besar para petinggi itu mengetahui operasional bank.

Dimon menolak laporan Wall Street bulan lalu bahwa seorang pialang JP Morgan dari unit Chief Investment Office ( CIO ) di London,Bruno Michel Iksil,orang Perancis yang dijuluki Paus dari London berada dibalik kerugian besar ini.

Menurut Dimon,kerugian yang dilaporkannya tidak terkait dengan artikel di surat kabar. CIO merupakan salah satu unit di JP Morgan yang digunakan untuk melakukan lindung nilai terhadap portofolio seperti utang hingga perusahaan yang beresiko tinggi. Kerugian itu terjadi akibat operasi normal yang tidak diawasi dengan baik,tegas Dimon.

JP Morgan memiliki asset sebesar 2,32 triliun dollar AS. JP Morgan juga dinilai memiliki pengelolaan  resiko yang baik setelah tidak pernah melaporkan kerugian dalam krisis finansial. Bank ini juga cukup kuat mengambil alih bank investasi Washington Mutual ketika kolaps pada tahun 2008.***Reuters***

—————————————————————————————

 

AUSTRALIA MENGIRIM PENCARI SUKA KE PAPUA NUGINI

 

 

Petugas imigrasi Australia pejabat (kiri dan kanan) mendampingi kelompok pertama dari 40 pencari suaka yang tiba di Pulau Manus, Papua Nugini (PNG), Kamis (1/8).[AFP]
Petugas imigrasi Australia pejabat (kiri dan kanan) mendampingi kelompok pertama dari 40 pencari suaka yang tiba di Pulau Manus, Papua Nugini (PNG), Kamis ( 01/08/2013.Reskrim.Doc ).

 

Sydney,Reskrim

Pemerintah Australia berhasil mengirim rombongan pertama sebanyak 40 pencari suaka, sebagian besar warga asal  Afghanistan dan Iran, dari Pulau Christmas ke Pulau Manus, Papua Nugini (PNG). Pengiriman ini merupakan bagian perjanjian pengaturan pemukiman kawasan yang ditandatangani oleh kedua kepala negara pada 19 Juli lalu.

Menteri Imigrasi Australia Tony Burke mengkonfirmasi bahwa rombongan tersebut telah tiba di PNG, Kamis (01/08/2013). Mereka akan ditampung di pemerintah PNG sambil menunggu klaim suaka mereka diproses oleh Pemerintah PNG.

Sesuai dengan peraturan , setiap “imigran gelap pencari suaka” yang tiba di Australia dengan perahu akan dikirim ke PNG. Pendatang gelap akan dikirim ke PNG untuk menjalani penilaian dan bila dinyatakan sebagai pengungsi akan dimukimkan di PNG.

Burke menegaskan bahwa keputusan tersebut menunjukkan pemerintah Australia serius tentang masalah penempatan “manusia perahu” di Australia. Ditegaskannya, bahwa penyelundupan orang bukanlah produk untuk dijual.

“Pengiriman pertama ke Pulau Manus memberi pesan bahwa upaya menumpang perahu ke Australia bukanlah caranya untuk memperoleh izin tetap tinggal di Australia. Janji untuk tinggal dan bekerja di Australia, yang dijual oleh penyelundup manusia sebelum mereka melempar orang ke laut lepas, tidak lagi menjadi produk komersial,” tegas Burke.

Rabu (30/07/2013) malam, 40 pencari suaka diterbangkan dari wilayah perairan Australia Samudera Hindia Australia di Pulau Christmas dikawal oleh Polisi Federal Australia dan staf imigrasi dan medis.

“Orang yang dinilai bukan sebagai pengungsi asli akan dikembalikan ke negara asal mereka atau ke negara di mana mereka mempunyai hak tinggal, atau ditahan di fasilitas transit,” ujar  Burke.

Burke mengimbuhkan  tidak ada batas jumlah orang yang dapat dikirim ke PNG dan pengiriman ini akan terus dilakukan secara berkala. Wanita, anak-anak, termasuk anak-anak yang tanpa disertai keluarganya, akan dikirim setelah pengaturan yang khusus telah terpenuhi.

Lebih dari 1.400 pencari suaka dari 18 perahu telah tiba di Pulau Christmas, sejak pengumuman peraturan pemukiman kawasan itu. Fasilitas Pulau Manus di PNG saat ini mampu menampung 500 orang, tapi ada rencana untuk diperluas hingga dapat menampung setidaknya 3.000 orang. Australia akan bekerja sama dengan PNG untuk memperluas Pusat Pemrosesan Kawasan Pulau Manus, serta mempertimbangkan pembangunan pusat-pusat pemrosesan daerah lain di PNG.

Keputusan pemerintah Australia telah mendapat kritikan dari kelompok hak asasi manusia terkait fasilitas yang ada di Pulau Manus. Minggu lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan merasa “terganggu” oleh keputusan untuk mengirim pencari suaka ke sana. Badan pengungsi PBB (UNHCR) menyoroti kekurangan yang signifikan dalam kerangka hukum untuk menerima dan memproses para pencari suaka.

“Ini termasuk kurangnya kapasitas nasional dan keahlian dalam pengelolaan, dan kondisi fisik yang buruk dalam pengaturan penahan terbuka, wajib dan sewenang-wenang,” tegas  UNHCR.    ( David G. Sanjaya )

 

————————————————————————————————————————————————-

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s