Portal Berita Reportase Kriminal Post

Terupdate & Terpercaya

HUMORIA

PEMIMPIN YANG BERJIWA BESAR DAN PATRIOT 

Memimpin sekelompok orang atau suatu segi yang lebih luas dan besar , tidak hanya membutuhkan ketrampilan,kecakapan , keuangan dan popularitas saja. Pemimpin dalam hal ini , memimpin dengan segi dari berbagai sisi , dimana pemimpin harus memiliki kredebilitas, visi , skill , keuangan , berjiwa besar dan bersikap patriot.

Semua orang ingin memimpin , semua orang ingin menduduki jabatan penting, semua orang ingin memiliki kekayaan , semua orang ingin di hormati dan mendapatkan popularitas , namun haruskah semuanya itu dimanfaatkan hanya untuk duduk di instansi kepemerintahan???

Bila kita secara pribadi menghendaki popularitas, keuangan , di hormati ,  dan hidup senang , lebih baik dan lebih bermanfaat bila memilih menjadi pengusaha atau memiliki bisnis yang dalam hal itu dapat memmenuhi keinginan kita secara pribadi dan tidak menjadi maupun menambah beban terhadap orang lain yang kita pimpin maupun yang kita ayomi.

Mengapa tidak??  Semuanya dapat kita miliki bila menjadi seorang pengusaha atau bisnisman. Hal yang sangat disayangkan dan tidak diharapkan adalah semua orang hendak dan ingin menjadi seorang pemimpin namun dalam wadah ke pemerintahan , program,visi dan segala macam hal ditawarkan ketika masa propaganda atau kampanye terhadap masyrakat , akhir cerita setelah menjabat  hal negatif selalu mencuat dan menjadi dentang vokal yang bersifat mencibir dan tidak enak didengar di telinga kita.

Apakah semua hal tersebut adalah suatau rahasia??? tentu sudah tidak menjadi rahasia umum lagi, masyarakat dalam berbagai wilayah bahkan pelosok pedalam sekalipun telah mengetahui dan mengerti benar proses dan hal yang terjadi dalam sebuah kepemimpinan. Ada yang mengetahui namun pura-pura tidak tahu , ada yang mengetahui namun juga mengatakan dan bercerita dari mulut ke mulut secara terang-terangan maupun berbisik-bisik.

Hal yang perlu direnungkan dan dikaji ulang kembali adalah ketika kita mencalonkan diri sebagai seorang pemimpin, “sudahkah kita mampu mengayomi anggota keluarga kita sendiri sebelum mengayomi orang banyak? Sudahkah hati kita siap dan lapang dada ketika orang banyak mengeluh karena sistem dan perkembangan ekonomi semakin rumit, dapatkah jiwa kita berlapang dada mencarikan solusi dan siap untuk berkorban bagi mereka tanpa di dasari oleh pamrih???

Siapkah kita menjadi teladan dalam segala hal terutama terhadap kejujuran dalam memanagement keuangan  yang dipercayakan kepada kita dan keuangan tersebut yang adalah milik negara tanpa sedikitpun menyentuh yang bukan haknya kita????

Jika kita merasa dan memiliki motivasi yang tidak jernih dan tidak berdasar kepada Undang-Undang Dasar 1945 , Agama, kemanusiaan , kesejahteraan masyarakat  , keutuhan bangsa , stabilitas politik  dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) dan tidak siap berjiwa besar dan memiliki jiwa patriot , ada baiknya kita mengurungkan niat dan diri kita dalam pencalonan terhadap kedudukan maupun status apapun di pemerintahan Indonesia agar , ke depannya Bangsa Indonesia boleh menjadi suatu negara yang utuh  dan memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang begitu sakti dan merangkum seluruh cita-cita bangsa.

Mengotori satu dari iota Undang-Undang Dasar Tahun 1945 sudah merupakn suatu noda bangsa di tengah kancah dunia. ( Harvery , pengamat  dan pecinta negeri ini )

————————————————————————————————–

TERTIB TIDAKNYA SEBUAH KOTA ADMINISTRATIF BERGANTUNG KEPADA PEMIMPIN

Suatu hal yang sangat essensial dan selalu mendapatkan baik kecaman,kritikan dan cemooh dalam kepemerintahan adalah pemimpin. Pemimpin merupakan suatu sosok yang selalu menjadi sorotan publik karena seluruh gerak dan aktivitas dari program mereka menjadi titik fokus mereka melangkah dan memimpin. Melalui program dan misi ,visi mereka sangat jelas kemana suatu kota akan dibawa dan dibangun.
Program yang sangat baik dan berisi dengan point-point vital akan menjadi baik ketika program tersebut dapat direalisasikan dan tepat pada penggunaan anggaran yang stabil dan konstan sehingga tidak terjadi penguapan anggaran yang hanya berujung kesia-siaan.
Pemimpin seharusnya memiliki visioner yang tinggi dan mampu mengambil langkah serta kebijakan di dalam melaksanakan program,visi dan misinya. Hal tersebut harus diperuntukkan kepada dirinya,bawahannya dan masyarakat tanpa ada kecualinya. Memimpin masyarakat dan membangun suatu program yang mengacu kepada ketertiban,kedisiplinan,keasrian,ketaatan pada peraturan pemerintah setempat haruslah berawal dari pemimpin itu sendiri.
Banyak pemimpin memaksakan program,visi dan misi mereka kepada anggota bawahannya , masyarakat namun tidak pernah diterapkan terhadap dirinya sendiri sehingga berakhir dengan tumpang tindihnya program yang telah digulirkan.
Program,visi dan misi seorang pemimpin akan berjalan dengan baik ketika koordinasi dengan setiap instansi pemerintah dan sikap tegas di dalam melaksanakannya dan didukung oleh masyarakat yang tentunya merupakan kekuatan inti dari sebuah wilayah atau provinsi. Sebuah Kota tidak akan mengalami penataan yang baik ketika setiap instansi saling membanggakan kehebatan dan kekuatan instansi masing-masing dan tidak terdapat koordinasi yang solid sehingga dapat berlangsung hanya sesaat dan tidak lama kemudian akan menjadi suam-suam kuku.
Seorang pemimpin harus mengetahui jelas titik penting instansi sebagai frontir dalam menangani titik permasalahan penataan kota. Dalam penataan sebuah kota dibutuhkan instansi frontir yakni meliputi Satpol PP, Instansi Rencana Tata Ruang dan Wilayah, Badan Lingkungan Hidup,walikota yang mengambil langkah kebijakan dan sesuai dengan peraturan pemerintah-peraturan daerah-keputusan gubernur dan undang-undang yang berlaku dengan tegas dan solid sehingga tidak ada istilah kelupaan,lemahnya peraturan dan undang-undang yang mengatur ketertiban dan penataan sebuah kota.
Pemimpin dituntut untuk bersikap arif bijaksana,penuh visioner,dan tegas di dalam mengambil kebijakan-kebijakan ketika menemui suatu permasalahan yang berhubungan dengan Kota yang dipimpinnya. Intinya Pemimpin harus flexibel dalam mengambil keputusan,bijaksana,memiliki kebijakan-kebijakan dan disiplin dalam menetapkan suatu sanksi dan harus nyata yang bila perlu disertai dengan eksekusi.***(Harvery,pengamat kolumnis,dan pemerintahan)

—————————————————————————-

One thought on “HUMORIA

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s