INFO SEPUTAR JAMBI

KANTOR DINAS KEBERSIHAN PEMAKAMAN DAN PERTAMANAN KOTA JAMBI MENGAKHIRI AKTIVITAS JAM 02 SORE

Jambi,Reportase Kriminal Post-
Kantor Dinas Kebersihan pemakaman dan pertamanan(DKPP) Kota jambi selalu mengakhiri aktivitas kantor pada jam 02 sore. Suasana kantor terlihat lengang ketika Reportase Kriminal Post hendak konfirmasi ke kantor tersebut.

Muklish,Kepala Dinas Kebersihan juga tidak berada di tempat ketika hendak dimintai keterangan seputar permasalahan kebersihan Kota dan pertamanan Kota Jambi.
Menurut wawan,salah seorang petugas pertamanan menegaskan,”bahwa kebiasaan tersebut sudah berlangsung lama,kantor selalu tutup lebih awal yakni jam 02 sore”.
Hal tersebut sangat disayangkan,dan sejumlah masyarakat Kota Jambi yang enggan namanya disebutkan juga menegaskan hal yang sama kepada Reportase Kriminal Post.
Enak dong , mereka. Gaji rutin didapat dan pulangnyapun bisa lebih awal,saya juga mau kalau begitu , tegas masyarakat lagi.***Harvery***

——————————————————————

                          

WALIKOTA DAN KETUA DPRD KOTA JAMBI MENGHINDAR KETIKA DEMONSTRAN MEMINTA UNTUK

BERTEMU DAN BERBINCANG

Jambi-Kota Baru,Reportase Kriminal Post              Tadi pagi sekitar pukul. 09.45 WIB  di depan gedung DPRD Kota Jambi kembali digelar demo/unjuk rasa dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang menamakan dirinya Aliansi Penyelamat Asset Daerah Kota JAmbi ( APADKJ ) yang bertepatan dengan perayaan hari jadi  Kota Jambi. Demo yang dilakukan oleh sejumlah Aliansi LSM berjalan damai.   Dalam acara demo tersebut, para orator LSM meminta dan menghimbau para anggota dewan,ketua DPRD dan walikota untuk menarik kembali rencana kerja dan tindakan pengalih-fungsian asset-asset pemerintah Kota Jambi kepada pihak-pihak investor dan mempertimbangkan serta mencabutnya.

Coat of Arms, or Shield, (Lambang) of City (Ko...
Lambang of  City  Kota   Jambi in Jambi Province, Indonesia.

Sebagaimana kutipan yang disampaikan oleh Walikota Jambi, Bambang Priyanto Sabtu-14 April 2012 jam 09:12 WIB “Kita memang masih numpang dengan Provinsi.Ini pinjam pakai”,tegas Bambang. Artinya ketika Pemerintah Provinsi Jambi ingin menggunakan gedung tersebut maka yang saat ini menggunakannya harus siap-siap pindah. Ketika ditanyakan apakah Pemkot pernah mengajukan ke Pemprov agar kompleks tersebut diserahkan ke Pemkot,Bambang mengaku pernah.

Melalui Statement Walikota Jambi,sejumlah LSM mengingatkan Pemerintah Kota Jambi khususnya para pejabat baik ketua DPRD,dan walikota untuk mempertimbangkan kembali,jika selama ini kompleks kantor mereka saja numpang di wilayah Provinsi mengapa asset Pemerintah Kota yang ada  malah hendak dialih fungsikan kepada para investor?

Demo sejumlah LSM tersebut diperhadapkan dengan para penegak hukum yang terdiri dari element samapta,satlantas,satpol pp,team damkar,dan team gegana. Lucu memang lucu,tegas sejumlah masyarakat kepada Reportase Kriminal Post,mau perang ya??? Jumlah Massa Aliansi LSM saja bisa dihitung namun dari pihak kepolisian menurunkan begitu banyak personil. Membuat kita masyrakat bergidik saja,”seperti mau perang,tegas sejumlah masyarakat yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post.

Demo/unjuk rasa Aliansi LSM di depan kantor DPRD Kota Jambi sama sekali tidak mendapatkan tanggapan dan respon dari pihak walikota Jambi maupun ketua DPRD Kota Jambi. Bahkan ketika massa LSM hendak masuk ke dalam areal kantor DPRD Kota Jambi dihadang para penegak hukum dan satpol pp Kota Jambi.

Yang lebih mencengankan para anggota dewan ,ketua DPRD Kota Jambi dan walikota segera menghindar/melarikan/menyelamatkan diri mereka yang dilindungi  untuk menuju kendaraan dinas mereka dan meninggalkan areal perkantoran DPRD Kota Jambi.

Walikota Jambi dan Ketua DPRD Kota Jambi melarikan diri dari aliansi sejumlah LSM untuk bertemu dan berbincang. Mereka langsung dijemput mobil dinas mereka melalui pintu belakang.

Dalam orasi tersebut, aliansi sejumlah LSM menyatakan sikap ( Statement ) : 1. Menuntut DPRD Kota Jambi untuk tidak menyetujui renacana alih fungsi Terminal Simpang Kawat menjadi Mall/pasar modern,   2.  Mendesak DPRD Kota Jambi untuk segera membentuk panitia Hak Angket rencana alih fungsi Terminal Simpang Kawat, 3. Menuntut Walikota Jambi meminta maaf secara terbuka di media massa baik cetak maupun elektronik kepada masyarakat Kota Jambi atas kekeliruan dan indikasi kebohongan publik terkait terbitnya surat rekomendasi UKL/UPL dari BLH Kota atas nama PT. Ramayana Lestari Sentosa, 4. Menuntut Walikota Jambi segera membatalkan rencana alih fungsi Terminal Simpang Kawat untuk dijadikan Mall/Pasar Modern, 5. Mendesak Pemerintah Kota dan DPRD Kota Jambi untuk mempertahankan asset lahan beserta bangunan sport hall Jelutung dari tangan Abeng, 6. Mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk tidak lagi memperpanjang izin pinjam pakai lahan kantor perkantoran Pemerintah Kota di Kota Baru Jambi, 7. Mendesak Pemerintah Kota Jambi untuk membuat kompleks perkantoran sendiri.  ***Hvr&Skr***

—————————————————————————————————————————————————————————————-

RENCANA TATA RUANG DAN WILAYAH KOTA JAMBI AMBURADUL

Jambi,Reportase Kriminal Post-       Kota Jambi yang telah berusia 67 Tahun sejak bebasdan memiliki otoritas kepemimpinan daerah sendiri kini dalamkemajuannya tidak diragukan lagi.

Namun sangat disayangkan ,Kota Jambi tidak memiliki tatanan yang jelas dan teratur dalam Rencana Tata Ruang dan Wilayah ( RTRW ).

Terbukti dengan eksistnya tempat-tempat yang berada pada tempat yang tidaksemestinyua, Hal tersebut dikemukakan oleh beberapa orang tokoh masyarakat yang namanyaenggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post.


Seperti Gudang,”kawasan pabrik,Ruko yang tidak jelas Hak Guna Bangunan ( HGB-nya).

Hal tersebut bila tetap dan terus berlanjut, maka dikhawatirkan Kota Jambi akan menjadi sebuah Kota Administratif yang amburadul dan berkesan semaunya saja.

Tidak percaya,silahkan melihat dan survey sendiri keberadaannya ,tegas tokoh masyarakat kepada Reportase Kriminal Post.

Alasan mengenai Rencana Tata Ruang dan Wilayah  ( RTRW ) bila ditanyakan kepada Pemda,alasannya selalu dalam revisi. Namun hingga detik ini dan naiknya berita ini,Kota Jambi tetap amburadul dan tidak jelas sama sekali RTRWnya.

Salah satu contoh kecilnya,”Ruko kini beralih fungsi  bukan sebagai tempat tinggal dan toko melainkan menjadi gudang-gudang,dan itupun bertaburan di Kota Jambi”.  Apa kejelasan fungsi Ruko dibangun sebenarnya,tegas tokoh masyarakat.

Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi harus bijaksanadan mengambil langkah yang tegas dan disiplin tinggi untuk menertibkan hal tersebut sehingga Hak Guna Bangunan ( HGB ) bisa efektif dan berfungsi. Jadi jangan biarkan hukum dan peraturan terus dikebiridan menjadi mandul maupun menjadi hukum banci. Hukum harus berada pada proporsi yang tepat bila itu dinamakan hukum dan semuanya itu tidak pandang bulu maupun diskriminasi terhadap siapapun,tegas tokoh masyarakat kembali. Masyarakt Kota Jambi juga menegaskan hal yang sama ,bahwa Pemerintah harus arif dan bijaksanadalam memberlakukan hukum dan kaidahnya, jangan hanya masyarakat kecil yangmenjadi imbas akan keberadaan hukum,tegas ss kepada Reportase Kriminal Post.***Hvr***

———————————————————————–

MANEGER KARYAWAN DAN KARYAWATI KOPERASI KOPANTA  ARIZONA SERUMAH 

Jambi,Reportase Kriminal Post-      Koperasi merupakan suatu wadah bantuan bagi masyarakat yang dalam hal ini berfungsi membantu masyarakat dalam bentuk pinjaman dana untuk kebutuhan  menjalankan bisnis.

Salah satu dari sekian banyak koperasi pinjaman yakni koperasi KOPANTA yang berlokasi di jalan Sunan Giri,Arizona Kecamatan Sipin Jambi. Gedung Kantor Koperasi KOPANTA tersebut disewa oleh pihak pemilik koperasi untuk menjalankan roda bisnis simpan pinjam mereka.

Namun satu kejanggalan ditemukan pada Koperasi KOPANTA tersebut yakni tidak wajar dan lumrah dimana manager koperasi,karyawan dan karyawati berada pada satu rumah yang merangkap kantor dan tempat berlangsungnya aktivitas berlangsung.

Kantor koperasi tersebut memang disekat sedemikian rupa yang dibagi atas ruang untuk karyawan, ruang untuk karyawati ,ruang kantor dan ruang untuk manager.

pihak karyawati statusnya masih belum menikah dan pihak karyawan juga demikian. Namun anehnya hal yang tidak biasa bisa terjadi yakni,manager,karyawan dan karyawati berada dalam satu rumah sedangkan keadaan status pegawai wanitanya masih muda belia dan belum menikah terkesan kantor koperasi KOPANTA-Arizona sembarangan dan tidak sewajarnya.

Menurut keterangan sejumlah masyarakat yang dekat dengan kantor koperasi KOPANTA -Arizona selama ini tidak mengetahui persis bahwa di kantor tersebut berdiam sejumlah karyawan,karyawati dan manager pada satu rumah yang merangkap kantor.

Sementara pihak Ketua RT yang berusaha dikonfirmasi masalah tersebut tidak berada di tempat. Begitu pula dengan pemuda remaja mesjid di wilayah tersebut.

Masyarakat Arizona menghendaki agar pihak RT , ketua pemuda remaja mesjid dan pihak keamanan menindaklanjuti penggeledahan dan tindak peringatan dan sanksi bila perlu karena satu unit rumah yang disewa oleh pemilik koperasi ternyata menampung karyawan,karyawati dan manager dalam satu rumah tanpa kejelasan.

Pemilik koperasi KOPANTA yang ditegaskan oleh warga masyarakat yang sering memarkir mobil kijangnya yang bernomor polisi BK 431 WS juga kadang larut malam baru keluar dari kantor tersebut. Ya,mungkin mengecek keuangan hasil kutipan para pegawai koperasi perharinya”,tegas sejumnlah masyarakat yang namanya enggan disebutkan kepada Reportase Kriminal Post.

Melalui pernyataan sikap masyarakat Arizona,diharapkan pihak RT,ketua Pemuda Remaja mesjid dan yang berwajib segera mengadakan razia atau penggeledahan secara mendadak. Bila memang ditemukjan kejanggalan yang tidak sewajarnya agar diberlakukan sanksi yang tegas,”tegas X lagi kepada Reportase Kriminal Post.***Hvr***

——————————————————————-

Provinsi Jambi Tidak Konsisten dalam Pelaksanaan Rencana Tata Ruang Dan Wilayah ( RTRW )

Jambi,Reportase Kriminal Post

Provinsi Jambi dalam 10 Tahun belakangan ini terlihat amburadul dan tidak tertib dalam pelaksanaan Rencana Tata Ruang Dan Wilayah ( RTRW ). Hal tersebut dengan hadirnya para pengusaha dalam pembangunan gedung,properti dan perusahaan yang tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang tepat dan ramah lingkungan maupun demi keamanan masyarakat banyak.

Kesimpang siuran letak pabrik,gudang dan berbagai macam Ruko ditambah dengan lokasi Ruko yang tidak memadai jarak halaman  dari jalan  hanya berkisar 2-3 meter saja sehingga menambah permasalahan baru yakni terganggunya arus lalu lintas di setiap sudut Kota Jambi detik ini.

Hal tersebut tidak pernah dianggap serius oleh pihak pemerintah Provinsi Jambi dan tetap menambah permasalahan.

Pemerintah Provinsi Jambi , tidak responsif dan tidak bijaksana  untuk mengambil  langkah – langkah antisipasi terhadap perkembangan ke depan akan Provinsi Jambi sendiri.( Harvery )

—————————————————-

BERBUKA BERSAMA DI KEDIAMAN HAZRIN NURDIN

Jambi- Reportase Kriminal Post

Selama beberapa hari di kediaman Hazrin Nurdin,Telanaipura,Kota Jambi diadakan berbuka puasa bersama dengan berbagai suku yang ada di Provinsi Jambi.

Suku Jawa,suku Padang, Suku Bugis, Suku Medan, Suku Palembang berlangsung meriah dan khidmat di kediaman Hazrin Nurdin ,orang terkemuka dan terkaya di Provinsi Jambi.

Segenap masyarakat yang terdiri dari berbagai ragam suku yang diundang dalam acara berbuka bersama tersebut begitu senang,bahagia dan menikmati acara berbuka bersama tersebut.

Setiap harinya selalu berbeda suku yang diundang dalam acara berbuka puasa bersama tersebut.

Ditegaskna oleh Hazrin Nurdin,bahwa acara tersebut diadakan dengan tujuan untuk mendekatkan dan mengakrabkan serta silahturahmi.

Demikian juga yang ditegaskan oleh Bambang Sumindra ,Wakil Walikota Jambi,bahwa dengan memupuk tali silahturahmi maka kita akan semakin dekat,akrab dan saling mengenal dengan baik***Harvery***

—————————————————————————-

PENDIDIKAN

  BANGUNAN SDN 107/IX  SENILAI RP 210.500.000  LOPAK ALAI MUARA JAMBI TIDAK SESUAI DENGAN  REALITASNYA

 

Muara Jambi, Reportase Kriminal Post-   Pendidikan merupakan suatu center pembicaraan semua orang di seluruh penjuru tanah air, kualitas pemberdayaan manusia pelajar khususnya skill dan akhlak yang semakin hari semakin mengalami penurunan.   Para pengelola sekolah dalam hal tersebut kebanyakan sudah tidak peduli terhadap perkembangan dan kemampuan para siswa. Di antara para pengelola hanya mementingkan ambisi dan hasrat untuk meraup keuntungan seperti penyelewengan dana alokasi khusus ( DAK ) maupun dana Blog Rent.

Salah satu sekolah Dasar Negeri yang berlokasi di Kabupaten Muara Jambi, Sekolah tersebut direhabilitasi habis dengan pembangunan gedung baru  yang menggunakan dana blog rent tahun anggaran 2012. Dalam perehaban tersebut langsung dikelola oleh kepala sekolah. SDN 107/IX Muara Jambi DesaLopak Alai mendapatkan dana bantuan blog rent senilai RP. 210.5000.000 untuk merehab RKB sebanyak 3 lokal.

Sangat disayangkan masa kerja pembangunan tidak dicantumkan,Kepala Sekolah SDN 107/IX Lopak Alai Muara Jambi ketika dikonfirmasi selalu beralasan pihak publik tidak boleh mengetahui nominal maupun rahasia kinerja perehaban gedung sekolah bahkan selalu berkomentar pihak sekda Provinsi Jambi adalah teman akrabnya, hal tersebut diungkapkan oleh Asmiati selaku kepala sekolah kepada Reportase Kriminal Post,dengan maksud yang tidak jelas dari ucapannya. Dengan mengatasnamakan sekda sebagai temannya dengan tujuan untuk menakuti wartawan agar tidak konfirmasi lebih lanjut.

Diduga Proyek Sekolah Dasar Negeri 107/IX Muara Jambi,Kasang Lopak Alai tidak sesuai dengan Dana Anggaran yang telah disediakan.

Asmiati mengatakan baru 7 bulan menjabat sebagai kepala sekolah tersebut. **Harvery**

——————————————————-

———————————————————-

KANTOR CAMAT JAMBI LUAR KOTA DIDUGA MEMUNGUT BIAYA UNTUK E-KTP

Jaluko,Reportase Kriminal Post – Beberapa waktu yang lalu ,masyarakat Jambi Luar Kota diresahkan dengan adanya sejumlah pungutan yang dilakukan oleh Kantor Camat Jaluko untuk memproses maupun pengambilan E-KTP.
Hal tersebut diutarakan oleh sejumlah masyarakat Jaluko kepada Reportase Kriminal Post yang namanya enggan disebutkan.
Ketika pihak Kecamatan dikonfirmasi untuk mengetahui kejelasan permasalah itu,Yakub mengatakan bahwa,”masyarakat memberikan sejumlah nilai uang dengan alasan sukarela dan tidak dipungut. Yang mengherankan dikatakan oleh Yakub bahwa,”masyarakat memberikan uang senilai RP.500 ( lima ratus rupiah ) kepada mereka.
Total E-KTP yang dibuat di Jaluko berjumlah sekitar 31.000 E-KTP. Beberapa hari yang lalu baru dikirim dari Jakarta E-KTP mel;alui Kantor Pos berjumlah 16.000 E-KTP yang sebagiannya telah dibagikan.
Terdengar sangat janggal,bahwa seyogianya yang katanya E-KTP itu gratis namun realitasnya tidaklah demikian. Masyarakat awam Jambi Luar Kota yang tidak tahu menahu masalah peraturan maupun prosedur hanya menerima apa adanya saja. Camat Jaluko , Arison,S.STP dengan NIP 1981090219991210002 ketika hendak dikonfirmasi masalah tersebut tidak berada di tempat,dan dikatakan oleh stafnya bahwa Camat sedang mengantar mertuanya.***Harvery***

——————————————————————–

 

KEPALA TERMINAL ANGDES SEJINJANG KOTA JAMBI KERJASAMA  DENGAN ORGANDA MENGGALANG KEMAJUAN TERMINAL

Jambi,Reportase Kriminal Post

Untuk menciptakan persepsi masyarakat awam yang tidak tepat terhadap terminal selama ini,maka pihak kepala terminal angkutan desa ( Angdes ),Heri menggandeng pihak Organda Kota jambi,Amin beberapa selang waktu untuk mengadakan rapat dalam rangka membahas kemajuan terminal tersebut. Pihak terminal dan Organda berhasil mengumpulkan beberapa tokoh pemilik PO dengan tujuan terciptanya kerjasama yang baik antara pihak terminal ,pemilik PO dan pihak Organda Kota Jambi.

Rapat berlangsung baik , sebagian pemilik PO setuju dan akan merealisasikan hasil rapat tersebut.

Pihak kepala terminal Angdes Sejinjang,Heri menegaskan,”bahwasannya selama ini persepsi masyarakat awam terlalu sempit sehingga cakrawala pemikiran mereka akhirnya merugikan diri mereka sendiri. Dengan adanya usaha pendekatan yang diciptakan untuk memberikan input kepada masyarakat sehingga terminal Angdes Sejinjang dapat mengalami kemajuan meskipun tidak secara spontan melainkan bertahap ,tegas Heri kepada Reportase Kriminal Post”.

Tujuan untuk memajukan terminal Angdes Sejinjang merupakan suatu beban di hati pihak terminal maupun Organda. Bila terminal tersebut sudah memang aktif benar,masyarakat pun diuntungkan yakni setiap masyarakat dapat menikmatinya. Heri menegaskan pula,bahwa idenya untuk memajukan terminal didukung oleh pihak Organda dan ke depannya kami akan menata terminal Angdes Sejinjang bukan semata menjadi tempat perhentian dan pengangkutan penumpang namun kami juga akan hadirkan di sini, dimana tersedia seperti barang souvenir, buah-buahan ,dll dengan tujuan masyarakat penumpang dapat dengan nyaman menikmati perjalanan mereka disamping dapat menemukan belanja mereka terhadap souvenir,buah-buahan dan masih banyak lainnya.

Hal tersebut perlu mendapatkan applause , karena Heri tidak hanya sekedar berjanji namun beliau akan semaksimal mungkin untuk merealisasikannya.***Harvery***

————————————————————————————————

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Terupdate & Terpercaya