Portal Berita Reportase Kriminal Post

Terupdate & Terpercaya

INFO SEPUTAR JAMBI

   KADES PUDAK BARU DIHARAPKAN LEBIH BAIK DARI KADES TERDAHULU

Reskrim,Muaro Jambi

Setelah usai menjalani pesta demokrasi di Desa Pudak Kabupaten Muaro Jambi,akhirnya Kades Desa Pudak terpilih,Bono. Pemilihan berjalan dengan baik meskipun tidak sedikit pro dan kontra dari para tim kandidat. Munculnya Bono mencalonkan diri sebagai Kepala Desa ,bermula dari kepemimpinan Kepala Desa lama,A.Minto yang dianggap sangatlah tidak mendukung perkembangan Desa Pudak Kabupaten Muaro Jambi. Di samping adanya dugaan penyelewengan anggaran Desa,Proyek Desa,TKD dan lainnya yang diduga tidak berlangsung dengan baik.

ABPK Terbit

A.Mintosetelah selama satu periode menjabat Kepala Desa Pudak,ketika pencalonan Kades ,dirinya kembali juga turut serta menjadi calon Kades Desa Pudak. Namun dalam penyerahan LKPJ , beliau ditolak dengan alasan LKPJ yang diserahkan tidak dilengkapi dengan SPJ pendukung jumlah anggaran dan program yang tertuang di dalam LKPJ tersebut. Namun hampir memasuki waktu dua bulan ini, LKPJ yang ditolak tersebut karena tidak dilampirkan SPJ pendukung sama sekali belum dibuatkan surat penolakan. Sementara Ketua BPD,Zainal, Wakil ketua BPD DesaPudak,Soleh,S.Pd sama sekali tidak mengeluarkan surat atas penolakan LKPJ Kades lama,A.Minto  yang mana LKPJ tersebut tidak dilampirkan dengan SPJ sesuai anggaran yang dibelanjakan.  

Aminto terbit

Camat Kumpeh Ulu,Wahyudi juga sama sekali tidak melakukan pemanggilan terhadap mantan Kades Pudak,A.Minto untuk dibina dan dimintai keterangannya. Alasan klise terjadi, Ketua BPD ,Zainal dan wakil ketua BPD , Soleh,S.Pd enggan mengeluarkan surat penolakan LKPJ mantan Kades Pudak ,A.Minto lantaran diketahui ,bahwa A.Minto dahulunya sebelum menjabat Kades adalah tim sukses dari Bupati Burhanudin Mahirsyah dan juga adalah salah satu Kades yang disayang oleh Bupati Kabupaten Muaro Jambi,Burhanudin Mahirsyah.

Aterbitminto

Karena takut akan ada sanksi terhadap profesinya selaku Kepala Sekolah di sebuah SDN di Kabupaten Muaro Jambi,maka Soleh enggan bertindak sebabnya adalah jabatan kepala sekolah dipertaruhkan untuk menentang Bupati.   Dugaan beberapa penyelewengan seperti: Pembangunan Gedung serba guna yang hingga kini belum selesai dan kondisi fisik bangunan sebatas berapa persen juga tidak jelas. Dugaan anggaran yang telah dihabiskan berkisar kurang lebih RP.150 juta. TKD yang bergulir, sekali dicairkan bernilai Rp.20 juta namun untuk alokasinya tidak jelas ,diungkapkan oleh nara sumber kepada Reskrim” Untuk THR perangkat desa,padahal yang didapat hanya berjumlah ratusan ribu rupiah”. Kemudian sisanya kemana? Ditambah perbaikan dan pembangunan jalan desa yang tidak terealisasi,namun dana anggaran tersebut entah dikemanakan,tegas nara sumber lagi.

ALKPJ TANPA SPJterbt

Hal tersebut sempat dirembuk oleh BPD namun Ketua BPD dan wakil ketua sama sekali diam tanpa ada reaksi tindak lanjut. Dan salah satu masyarakat yang juga merupakan anggota ,melayangkan surat resmi kepada pihak Kejari Kabupaten Muaro Jambi dan Kepada BPK Perwakilan Provinsi Jambi yang dilengkapi dengan LKPJ yang dikeluarkan oleh mantan Kades Pudak ,A.Minto, namun hingga saat ini sama sekali tidak angin segar untuk proses tindak lanjut secara hukum terhadap mantan Kades Desa Pudak Kabupaten Muaro Jambi,A.Minto. Dua pucuk  surat yakni Untuk Kejari Kabupaten Muaro Jambi, BPK Perwakilan Provinsi Jambi dan LKPJ mantan Kades,A.Minto saat ini ada di Redaksi sebagai bahan bukti untuk proses tindak lanjut proses hukum terhadap mantan Kades ,A.Minto.  Ada  Apa dengan Kejari Kabupaten Muaro Jambi dan BPK Perwakilan Provinsi Jambi???????????????????????

Sesuai  dengan bahan bukti yang ada ,diharapkan pihak Kejari Kabupaten Muaro Jambi dan BPK Perwakilan Provinsi Jambi seharusnya segera menindaklanjutinya secara hukum namun sudah hampir dua bulan , hal tersebut sama sekali dibiarkan dan dibekukan begitu saja oleh dua Instansi Pemerintah yang dalam hal ini seharusnya menjadi tolok ukur untuk menegakkan kebenaran hukum atas fakta yang ada di lapangan dan bukannya menutupi dan atau membekukan permasalahan tersebut. Atas dasar dan alasan apa sehingga  dugaan penyelewengan oleh oknum mantan Kades tidak di proses oleh kedua lembaga pemerintah. Ada apa??????

Nara sumber bersedia menjadi saksi dan beberapa saksi yang juga sudah siap untuk menyatakan kebenaran fakta dugaan penyelewengan mantan Kades Desa Pudak,A.Minto. Ketika diminta keterangan dari wakil ketua BPD Desa Pudak,Soleh,S.Pd,beliau mengatakan bahwa LKPJ tersebut telah diterima. Jika diterima ,dimanakah lampiran SPJ dan atau bukti hitam di atas putih atas pemakaian sejumlah anggaran Desa yang mencapai ratusan juta????????????????

Belum ditambah dengan proyek pembangunan yang tidak terealisasi di Desa Pudak Kabupaten Muaro Jambi. Hal aneh dari kejadian dugaan penyelewengan tersebut, mengapa camat tidak perduli,Ketua BPD Desa Pudak dan wakil ketua BPD Desa Pudak , Kejari Kabupaten Muaro Jambi, BPK Perwakilan Provinsi Jambi dan Bupati Burhanudin Mahirsyah sendiri duduk diam seakan tidak terjadi apa-apa. Ada Apa????????????????????????????????????????????

Inilah lampiran LKPJ Eks Kades Pudak,A.Minto dan surat yang ditujukan ke Kejari Muaro Jambi dan BPK Perwakilan Jambi

Alkjpj40

Alkjpj40 Alkjpjoo Alkpj0 Alkpj1 Alkpj2 Alkpj3 Alkpj4 Alkpj5 Alkpj6 Alkpj7 Alkpj8 Alkpj9 Alkpj10 Alkpj11 Alkpj12 Alkpj13 Alkpj14 Alkpj16 Alkpj17 Alkpj18 Alkpj19 Alkpj20 Alkpj21 Alkpj22 Alkpj23 Alkpj24 Alkpj25 Alkpj26 Alkpj27 Alkpj29 Alkpj30 Alkpj31 Alkpj33 Alkpj34 Alkpj36 Alkpj37 Alkpj38 Alkpj39 Alkpj41 Alkpj42 Alkpj Alkpjaa AlkpjB AlkpjC Alkpjd Alkpjer Alkpjf Alkpjfk Alkpjgg Alkpjgh Alkpjghi Alkpjh Alkpjhh Alkpjhj AlkpjI AlkpjII AlkpjIII Alkpjiiv Alkpjio AlkpjIV Alkpjj Alkpjjj Alkpjjk Alkpjkj Alkpjkl Alkpjl AlkpjM Alkpjmm AlkpjN Alkpjo Alkpjoi AlkpjR Alkpjs AlkpjT Alkpju AlkpjUi Alkpjuio Alkpjuu Alkpjuy Alkpjv AlkpjVI AlkpjX AlkpjY 

*******007*******************

Upacara Peringatan HUT RI Ke– 68Tahun 2013

Di Kec. Tebing Tinggi Kab.Tanjab Barat

Dilaksanakan Dengan Khidmat

Tebing Tinggi, Tanjab Barat. .

Camat

    Syahrianto S,STP Camat Tebing Tinggi

Bertindak sebagai inspektur Upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam kegiatan Peringatan Dirgahayu Republik Indonesia yang Ke– 68, padat Tanggal 17 Agustus Tahun 2013 Syahrianto S,STP Kepala Kantor Kecamatan Tebing Tinggi, beserta aparatur pemerintahan lain yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi Kab. Tanjab Barat, melaksanakan upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke– 68 ini dengan khidmat. Pelaksanaan upacara peringatan HUT–RI ke–68 ini bertempat di Desa Purwodadi Kec. Tebing Tinggi.

Sulaiman

Upacara Peringatan HUT– RI ke–68 di Desa Purwodadi ini, Turut di hadiri Sulaiman S.pd Kepala Unit Pelayanan Tehknis Daerah PendidikanKecamatan Tebing Tinggi, Majelis Guru, Kepala Desa–Kepala Desa yang dinas dan bertugas di Kecamatan Tebing Tinggi Kab. Tanjab Barat. Beragam suguhan acara Hiburan Rakyat yang telah di sajikan Pemerintah di antaranya pertunjukan Tari Reok, atraksi pencak silat dan masih banyak lagi rangkaian acara hiburan masyarakat yang disuguhkan khusus untuk menambah semaraknya pesta rakyat dalam memperingati perayaan  HUT– RI ke–68  di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi ini.

HormatKomandan




Paskibraka

Paski

Memperingati Dirgahayu Republik Indonesia dengan melaksanakan Kegiatan Upacara pengibaran Bendera Merah Putih pada Tanggal 17 Agustus setiap tahunya, menjadi suatu tradisi kebanggan Rakyat Bangsa Indonesia. Karena dengan melaksanakan kegiatan Upacara Peringatan HUT RI ke–68 dan pengibaran Bendera Merah Putih tersebut di tanah air Indonesia, maka putra putri bangsa Indonesia dapat selalu mengingat, mengenang jasa pahlawan Indonesia yang telah berjuang dengan gagah berani melawan penjajah dan memerdekan Bangsa Indonesia tepat pada Tanggal 17 Agustus Tahun 1945. Dengan melaksanakan kegiatan Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus setiap Tahun, di seluruh penjuru Negara Kesatuan Republik Indonesian ini, hendaklah putra putri Bangsa Indonesia sebagai generasi penerus pahlawan Indonesia, dapat terus mampu menjaga kemerdekaan Indonesia, sehingga bangsa Indonesia tetap menjadi negara yang adil, makmur dan sentosa hingga di masa yang akan datang.   **Nik**

————————————————————————————————————————————————————————————–——–

RSUD KH DAUD ARIF KUALA TUNGKAL TIDAK TERAWAT

RSUD DAUD ARIEF Kuala Tungkal
Tanjab Barat,Reportase Kriminal Post           Rumah sakit merupakan suatu tempat dimana sanitasi dan lingkungan di dalamnya memiliki perawatan dan selalu menitikberatkan pada sanitasi lingkungan,kebersihan serta kesehatan bagi para penghuni rumah sakit sehingga tercipta suasana yang kondusive juga nyaman bagi pasien.
Hal yang aneh dan luar biasa ditemukan di Rumah Sakit Umum Daerah KH Daud Arif Kuala Tungkal milik Pemkab Tanjab Barat,sekilas mata memandang hampir di setiap sudut rumah sakit dijumpai sampah yang berserakan dan tergenang di air. Kondisi tersebut menjadi lebih tidak nyaman karena mulai menebarkan bau tidak sedap. Genangan air yang mengelilingi bangunan rumah sakit tersebut,yang penuh dengan genangan sampah dan menimbulkan bau tidak sedap  diperkirakan menjadi tempat subur bagi perkembangbiakan nyamuk. Bila tetap dibiarkan , takutnya akan menimbulkan suatu dilema baru dan penyakit baru bagi pasien. Dan kemungkinan besar bukannya sembuh melainkan mendapatkan penyakit baru.
“RSUD ini terkesan tidak lebih baik dari pasar tradisionil.   Dapat dilihat bahwa sampah tersebut bukan hanya berasal dari pasien melainkan sampah buangan pihak RSUD juga dibuang sembarangan,tegas  Burhan salah seorang keluarga pasien yang sedang dirawat kepada Reportase Kriminal Post, Senin (07/05) yang  lalu.

Burhan  menambahkan, akibat genangan air  tersebut, pasien yang  dirawat inap merasa terganggu oleh nyamuk di malam hari. Dirinya heran mengapa pihak rumah sakit  membiarkan kondisi tersebut. Sebagai Rumah Sakit yang dibiayai pemerintah  seharusnya pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan membenahi kondisi tersebut, sehingga para pasien merasa nyaman untuk memeriksakan kesehatannya.

“ Kemanakah alokasi dana yang dianggarkan untuk rumah sakit tersebut setiap tahun?. Sementara anggaran  pemerintah mencapai miliaran rupiah. Tahun ke tahun kondisi Rumah Sakit Umum Daerah KH Daud Arif tidak pernah berubah malah semakin parah,”tegas  Burhan.

Menanggapi masalah tersebut, Reportase Kriminal Post mencoba meminta klarifikasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Namun sikap kurang bersahabat  dari Plt Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Putra kepada Reportase Kriminal Post. Saat dihubungi via ponselnya, Ahmad mengaku bukan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara pada kesempatan sebelumnya, saat meminta klarifikasi terhadap bersangkutan juga menggunakan nomor ponsel yang sama.

Demikian cuplikan singkat jawaban  Ahmad Putra“Maaf saya bukan Kepala Dinas Kesehatan, anda salah orang dan saya tidak mengetahui masalah tersebut.Coba anda tanya saja ke pihak rumah sakit,” jawabnya via sms.

Merasa kurang puas  keterangan dari orang yang diduga Kepala Dinas Kesehatan itu, Reportase Kriminal Post kembali menanyakan dengan mengirim pesan singkat. Namun jawaban tetap sama,dirinya mengaku bukan Ahmad Putra sang Kepala Dinas Kesehatan yang dimaksud.”Saya bukan Ahmad Putra,” jawabnya melalui pesan pendek  ( short message ). ***Hvr***

 

———————————————————————————————————————————-

SECURITY DEPOT PENGISIAN GAS ELPIJI MESTONG MUARO JAMBI YANG CEROBOH

Muaro Jambi, Reportase Kriminal Post              Sekitar pukul  14.00 WIB di depan depot pengisian gas elpiji yang terletak di jalan lintas Jambi-Palembang     karena kecerobohan dan ketidaksigapan seorang security depot pengisian gas elpiji tersebut hampir menimbulkan tabrakan.

Hal tersebut berawal dari sebuah truk yang bermuatan gas elpiji dari Palembang hendak menuju ke areal depot untuk menyuplai gas elpiji , namun karena ketidak sigapan dan kecerobohan security dalam memberikan sinyal dan tanda yang kurang jelas dan tepat mengakibatkan sebuah mobil xenia warna hitam dengan nomor polisi BG 1371… melintas dengan cepat dan secara mendadak security memberhentikan mobil tersebut.

Hal itu jelas membahayakan selain pengengendara mobil juga membahayakan security depot itu sendiri.  Akibat kejadian tersebut terjadi adu mulut antara supir mobil xenia dengan security depot gas elpiji Mestong-Muaro Jambi.

Sang pengendara mobil xenia berwarna hitam sempat mengaku dirinya adalah seorang oknum anggota polisi. Saat itu juga berkerumun masyarakat Mestong Muaro Jambi menyaksikan kejadian dan adu mulut antara supir dan security depot pengisian gas elpiji.

Melalui kejadian yang hampir mengakibatkan korban jiwa itu merupakan suatu pelajaran bagi pihak security di dalam menjalankan tugasnya di lapangan  , apalagi dalam hal itu pada tugas untuk  mengatur armada truk yang bermuatan tabung besar yang hendak memasuki areal depot.  Disamping itu dibutuhkan pengaman pada jarak yang baik dan dapat dilihat dari jarak 500 meter agar pengendara mobil maupun sepeda motor dapat melihat  sehingga kecepatan laju kendaraan dapat dikurangi.

Masyarakat juga menilai dan menegaskan kepada Reportase Kriminal Post ,”bahwa memang security yang ceroboh karena di tikungan jalan tidak ada security lain yang berjaga hanya memasang bendera namun juga tidak kelihatan dari jalan tersebut”.

Kiranya hal tersebut jangan sampai terulang kembali , tegas masyarakat yang enggan disebutkan namanya kepada Reportase Kriminal Post sekali lagi.***Hvr***


———————————————————————————————————————————-

JEMBATAN TIMBANG KABUPATEN BATANGHARI  UJI COBA
Batanghari, Reportase Kriminal Post           Kemarin 24 April 2012 Jembatan Timbang Kabupaten Batanghari mengadakan uji coba  untuk kelayakan.  Selama Seminggu Jembatan Timbang tersebut tidak ada aktivitas sama sekali  melainkan telah dilakukan perbaikan dan uji teknisi oleh para teknisi dari Bandung.
Nusantara Sembiring   mengiyakan,”bahwa kemarin memang diadakan uji coba kelayakan pada Jembatan Timbang tersebut,kepada Reportase Kriminal Post“.
Di ruang kerjanya , pada saat meminta konfirmasi kepada Kepala Timbang Batanghari,Nusantara Sembiring ,tiba-tiba phone cell beliau berbunyi. Beliau segera menerima telpon tersebut,yang ternyata dari salah satu oknum media yang memiliki alias nama Edy Ambon berkata kepada Kepala Timbang,’Bahwa  atasan Nusantara Sembiring telah menyampaikan kepada oknum wartawan tersebut  jembatan timbang tersebut tutup  namun menurut pengakuan Nusantara sendiri jembatan timbang tersebut buka hanya sebagai uji coba saja dan diketahui oleh atasannya kepada Reportase Kriminal Post yang pada saat itu mendengarkan percakapan antara Edy Ambon dengan Kepala Timbang Batanghari sekitar pukul 12.40 WIB”.
Edy Ambon yang mengaku sebagai wartawan  dan dengan arogan meminta Kepala Timbang Batanghari untuk segera menutup Jembatan Timbang tersebut.  Entah dengan wewenang dan dasar  apa , Edy Ambon tersebut meminta Nusantara menutup segera Jembatan Timbang Batanghari”.
Namun Reportase Kriminal Post mendapatkan Informasi ,bahwa Edy Ambon ternyata selama ini juga bermain batu bara , di mana armadanya juga melewati wilayah tersebut , tegas nara sumber yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post.
Pihak DisHub  Jembatan Timbang Batanghari meminta, bila memang dirinya salah dalam uji coba jembatan timbang tersebut tolong diklarifikasi namun bila oknum Edy Ambon yang mengaku oknum wartawan dan dari wartawan mana tidak diketahui oleh Nusantara Sembiring selaku Kepala Timbang Kabupaten Batanghari dengan statementnya itu telah dan jelas menyalahi aturan dan kode etik seorang wartawan, maka Kepala Timbang meminta pihak penegak hukum segera menindaklanjuti hal tersebut  dan bila perlu diadakan pemanggilan dan diproses secara hukum yang berlaku di pemerintahan Indonesia.( TIM RESKRIMPOST )****************

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s