PROGRAM PRONA JAMBI DIRAGUKAN KARENA ADA INDIKASI SALAH UKUR DAN PEMBATALAN

Gambar
Sertifikat PRONA yang hendak dibatalkan oleh BPN Jambi.

 


 

Gambar
PRONA sertifikat yang hendak dibatalkan BPN Jambi

 


 

Jambi_RESKRIM

Nama kegiatan legalisasi asset yang umum dikenal dengan PRONA ( Proyek Operasi Nasional Agraria ). PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertipikat/tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal.

PRONA dimulai sejak tahun 1981 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. Berdasarkan keputusan tersebut, Penyelenggara PRONA ( Proyek Operasi Nasional Agraria ) bertugas memproses pensertipikatan tanah secara masal sebagai perwujudan daripada program Catur Tertib di Bidang Pertanahan.

Gambar

Kegiatan PRONA pada prinsipnya merupakan kegiatan pendaftaran tanah pertama kali. PRONA dilaksanakan secara terpadu dan ditujukan bagi segenap lapisan masyarakat terutama bagi golongan ekonomi lemah dan menyeselaikan secara tuntas terhadap sengketa-sengketa tanah yang bersifat strategis.

Tujuan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah diseluruh indonesia dengan mengutamakan desa miskin/tertinggal, daerah pertanian subur atau berkembang, daerah penyangga kota, pinggiran kota atau daerah miskin kota, daerah pengembangan ekonomi rakyat.

Namun sangat disayangkan ,Pihak Kanwil BPN Jambi dengan mudahnya menyampaikan kalimat,”Kami mengakui adanya kekeliruan obyek tanah yang disertifikatkan,hal itu disebabkan pembuatan sertifikat ikut program PRONA,dan juru ukur juga kejar target,…….”kutipan dari pengakuan pihak Kanwil BPN Jambi kepada Media Cetak Tribun,Kamis/08/05/2014 lalu.

Keprofesionalan SDM ( Sumber Daya Manusia ) BPN dan Kanwil BPN Jambi ,tersebut jelas sangat merugikan. Apakah dan sudah berapa banyak kejadian salah ukur dan kejar target pihak BPN Jambi???

Gambar
Sertifikat PRONA Hendak dibatalkan BPN Jambi

 


 

Gambar

Sementara PRONA ( Proyek Operasi Nasional Agraria ) merupakan suatu proyek pemerintah yang dilaksanakan secara terpadu dengan memberikan pelayanan pendaftaran pertama kali kepada masyarakat  dengan sederhana,mudah,cepat dan murah dalam rangka percepatan pendaftaran tanah  di seluruh  Indonesia. Mengherankan bila juru ukur bisa salah ukur,padahal dengan jelas pada Peraturan Kepala Bdan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2006 Bab I pasal 3 butir b  berbunyi : Pengkoordinasian,pembinaan,dan pelaksanaan survei,pengukuran ,dan pemetaan;hak tanah dan pendaftaran tanah…..”. Terdapat koordinasi dan tidak sembarang mengukur.

Hearing Di BPN Kota Jambi
Hearing Di Kantor BPN Kota Jambi

Bab II pasal 53 butir c..berbunyi : pelaksanaan survei,pengukuran dan pemetaan dasar,pengukuran,dan pemetaan bidang,pembukuan tanah, pemetaan tematik,dan survei potensi tanah; itulah kedudukan,tugas dan fungsi seorang kepala  kantor pertanahan. Bab II pasal 54 butir b..berbunyi…”Seksi survei,pengukuran dan pemetaan..”Pasal 59 berbunyi..” Seksi survei,pengukuran dan pemetaan mempunyai tugas melakukan survei,pengukuran dan pemetaan bidang tanah,ruang dan perairan;perapatan kerangka dasar,pengukuran batas/wilayah,pemetaan tematik dan survei potensi tanah,penyiapan pembinaan surveyor berlisensi dan pejabat penilai tanah”.

Mengapa Kanwil BPN Jambi ,dengan mudahnya mengungkapkan salah ukur  hanya karena juru ukur  kejar target dan juga mengambinghitamkan  karena ikut program PRONA??? Apakah semua program PRONA harus mengalami hal demikian??? Sudah berapa banyakkah salah ukur yang telah dilakukan oleh BPN maupun Kanwil BPN Jambi???? Melalui pengakuan tersebut,Kanwil BPN Jambi seolah-olah menganggap remeh semua masyarakat yang akan membuat sertifikat mengikuti program PRONA . Rakyat disengsarakan dan bukannya mendapatkan bantuan kenyamanan karena  sertifikat Program PRONA diragukan salah ukur dan terancam pembatalan.  Di samping itu Prosesnya pun berbelat -belit bahkan kini 5 sertifikat PRONA yang dikeluarkan hendak dibatalkan.

IMGA0090

Diharapkan BPN RI Jakarta mengadakan Crosscheck terhadap permasalahan tersebut. Bila terdapat dugaan ataupun indikasi permaianan segera ditindak lanjuti ke ranah hukum.***Ver/Lan***

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s